4 Rekomendasi Restoran Bergaya Klasik di Jakarta

Jika di era 90-an restoran digunakan sekadar untuk tempat makan atau kumpul bersama teman, di-zaman ini, ada perubahan fungsi yang terjadi. Kebanyakan orang, khususnya anak-anak muda, lebih tertarik terhadap dua hal: bentuk makanan dan minuman yang disajikan, serta dekorasi interior restoran tersebut! Dan banyak orang yang menyukai gaya klasik.

4 Rekomendasi Restoran Bergaya Klasik di Jakarta

4 Restoran Bergaya Klasik di Jakarta

Bangunan klasik memang tidak pernah habis dimakan waktu, baik itu galeri seni, museum, hingga restoran menjadi tujuan orang-orang saat ini untuk merasakan nostalgia. Salah satunya seperti berbagai Restoran Jakarta yang memiliki tema klasik, menjadi tujuan orang-orang untuk mencari pengalaman makan yang unik. Restoran klasik sangat kental dengan nuansa tempo dulu mulai dari bangunan, arsitektur, ornamen hingga menu makanannya, bisa membuat kita serasa kembali ke masa lalu tanpa mesin waktu.

Simak artikel berikut yang akan memberikan Rekanbijak rekomendasi Restoran Bergaya Klasik di Jakarta.

 

Tugu Kunstkring Paleis

Restoran Jakarta

frvbali.com

  •  Jl. Teuku Umar No.1, RT.001/RW.001, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350. 
  • Harga : Rp.100.000 – Rp. 500.000.

Restoran ini dulunya adalah bangunan Bataviasche Kunstkring yang legendaris, bangunan yang didirkan oleh pemerintah kolonial ini pada 17 April 1914 dengan nama Nederlandsch-Indische Kunstkring of The Dutch East Indies, yang berfungsi sebagai Galeri Lingkar Seni Hindia Belanda, pusat promosi seni pada masa itu. Lalu sejak April 2013 gedung ini beroperasi kembali dengan nama Tugu Kunstrkring Paleis, yang dibawa kembali ke kehidupan awalnya menjadi gedung seni yang cantik oleh Tugu Hotels & Restaurant Group. Tanpa mengubah keindahan arsitekturnya, pengelola menyegarkan suasana dalam gedung melalui interior klasik yang dipengaruhi gaya kerajaan Eropa dan Jawa,  dengan dominasi warna emas yang membuat megah dan mengisinya dengan koleksi karya seni yang indah. Hal ini untuk menciptakan suasana yang selaras dengan tujuan didirikan Tugu Kunstkring Paleis ini, yaitu seni, jiwa, dan romansa Indonesia.

Restoran Jakarta

www.foody.id

Ada banyak beragam menu yang disajikan disini, mulai dari makanan khas Indonesia, masakan Belanda dan Peranakan. Makanan yang Rekan wajib coba adalah Kunstkring Roasted Chicken, ayam yang panggang bersama rempah-rempah, lalau dimasak dengan jeruk lemon dan saus brandy, dilengkapi denga kentang yang lembut. Tekstur ayamnya garing dibagian luar dan lembut dibagian dalam, cita rasa citrus yang segar akan menguar di lidah kita. Ada juga Steamed Barramundi Curry. Ikan kakap putih yang direndam dengan kuah kari, ditemani jeruk purut dan terong bulat. Ikan kakap putih yang begitu lembut terasa cocok dengan kuah karinya yang lezat. Selain itu kita juga bisa memesan beberapa menu oriental, seperti Kungpao Stuffed Crispy Duck. Irisan bebek panggang yang dimasak ungkep. Dilengkapi dengan akar teratai, baby kaylan dan jamur shitake. disajikan bersama saus cuka hitam yang manis. Rasa manis dari saus berpadu bersama irisan bebek yang lembut akan membuat kita ketagihan

Tugu Kunstrkring Paleis adalah salah satu restoran Jakarta yang bisa memberikan kita pengalaman makan yang berbeda. Kesan mewah dan klasik akan melekat dalam ingatan kita setelah makan di Tugu Kunstrkring Paleis ini.

 

 Café Batavia

Restoran Jakarta

dining.grivy.com

  •  Jl. Pintu Besar Utara No.14, RT.7/RW.7, Kota Tua, Pinangsia, Tamansari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11230.
  • Harga : Rp.35.000 – Rp. 400.000.

Adalah sebuah salah satu restoran Jakarta yang bertemakan klasik. Bertempat di kawasan Kota Tua, yang berseberangan dengan Museum Fatahillah, Café Batavia menjadi salah satu landmark di alun-alun Taman Fatahillah ini, dan merupakan baguan tertua selain Museum Fatahillah sendiri. Dari pertama kali berdiri gedung ini sering beralih fungsi, pada tahun 1850 dan digunakan sebagai kantor administrasi VOC pada saat itu. Tahun 1990, Seorang dari Perancis bernama Paul Hassan membeli gedung ini dan menjadikannya sebagai galeri seni. Lalu pada tahun 1991, James Graham yang berasal dari negeri kanguru membeli gedung ini dan memutuskan untuk membangun Café Batavia Pada tahun 1993 Café Batavia resmi dibuka.

Restoran Jakarta

www.flickr.com

Café Batavia hadir dengan balutan konsep dan atmosfer ala restoran Belanda kolonial era abad 19. Bangunan dalam yang dipenuhi dengan interior lantai dan tangga dari kayu jati berwarna coklat tua, namun masih mengilat, menandakan gedung ini mendapatkan perawatan yang layak. Di lantai 2 terdapat teras yang luas dengan jendela-jendela kayu yang besar, kita bisa makan di pinggir jendela sambil memandang alun-alun Fatahillah yang ramai, serasa menjadi Meneer dan Madame ketika kita makan disini.

Restoran Jakarta

phinemo.com

Makanan disini pun menyajikan kuliner khas Indonesia dan sedikit perpaduan Belanda. Seperti, Nasi Campur Meneer, Balacan Fried Rice, Mie Tek-tek dan masih banyak macam makanan yang bisa kita cicipi disini. Menu yang sering dipesan disini adalah Sop Buntut, dagingnya yang lembut dengan kuah rempah-rempah yang membuat tenggorokan kita hangat, sangat pas dimakan dengan nasi putih, lekker!Café Batavia hadir dengan konsep “tempo doeloe” yang membawa kita ke Jakarta pada masa Batavia. Yang paling menjadi fokus utama restoran ini adalah, dindingnya yang dipenuhi lukisan & potret orang-orang berpengaruh dan populer. Kafe ini tidak hanya menjual makanan dan minuman, tapi juga memiliki nilai sejarah Kota Tua itu sendiri. Akan sangat indah jika kita mengunjungi cafe ini menjelang malam, lampu taman dan Café Batavia akan menambah suasana semakin romantis, apalagi jika kita makan bersama orang terkasih.

 

Bistronomy

 

Restoran Jakarta

aurorandromeda.wordpress.com

  • Jl. Ciniru I, RT.4/RW.3, Kenbayoran. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12180.
  • Harga : Rp. 100.000 – Rp. 390.000.

Bistronomy, diambil dari kata Bistrot & Gastronomy. Bistrot yang biasa disebut Bistro, istilah ini berasal dari Perancis, yang berarti sebuah restoran kecil yang menyajikan makanan alah rumahan khas Perancis yang lezat, namun saat ini sudah bistro menyajikan makanan yang kasual dan canggih. Gastronomy adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang ilmu tentang makanan & minuman, sekaligus tata boga (seni mengolah dan menyajikan makanan). Bistronomy sendiri hadir di Jakarta Selatan sebagai restoran Jakarta yang mengadaptasikan restoran Perancis yang klasik. Aksen Perancis yang sangat kental terlihat dari mebel-mebel yang gunakan, meja makan dengan detail pelitur kaki meja yang cantik, bangku dan sofa bernuansa kembang-kembang dengan warna pastelnya. Belum lagi dekorasi bergaya pedesaan yang terlihat dari ornamen kayu yang lusuh, malah menambah nyaman ruangan Bistronomy.

Restoran Jakarta

www.qraved.com

Bistronomy tidak hanya menyajikan santapan khas Perancis, melainkan sederet makanan khas Eropa hingga Jepang, bahkan juga beberapa hidangan khas Indonesia, seperti Nasi Goreng Ayam dan kambing. Kita bisa memesan Spaghetti Aglio Olio with Mushroom, harum bawang putih yang berpadu dengan oregano, akan membuat kita ingin cepat-cepat menyantapnya hingga bersih. Carbonara Pasta yang juga menjadi pesanan laris disini, pasta yang lembut dilengkapi dengan jamur Shimeji, telur dimasak dengan krim yang kental, ditambah taburan keju parmesan yang akan membuat rasa pasta semakin sempurna. Kita juga bisa memesan Platter Food untuk yang menggemari porsi besar, bisa juga menjadi makanan sharing. Tempat ini juga sangat cocok untuk afternoon tea atau romantic dinner. Bistronomy adalah rekomendasi dari sekian banyak restoran Jakarta yang tepat untuk makan malam romantis bersama kekasih.

 

Sriwijaya

Restoran Jakarta

www.the-dharmawangsa.com

  • Jl. Dharmawangsa Raya No.27, RT.2/RW.4, Pulo, Kebayoran. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160.
  • Harga : Rp. 195.000 – Rp. 1. 188. 000.

Selama berabad-abad, Indonesia telah dikenal dengan kekayaan rempahnya, inilah yang membuat kuliner Indonesia sangat aromatik dan membuat lidah orang asing pun terpikat dengan masakan khas Nusantara. Inilah yang menjadi inspirasi salah satu restoran Jakarta yang terkenal megah, Sriwijaya – The Dharmawangsa. Sesuai dengan namanya, restoran ini mengusung tema dari Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-8. Restoran dengan pilar tinggi ini membuat kesan luas dan agung, dengan sentuhan interior dan dekorasi semi modern, membuat Sriwijaya terlihat tertata rapi.

Restoran Jakarta

www.qraved.com

Yang unik dan autentik di Sriwijaya adalah, menu-nya yang terinspirasi dari dari berbagai penjuru Nusantara, namun semuanya diolah dengan teknik masak Perancis, begitu juga dengan presentasi penyajian santapanya. Inilah yang membuat Sriwijaya sangat original. Disini juga mereka menyajikan makanan dari bahan dan rempah yang paling berkualitas, tidak heran jika makanan di Sriwijaya di banderol dengan harga yang cukup tinggi. Yang wajib kita coba ketika kita makan disini adalah Malbi Palembang dan Ayam Goreng Renyah Pedas, kita wajib coba sendiri bagaimana rasanya, yang pasti rasa perpaduan yang tidak bisa ditebak namun uniknya terasa harmonis di lidah kita. Sriwijaya adalah salah satu restoran Jakarta yang diminati kaum elite di Jakarta.

Rekan punya rencana untuk mengunjungi salah satu dari resto ini, tapi terhalang karena belum gajian? Ajukan saja dana tambahan dulu di Danabijak!

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: