Yuk, Ajarkan 7 Hal Ini Pada Anak agar Mempunyai Simpanan Uang!

Mempunyai tabungan atau simpanan uang merupakan hal yang penting, dan yang menjadi masalah adalah, bahwa banyak generasi milenial yang tidak menabung karena mengikuti gaya hidup. Hal ini juga mungkin dipengaruhi dari kebiasaan tidak menabung dari kecil. Oleh karena itu, penting untuk mempunyai kebiasaan menabung sejak kecil.

Yuk, Ajarkan 7 Hal Ini Pada Anak agar Mempunyai Simpanan Uang!

Yuk, Ajarkan 7 Hal Ini Pada Anak agar Mempunyai Simpanan Uang

“Orangtua yang baik pasti mengajarkan anaknya tentang mempunyai simpanan uang.” Kutipan ini merupakan kutipan yang memang seharusnya disematkan kepada semua orangtua yang ada, karena mempunyai seorang anak merupakan pertanggungjawaban yang harus dijalani dengan baik. Pertanggungjawabannya pun bersifat jangka panjang, dan termasuk masa depan. Sifat dan perilaku yang dibangun oleh seorang anak dari kecil akan dibawa hingga dewasa, sehingga sangatlah penting seorang anak diajari yang baik-baik dari kecil.

Hal ini juga termasuk mempunyai simpanan uang. Mempunyai simpanan uang berarti mempunyai tabungan, dan hal ini perlu diajarkan kepada anak. Mengapa? Karena seorang anak yang masih belum mengerti konsep penggunaan uang, jika tidak diajari konsep tentang simpanan uang, maka ia akan sangat sering menggunakan uang untuk kepentingan-kepentingan yang mungkin tidak terlalu penting.

Robert Kiyosaki pernah berkata, “Saya ingin orangtua mengajarkan tidak hanya pentingnya kepintaran dalam akademik, namun juga kepintaran dalam keuangan.” Hal ini penting karena kepintaran dalam keuangan akan mengajarkan cara menyimpan uang. Lalu, bagaimana cara agar anak bisa mengerti konsep simpanan uang?

Mengenalkan Konsep Uang

simpanan

Sumber : Aia.com.sg

Memperkenalkan konsep uang bisa dalam bentuk paling awal, yakni mengajarkan tentang nilai-nilai uang. Mengajarkan tentang konsep uang tentunya merupakan langkah awal paling penting karena tanpa adanya konsep uang yang jelas, anak tidak mungkin mengerti. Mengajarkannya bisa dimulai dengan memberikan contoh uang rupiah beserta nilai-nilainya mulai dari yang Rp 100,- hingga angka yang besar sampai Rp 100.000,-. Dari sini, ia akan tau nilai-nilai uang.

Lalu, jika hal itu sudah dilakukan, kamu perlu melakukan cara yang lain lagi, seperti sekali-sekali membuat sang anak untuk berbelanja sesuai dengan uang di tangannya. Lalu ketika sudah pulang, pastikan ia punya kembalian. Lalu, kamu juga bisa mengajarkan hal lain seperti sisa uangnya dapat kamu berikan kepada anak kamu untuk ditabung dan ditaruh di celengan miliknya. Dengan begitu, sifat menabung pun akan bertumbuh dengan sendirinya.

Memberikan Contoh yang Baik

simpanan

Sumber : Kingofcheap.com

“Guru kencing berdiri, murid kencing berlari.” Pernah mendengar peribahasa ini? peribahasa ini kurang lebih berarti bahwa apapun yang seorang guru telah ajarkan, murid-muridnya pasti akan mengikuti gurunya. Murid-muridnya pasti akan mencontohi perbuatan gurunya secara bulat-bulat, bahkan mungkin melebihinya. Jika gurunya berbuat atau mengajarkan sesuatu, baik buruk atau pun baik perbuatan dan ajarannya, seorang murid pasti akan mengikutinya, bahkan mungkin melebihi gurunya.

Ini juga seperti hubungan antara orangtua dan anak. Orangtua yang baik pasti juga akan memberikan contoh yang baik kepada anaknya, termasuk perilaku menabung dan mempunyai simpanan uang. Yang menjadi masalah adalah ketika orangtuanya tidak menabung namun mengajarkan anaknya untuk menabung, pastinya anaknya pun tidak akan menganggap pengajaran tentang menabung itu secara serius, karena perbuatan orangtuanya. Begitu juga sebaliknya.

Memberikan Celengan yang Lucu

simpanan

Celengan yang lucu memang mungkin terdengar sangat sederhana dan mungkin tidak berpengaruh, namun percayalah, ketika hal ini berhubungan tentang anak, mempunyai celengan yang lucu dan unik akan menumbuhkan sikap ingin memiliki celengan tersebut secara penuh. Dengan adanya sikap tersebut, sang anak pun akan menjadi lebih sering untuk memakai celengan yang ada.

Tidak mungkin pula jika anak langsung menabung di tabungan yang ada dalam bentuk aplikasi di smartphone, karena sistem tabungan di aplikasi pun lebih rumit daripada hanya sekedar menaruh uang di celengan. Dan ketika anak tersebut ingin membeli sesuatu dengan tabungannya, ia tinggal mengeluarkannya dari simpanan uang tersebut.

Permainan tentang Uang

simpanan

Sumber : yourot.com

Permainan tentang uang disini bukanlah seperti berjudi atau apapun yang berhubungan dengan uang dalam bentuk yang nyata, namun lebih kepada uang mainan. Permainan tentang uang disini akan mengajarkan seorang anak tentang cara memakai uang, walau sekalipun permainan tersebut hanya memberikan uang mainan. Pada kenyataannya, seorang anak pun juga pasti lebih serius dalam bermain, berbeda dengan orang-orang dewasa yang pada umumnya menganggap permainan hanya sekedar mainan dan hanya untuk bercanda.

Kamu dapat bermain dengannya dengan memakai permainan Monopoly. Monopoly merupakan permainan papan yang mungkin bisa dikatakan paling terkenal di dunia, dengan tujuan permainannya yakni menguasai petak-petak yang ada melalui sistem ekonomi yang lebih sederhana. Permainan ini sebenarnya mengajarkan tentang sistem ekonomi, namun juga mengajarkan bagaimana menyimpan uang untuk transaksi selanjutnya, dan juga mengajarkan tentang pemilihan opsi-opsi tertentu, sehingga bisa mengajarkan tentang cara menimpan uang!

Memberikan Uang Saku Bulanan

simpanan

Sumber : Youtube.com

Uang saku bulanan merupakan hal yang sangatlah penting dalam membuat anak menjadi seorang yang memang rajin menabung. Hal ini berkaitan dengan penggunaan uang sang anak saat berada di sekolah. Dengan adanya uang saku bulanan, seorang anak akan lebih terlatih untuk fokus dalam simpanan uangnya. Ia akan lebih berhati-hati dalam menggunakan uang untuk bertransaksi.

Dengan adanya uang saku bulanan pula, seorang anak juga akan lebih mementingkan tentang masa depannya di bulan tersebut. Ia akan memperhitungkan bagaimana caranya agar uangnya tersebut tetap masih ada sampai akhir bulan karena ia tahu ia tidak akan diberikan uang saku lagi jika uangnya habis.

Buatlah Anak Bekerja untuk Uang

simpanan

Bekerja untuk uang dalam hal ini bukanlah dimaksudkan untuk benar-benar bekerja untuk uang, seperti menjadi seorang barista atau pun menjadi seorang sales promotion, namun lebih ke arah rewarding yang akan diberikan kepada sang anak. Rewarding atau penghargaan untuk sang anak dapat diberikan, misalkan dengan cara diberikan sejumlah uang untuk jajan jika mendapatkan hasil ulangan yang baik, atau diberikan uang jika berada di 10 besar.

Dengan sistem rewarding ini, sang anak pun bisa belajar untuk memiliki uang. Yang lebih baik, sistem rewarding ini diberikan dengan cara memberikan suntikan dana ke simpanan uangnya sehingga simpanan uangnya pun makin banyak, dan ia juga belajar menggunakan uang dan cara memakai uang.

Mengajarkan Tujuan dari Simpanan Uang

simpanan

Sumber : Time.com

Menyimpan uang pun memerlukan target dan tujuan, karena menyimpan uang pastinya merupakan sesuatu yang penting, dan juga membutuhkan motivasi. Dengan adanya tujuan dalam menabung, pastinya seseorang akan termotivasi untuk menabung. Misalkan untuk membeli mobil atau pun untuk investasi suatu hal. Tentunya hal ini penting, apalagi untuk anak.

Tentunya seorang anak akan bingung tentang tujuan dari menyimpan uang itu sendiri. Mempunyai tujuan dari simpanan itu berbeda-beda menurut orang-orang. Dengan adanya tujuan dari menabung itu sendiri, misalkan tujuannya membeli sebuah mainan atau pun game, seorang anak pasti akan lebih termotivasi untuk belajar menabung.

Nah, Rekan Bijak, ketujuh hal ini adalah hal yang penting jika kamu ingin mengajarkan anak kamu untuk selalu menabung di setiap saat! Jika kamu ingin anak kamu menabung dengan rajin, kamu dapat mencoba hal-hal ini, agar mereka pun bisa menerapkannya di masa depan mereka!

simpanan

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: