Mengetahui 4 Cara Menghindari Investasi Bodong

Hati-hati terhadap penipuan investasi, Rekan. Kenali cara menghindarinya dengan membaca artikel berikut!

Mengetahui 4 Cara Menghindari Investasi Bodong

Mengetahui 4 Cara Menghindari Investasi Bodong

Saat ini tawaran usaha Investasi memang menggiurkan, apalagi sudah banyak fasilitas dan prasarana yang mendukung moda usaha, seperti digital platform yang bisa membatu usaha kita cepat dikenal. Namun apapun alasan dan keutungan yang ditawarkan kita tetap harus berhati-hati agar kita tidak tertipu dengan investasi bodong. Bagaimana caranya agar kita bisa waspada terhadap penipuan investasi, simak 4 Cara Menghindari Investasi Bodong dibawah ini.

Kenali Siapa Promotor/Partner-mu

investasi bodong

Sumber : www.beyondtrust.com

Jika seseorang mengajak kita untuk berinvestasi kita wajib menggali lebih dalam siapa dia, apalagi seseorang yang belum lama kita, kenali dia lebih jauh dan cari dari mana ia berasal hingga latar belakang pendidikannya. Hal ini memudahkan kita melihat “track record” orang tersebut, kita bisa mengantisipasi jika memang orang tersebut berniat jahat pada kita. Rekan Bijak harus berhati-hati terhadap segala bentuk rayuan yang terkesan memaksa kita untuk mengambil keputusan untuk ber-investasi kepadanya. Sebaiknya kita mempelajari secara teliti produk investasi tersebut, termasuk mencari tahu latar belakang perusahaan yang menyelenggarakan investasi tersebut sebelum mengambil keputusan keikutsertaan kita dalam investasi tersebut. Hindari promotor yang tidak dapat menjelaskan secara rinci rencana bisnis perusahaannya.

Cari Tahu Tentang Tawaran Investasi Tersebut

investasi bodong

Sumber : blog.wallstreetsurvivor.com

Sebelum melakukan investasi di perusahaan multi level atau yang lainnya, kita wajib mencari dahulu informasi mengenai perusahaan, karyawan, dan juga produknya. Kumpulkan informasi sedeatail mungkin tentang produk  yang ditawarkan, bagaimana perusahaan atau lembaga tersebut menanamkan investasi para nasabahnya, instrumen apa yang digunakan perusahaan atau lembaga tersebut untuk menghasilkan keuntungan seperti yang dijanjikan. Jika produk ditanamkan dalam bentuk nyata, seperti perkebunan atau properti, Rekan Bijak harus meluangkan waktu untuk melihat secara langsung produk riil dari investasi tersebut, dan jangan lengah meskipun kita telah menjadi bagian dari usaha tersebut, kita tetap harus memantau perkembangan produk yang kita investasikan. Jika perlu mintalah salinan tertulis rencana pemasaran dan penjualan dari perusahaan.

Waspada

investasi bodong

Sumber : www.artikel-indonesia.com

Semua berawal dari kehati-hatian. Setiap lembaga atau produk keuangan, terutama yang menghimpun dana masyarakat dan pengelolaan investasi harus memiliki izin resmi dari instansi terkait dan berwenang dalam mengurus masalah ini, seperti Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Departemen Keuangan atau Bank Indonesia atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) Departemen Perdagangan. Waspadalah jika perusahaan atau lembaga tersebut hanya memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) untuk menjalankan produk investasinya, karena SIUP bukan izin untuk melakukan penghimpunan dana dan pengelolaan investasi.

Ketahui dan Pahami Resikonya

investasi bodong

Sumber : economy.okezone.com

Jangan butakan pandangan kita mnegenai resiko kerugian hanya karena iming-iming jumlah keuntungan yang fantastis. Semakin besar keuntungan yang ditawarkan, semakinnesar pula resiko kerugiannya. Kita wajib menganalisis dampak positif dan negatif dari usaha tersebut. Cara lain yang bisa kita lakukan adalah mencari tahu apakah ada permintaan untuk produk sejenis di pasaran atau tidak. Jika ada, ini bisa menjadi pertimbangan baik bagi kita, tentang peluang bisnis jangka panjang. Setidaknya kita bisa memperkirakan strategi bisnis yang dimiliki dan bagaimana perusahaan tersebut berupaya menghasilkan keuntungan. Satu hal yang perlu kita ingat, jangan menyerahkan dana apapun sebelum membuat dan menandatangani perjanjian yang resmi dan detail. Sebelum menandatangani perjanjian tersebut, baca dengan teliti setiap pasal yang tertuang dalam perjanjian tersebut agar tidak menimbulkan salah persepsi di kemudian hari. Jika perlu, lakukan pengikatan perjanjian jual beli tersebut dihadapan notaris.

Inilah 4 Cara Menghindari Investasi Bodong, semoga Rekan Bijak dihindari dari penipuan dan modus yang merugikan lainnya.

pinjaman uang online cepat cair

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: