7 Kiat-Kiat Mengelola Keuangan Keluarga Ala Mamah Muda

Memustukan menikah pada usia yang cukup muda, saat ini masih menjadi keputusan banyak kaum milenial walaupun banyak juga yang memutuskan untuk tidak segera menikah. Tapi tidak jarang, menikah juga menjadi salah satu dari sekian banyak tujuan hidup yang segera ingin dicapai.

7 Kiat-Kiat Mengelola Keuangan Keluarga Ala Mamah Muda

7 Kiat-Kiat Mengelola Keuangan Keluarga Ala Mamah Muda

Fase hidup paling sulit dijalani dalam hidup perempuan pada umumnya adalah fase saat ia baru saja menyandang status sebagai mamah muda. Kondisi paling umum yang terjadi seperti ini, belum lama menikah dan sudah memiliki anak yang masih bayi. Kondisi si ibu bisa jadi masih bekerja diluar rumah ataupun sudah resign atas dsar kesepakatan dengan suami.

Sedangkan, lagi-lagi ini situasi pada umumnya, karier suami juga masih dirintis, belum terlalu sukses tapi sudah bisa untuk hidup walau pas-pasan. Namun yang menjadi kegalauan adalah karena kerepotan membagi waktu antara pekerjaan di kantor dan urusan anak bayinya. Urusan anak membuat mamah muda jadi tidak bisa bergerak terlalu banyak, dan sulit menapak jenjang karier lebih tinggi saat memiliki anak bayi.

Namun jika seorang mamah muda adalah ibu rumah tangga, apakah kegalauannya berkurang? tidak juga, karena berarti hidupnya dan keluarga hanya bergantung pada suami. Seperti yang Rekan tau, keperluan anak bayi itu banyak dan lumayan mahal, ditambah keperluan rumah tangga yang lain tentu membutuhkan dana yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Meski kondisi satu mamah dengan mamah muda yang lain bisa berbeda, tetapi setidaknya ada 5 kiat yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan keluarga sebagai berikut:

Terbuka dengan Suami

Mamah mudaSumber: picfair.com

Terkadang beberapa orang masih menganggap membicarakan uang dengan suami adalah hal tabu, karena khawatir dicap sebagai istri yang tidak bisa mengelola uang. Namun rumah tangga tidak hanya dijalankan oleh seorang ibu saja, penting seorang suami untuk ikut mengetahui kondisi keuangan keluarga juga. Suami istri bisa duduk berdua sejenak membicarakan masalah keuangan keluarga, mencari solusi bersama.

Baca Juga: 8 Tips Mengatur Keuangan Keluarga Dengan Mudah

Membuat Catatan Anggaran Bulanan

Mamah mudaSumber: journal.sociolla.com

Selanjutnya jika Rekan belum memiliki catatan keuangan, mulailah untuk membuatnya. Jika malas buka laptop atau pake Excel, ada aplikasi handphone, dan jika masih malas buka handphone, bisa pakai buku tulis manual. Buku catatan keuangan ini sangat penting, dari catatan ini Rekan bisa tahu kemana saja uang yang dimiliki mengalir. Jika sudah tahu kemana uang mengalir, Rekan bisa tau mana yang bisa dipangkas atau lebih hemat lagi. Saat sudah tau mana yang bisa dihemat, kemudian Rekan akan tau alokasi dan prioritas mana saja yang harus didahulukan.

Baca Juga: 7 Macam Alokasi Dana yang Perlu Ada dalam Pengeluaran

Selektif Membeli Barang

Mamah mudaSumber: Yousense.info

Setelah membuat catatan anggaran dan alokasi dana, hal yang penting dilakukan juga adalah dengan selektif saat membeli barang belanjaan. Apakah barang yang dibeli bisa untuk jangka panjang dan multifungsi. Mamah muda juga harus bisa membedakan mana yang merupakan keinginan mana yang benar-benar kebutuhan, jangan tergiur dengan diskon atau promo-promo yang ada.

Baca Juga: 7 Tips Cerdas Mengatur Keuangan bagi Ibu Rumah Tangga!

Menabung

Mamah mudaSumber: Liputan6.com

Jangan menabung hanya jika ada sisa uang, namun jadikan salah satu prioritas setiap bulannya. Sisihkan uang terlebih dahulu untuk ditabung sebelum berbelanja, walaupun Rekan sudah membuat rincian anggaran bulanan namun tidak ada salahnya menyisihkan uang untuk menabung terlebih dahulu, dibanding nantinya justru tergoda membeli barang yang tidak dibutuhkan. Tabungan ini nantinya akan berguna saat rekan sedang membutuhkan dana darurat untuk kebutuhan mendesak.

Baca Juga: 5 Tips Ini Membantu Kamu Meningkatkan Kesadaran Menabung!

Cari Pemasukan Tambahan

Mamah mudaSumber: brilio.net

Jika Rekan tidak bisa mengurangi pengeluaran atau pendapatan suami tidak cukup untuk kebutuhan maka carilah penghasilan tambahan. Jika Rekan tidak bisa meninggalkan anak sendirian dengan pengasuh atau di titipkan pada tempat penitipan anak, maka carilah pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah sembari tetap mengurus rumah tangga dan anak.

Baca Juga: 5 Cara Menyeimbangi Pekerjaan dan Rumah Tangga Bagi Wanita Karir

Investasi

Mamah mudaSumber: indeks.kompas.com

Jika Rekan sudah memiliki penghasilan tambahan atau uang dari suami masih ada tidak ada salahnya melakukan investasi. Investasi yang dilakukan bisa berupa emas, barang-barang bermerk, tanah, properti dan lainnya. Pilihlah investasi yang aman dan berjangka panjang, karena nantinya investasi ini bisa digunakan untuk keperluan anak di masa depan atau justru untuk dana pensiun saat sudah tidak bisa bekerja lagi.

Baca Juga: 6 Pilihan Investasi untuk Milenial yang Sangat Menguntungkan

Asuransi

Mamah mudaSumber: republika.co.id

Asuransi juga merupakan hal yang tidak kalah penting, seperti asuransi kesehatan atau jiwa karena kita tidak tau kapan musibah akan terjadi atau menghampiri, apalagi biaya pelayanan kesehatan semakin mahal saja. Tak hanya asuransi kesehatan, mamah muda juga bisa mendaftar asuransi pendidikan, untuk anak agar dimasa depan pendidikan anak terjamin.

Baca Juga: Simak Alasan Mengapa Penting Memiliki Tabungan Pendidikan untuk Anak

Dalam hidup ada saja yang terkadang terjadi diluar rencana. Meski sudah direncanakan namun seringkali melenceng. karena itu buatlah perencanaan dan pengaturan keuangan sebaik mungkin. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Rekan dan orang terdekat Rekan Bijak!

Mamah muda

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: