3 Macam Alat Pembayaran Nontunai

Di era modern seperti sekarang ini, alat pembayaran nontunai sangat dibutuhkan demi memudahkan transaksi. Lalu jenis alat pembayaran nontunai apa saja yang amat diminati di tengah masyarakat Indonesia? Simak di artikel berikut!

3 Macam Alat Pembayaran Nontunai

3 Macam Alat Pembayaran Nontunai

Dari waktu ke waktu, sistem pembayaran semakin berkembang. Jika sebelumnya hanya ada sistem pembayaran bersifat tunai, kini muncul sistem pembayaran nontunai karena pengaruh teknologi. Alat pembayaran nontunai semakin hari semakin populer di masyarakat karena kelebihannya yang mampu mengamankan uang dari tindak pencurian serta tidak merepotkan pemiliknya.

Berbagai macam jasa pembayaran nontunai telah diterbitkan oleh bank-bank di Indonesia. Namun, tidak hanya lembaga perbankan saja, lembaga keuangan bukan bank pun banyak yang menawarkan jasa ini. Meskipun uang masih menjadi alat pembayaran utama, tapi alat pembayaran nontunai, seperti cek, bilyet, giro, dan kartu kredit kini juga diminati banyak orang. Umumnya, pembayaran nontunai terdiri dari tiga jenis, yaitu (1)berbasis warkat, (2)berbasis kartu, dan (3)berbasis elektronik.

Berikut akan dijelaskan tiga macam alat pembayaran nontunai yang paling sering digunakan di masyarakat!

KARTU KREDIT

Nontunai

Kartu kredit termasuk kredit tanpa jaminan sehingga kebanyakan bank memasang bunga yang cukup tinggi.

Kartu kredit merupakan kartu dengan bahan plastik yang diterbitkan oleh bank atau perusahaan pengelola kartu kredit yang memberikan hak kepada orang dengan memenuhi persyaratan tertentu dan tertera namanya di kartu untuk menggunakan sebagai alat pembayaran secara kredit atas perolehan barang atau jasa. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menarik tunai dalam batas kredit sebagaimana ditentukan oleh pihak penerbit kartu kredit.

Pemegang kartu kredit yang namanya tertera di kartu dapat membayar kembali kredit dari barang atau jasa yang diperoleh secara full payment (sekaligus 100%), bisa juga membayar minimum payment (dalam jumlah minimal 10%), atau di antara keduanya. Selain itu, pemegang kartu kredit diberikan kelonggaran untuk membayar kembali kredit secara angsuran dengan tingkat bunga tertentu dan nilai angsuran sebesar persentase tertentu dari saldo kredit yang telah digunakan.

Kartu kredit termasuk kredit tanpa jaminan sehingga memiliki risiko tinggi gagal bayar. Dengan demikian, kebanyakan bank memasang bunga kartu kredit yang cukup tinggi. Belum lagi jika ditambah denda keterlambatan pembayaran cicilan yang juga terbilang besar.

Di Indonesia, kartu kredit sudah dilengkapi dengan chip pengaman untuk meminimalisasi penyalahgunaan kartu kredit oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

E-MONEY

E-money atau electronic money adalah alat pembayaran menggunakan media elektronik, yakni jaringan komputer dan internet. Nilai uang nasabah tersimpan semuanya di media elektronik tertentu. Sebutan lain dari e-money, antara lain electronic cash, digital money, digital cash, electronic currency, atau digital currency. E-money sangat aman digunakan karena sangat sulit diretas atau dibajak.

Manfaat penggunaan e-money di antaranya :

  • Memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepraktisan dalam melakukan berbagai transaksi pembayaran. Kita tidak perlu repot menyiapkan uang tunai untuk membayar.
  • Tidak perlu menerima uang kembalian yang berwujud barang, seperti permen. Dengan e-money pihak merchant hanya perlu melakukan kliring langsung melalui sistem komputer.
  • Dapat digunakan untuk berbagai transaksi massal bernilai kecil dengan frekuensi tinggi, misal biaya tol, bayar tiket transportasi, bayar parkir, bayar makanan di food court, dan lain-lainnya.

CEK

Nontunai

Cek adalah surat perintah pembayaran tidak bersyarat untuk membayarkan sejumlah uang yang tertulis pada cek kepada orang yang namanya tertera pada cek.

Cek merupakan surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah tersebut untuk membayar sejumlah uang pada pihak bank yang tertera dalam cek atau pada pemegang cek tersebut. Pada dasarnya, cek wajib memenuhi syarat formal sebagai berikut :

  • Nama CEK harus termuat dalam teks.
  • Perintah tak bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu.
  • Nama pihak yang harus membayar.
  • Penunjukkan tempat pembayaran dilakukan.
  • Pernyataan tanggal beserta tempat cek ditarik.
  • Tanda tangan orang yang mengeluarkan cek

pinjaman uang online cepat cair

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: