5 Rekomendasi Komunitas Si Pecinta Buku, Seni, dan Budaya

Peran komunitas saat ini cukuplah penting dalam mengembangkan minat, contohnya seperti komunitas pecinta buku, seni dan budaya. Di dalam komunitas kita bisa membuka pikiran dan menggali ilmu lebih dalam lagi.

5 Rekomendasi Komunitas Si Pecinta Buku, Seni, dan Budaya

5 Rekomendasi Komunitas Si Pecinta Buku, Seni dan Budaya

Banyak tempat untuk para pecinta buku, seni dan budaya untuk membaur bersama orang-orang yang memiliki kecintaan yang sama, contohnya bergabung dengan sebuah komunitas.

Tahukah Rekanbijak?, jika buku, kesenian dan interaksi sosial antar seseorang, mempunyai hubungan yang saling mempengaruhi. Buku bisa menjadi satu tautan yang menyatukan orang-orang, memberi dinamika dan mengembangkan interaksi didalamnya. Dari buku dan interaksi ini kita bisa melihat dan merasakan kesamaan minat, kepedulian, bahkan mungkin tujuan dan ikatan lainnya yang akan membawa kita lebih intensif terhadap buku. Peran tersebut bisa diwadahi mulai dari adanya komunitas dan kita bisa bergabung didalamnya.

 

Komunitas Sastra Indonesia

  • Jl. H. Kamang, RT.9, Cilandak Bar., Jakarta, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12450.

KSI telah berkembang menjadi komunitas sastra yang tidak hanya berkiprah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), melainkan juga meluas ke hampir banyak wilayah di Indonesia dan bahkan luar negeri. Cabang atau koordinat KSI berdiri di banyak kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia dan beberapa kota di luar negeri.

Kegiatan yang biasa dilakukan KSI adalah, ,mulai dari diskusi, bengkel penulisan, seminar, penelitian, penerbitan buku, sayembara penulisan, pementasan, pemberian penghargaan, hingga sosial, baik dalam skala terbatas maupun skala yang lebih luas, termasuk skala internasional, seperti menyelenggarakan Jakarta International Literary Festival (JIL-Fest). 

Dalam pertumbuhan dan perkembangan sastra di Indonesia, peran komunitas sastra sangat penting. Komunitas sastra tidak hanya menjadi wadah pembinaan calon penulis dan pengembangan apresiasi sastra masyarakat, tetapi juga ikut memberikan arah perkembangan corak estetik dan tematik kesusasteraan Indonesia. Bahkan, secara ideologis, komunitas-komunitas sastra ikut juga memengaruhi orientasi penciptaan para sastrawan Indonesia. Sejak ditubuhkan pada 1996, Komunitas Sastra Indonesia (KSI) terus berupaya melaksanakan peran-peran tersebut. Jika Rekanbijak adalah seseorang yang mencintai buku sastra, maka Komunitas Sastra adalah tempat yang cocok bagi pecinta buku ini.

 

Komunitas Salihara

Pecinta Buku

salihara.org

  • Jalan Salihara No.16, RT.6/RW.1, Jati Padang, Pasar Minggu, RT.11/RW.3, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520.

Komunitas Salihara adalah sebuah pusat seni yang berkiprah sejak 08 Agustus 2008, dan pusat seni multidisiplin swasta pertama di Indonesia. Komunitas Salihara dibentuk oleh sejumlah sastrawan, seniman, jurnalis, dan peminat seni. Sejak berdiri, Komunitas Salihara telah mempertunjukan berbagai macam acara seni dan pemikiran; sebagian datang dari mancanegara dan juga berkelas dunia. Bukan hanya pecinta buku yang ramai datang kemari, melainkan orang-orang yang memiliki kecintaan tinggi terhadap kesenian.

Banyak anak mudah saat ini yang datang dengan minat kesenian yang tinggi ke komunitas ini. Disini kita bisa menikmati program-program kesenian dan pemikiran, klasik dan mutakhir, dan bermutu tinggi. Di samping itu, Komunitas Salihara menjadi tempat berkumpul bagi berbagai sastrawan, pembuat film, koreografer, arsitek muda, peminat filsafat, penerjemah, pencinta buku dan lain-lain.

Komunitas Salihara tidak hanya mewadahi kita sebagai pendukung kesenian yang dinamis, melainkan mengajarkan kita untuk bersikap kreatif terhadap berbagai warisan kesenian Indonesia dan dunia. Disini kita bisa memelihara kebebasan berpikir dan berekspresi, namun tetap menghormati perbedaan dan keragaman, serta menumbuhkan dan menyebarkan kekayaan artistik dan intelektual.

 

Kafe Baca Biblioholic

Pecinta Buku

cafebacabiblioholic.blogspot.com

  • Kafe Baca Biblioholic – Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9 No 76 Makassar. Telp/Fax. (0411) 586459.

Untuk Rekan yang berada di Makassar, ada juga komunitas baca buku untuk kita yang tinggal di Kota Angin Mamiri ini. Kafe Baca Biblioholic yang berdiri 13 Mei 2004 ini kini memiliki fasilitas yang dapat didayagunakan khalayak. Beberapa di antaranya; ribuan koleksi buku, hotspot, kelas menulis, ruang baca yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, nonton gratis, dan lain-lain.

Kafe Baca Biblioholic awalnya didirikan hanya untuk berbagi koleksi buku pribadi kepada orang-orang yang juga suka membaca dengan cara sedikit modern. Seiring waktu Kafe Baca Biblioholic berkembang menjadi tempat berkumpul para para pencinta buku. Kondisi itu mendorong mereka kemudian menata tempat dan pengelolaan menjadi lebih layak untuk dijadikan tempat berkumpul dan membaca bersama. Mereka kemudian menyebutnya sebagai tempat gaul para pecandu buku. Kafe Baca Biblioholic merupakan hasil gotong royong beberapa alumni mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar dari berbagai jurusan yang mencintai dunia buku.

Kafe Baca Biblioholic adalah komunitas literasi non-profit, mereka juga masih menerima bantuan relawan atau pun donasi buku dan uang. Jika Rekan memiliki buku yang hendak disumbangkan, janganlah ragu untuk mengirimkan buku kita ke Kafe Baca Biblioholic ini, secara tidak langsung kita juga turut berperan dalam membantu pengembangan komunitas literasi baca.

 

Kenduri Cinta

Pecinta Buku

gavoutha.blogspot.com

Kenduri Cinta adalah sebuah forum yang memiliki fokus bahasan ke arah spiritual dan kemanusiaan. Kenduri Cinta adalah ruang publik bagi siapa saja, mulai dari pecinta buku hingga penikmat kata. Dalam Kenduri Cinta berbagai ilmu menjadi pembahasan, mulai dari ilmu sosial, ilmu agama, ilmu politik, ilmu alam, ilmu estetika dan variasi ilmu lainnya. Perbincangan ini dipandu oleh Cak Nun sebagai narasumber utama, Cak Nun membuat Kenduri Cinta ramai dikunjungi oleh khalayak dari latar belakang yang berbeda untuk hadir dan mendengarkan kajian yang diberikan disini.

Berbagai aktivitas terjadi di ruang publik ini, meliputi aktivitas tokoh religius, sosial, pendidikan, ekonomi dan hiburan. Siapa saja bisa menjadi narasumber disini, namun sejauh ini Cak Nun masih dipandang menjadi narasumber utama sekaligus pemimpin di Kenduri Cinta. Kenduri cinta juga menjadi sebuah jembatan untuk kita yang ingin memahami kajian Islam secara sederhana dan lugas. Disini kita juga akan diajarkan sifat-sifat baik seperti, jujur, tidak sombong, ikhlas, sabar dan masih banyak sifat baik lainnya. Pemahaman yang meneduhkan hati sekaligus membuka pikiran kita  inilah yang membuat Kenduri Cinta semakin diminati masyarakat dan semakin ramai. Dari Kenduri Cinta terjalinlah hubungan sosial yang bisa dilanjutkan ke hubungan silaturahmi.

 

Forum Lingkar Pena

Pecinta Buku

nspp.mofa.gov.tw

  • Jl. Rebab I No.210, Mekar Jaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16411.

Untuk rekan pecinta buku yang sedang atau ingin menjadi penulis, Forum Lingkar Pena adalah komunitas yang tepat. FLP adalah organisasi inklusif. Yang keanggotaannya terbuka bagi siapa saja tanpa memandang ras maupun agama. Meski demikian para anggota FLP memiliki niat yang sama, yaitu membagi seberkas cahaya bagi para pembaca dan menganggap kegiatan menulis adalah bagian dari ibadah. Forum Lingkar Pena atau lebih dikenal dengan singkatan FLP, adalah organisasi calon penulis yang didirikan pada tahun 1997 oleh Helvy Tiana Rosa, seorang sastrawan. Saat ini telah tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara, dan anggotanya telah mengeluarkan banyak karya fiksi dan non fiksi.

Anggota FLP terdiri mahasiswa, pelajar, dan pekerja Indonesia baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Forum Lingkar Pena sudah banyak menerbitkan buku-buku dari penulis mudah yang bergabung disini. Novel ‘Ayat-Ayat Cinta’ karya Habiburrahman El Shirazy, seorang anggota FLP, dalam waktu singkat sudah memasuki lebih dari cetakan ke-30 dan mengantongi rekor buku laris se-Asia Tenggara. Buku ini kemudian diadaptasi ke dalam bentuk film. Menyusul kemudian karya-karya dari penulis FLP lainnya juga diadaptasi ke layar kaca/layar lebar, seperti Emak Ingin Naik Haji dan Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia, Dalam Mihrab Cinta dan Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy, dan lain-lain.

Beragam aktivitas literasi juga dilakukan di FLP, mulai dari pembinaan anggota di setiap jenjangnya, penerbitan buku, skenario film, aktif mengisi di berbagai koran dan majalah lokal dan nasional, sampai aktivitas kelas-kelas ke-penulisan yang ada dalam proses pembinaan anggota. Seperti kelas cerpen, kelas non fiksi, kelas novel, kelas skenario, kelas fotografi, kelas teater, dan lain-lain. Berbagai penelitian, workshop ke-penulisan dan seminar literasi juga digarap di berbagai daerah.

FLP juga aktif dalam kegiatan yang sifatnya sosial kemanusiaan, seperti pembentukan posko banjir, pembuatan buku antologi kasih/antologi kemanusiaan yang seluruh royalti-nya disumbangkan untuk kemanusiaan seperti untuk korban bencana alam dan lainnya hingga perpustakaan keliling. FLP juga aktif membangun jejaring kemitraan dengan berbagai penerbit dan lembaga/instansi dalam menjalankan agenda-agenda literasi di berbagai bidang.

Saat ini pecinta buku bukan hanya sebuah komunitas baca buku saja, namun menjadi wadah untuk sharing soal penulisan dan bedah buku, dan tidak hanya melulu buku yang menjadi bahasan, melainkan kesenian dan kebudayaan sudah menjadi hal yang menarik untuk diselami. Kedepannya, komunitas seperti inilah yang diharapkan dapat menularkan semangat dan kecintaan membaca buku di Indonesia. Karena dengan membaca buku pikiran kita semakin terbuka dan saling menghargai sesama makhluk hidup.

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: