Mengapa Banyak Orang Berbisnis dengan Membuka Kedai Kopi?

Kita bisa melihat betapa banyaknya kedai kopi di Indonesia sekarang ini, terutama di ibukota. Segala jenis bisnis kedai kopinya pun banyak dan bervariasi, mulai dari kedai kopi yang bersifat benar-benar kopi asli, hingga kopi yang sudah dicampur dengan gula dan susu. Lalu, apa yang menyebabkan banyak pengusaha berani membuka sebuah kedai kopi, hingga akhirnya kedai-kedainya pun tersebar dimana-mana?

Mengapa Banyak Orang Berbisnis dengan Membuka Kedai Kopi?

Mengapa Banyak Orang Berbisnis dengan Membuka Kedai Kopi?

Sekarang ini, kamu bisa melihat banyak sekali kedai kopi yang tersebar di seluruh wilayah, terutama sekitar Jabodetabek dan Bandung. Bahkan, mungkin saja jika kamu di Jakarta, tiap 1 kilometer pasti ada minimal satu kedai kopi yang muncul di pinggir jalan. Kedai kopi, atau biasa disebut dengan bahasa gaulnya sebagai kafe, adalah sebuah tempat dimana orang-orang bisa melakukan kegiatan, biasanya kegiatan yang membutuhkan ketenangan atau pun sekedar berbicara dengan teman, dan biasanya lagi memakai kopi yang bisa membuat orang-orang tidak mengantuk akibat dari kandungan kafein di dalamnya.

Sekarang ini, kafe sudah menjadi tempat yang disenangi oleh orang-orang, terutama oleh anak-anak generasi milenial dan generasi Z, karena biasanya tempatnya enak, soft, menenangkan dan juga adanya makanan dan minuman yang disediakan, yang membuat tempatnya tidak membosankan. Oleh karena itu, banyak orang yang menyukai kafe. Kafe pun lama kelamaan menjamur akibat banyak yang senang dengan kafe-kafe.

Akhirnya pun banyak orang yang berusaha untuk mendirikan sebuah kedai kopi, dari berbagai macam bentuk, jenis, hingga target pelanggan. Lalu, mengapa kafe sekarang ini dibangun oleh para pebisnis, meskipun sudah menjamur, namun tetap banyak yang sudah didirikan?

Banyak Konsumen Menikmati Kedai Kopi

kedai

Banyak konsumen pada kenyataannya jauh lebih menikmati kafe dibandingkan membuat sendiri kopi atau pun minuman sendiri di rumah. Mengapa? Karena semakin lama, orang-orang pun memilih untuk sesuatu yang lebih mudah dan lebih efektif dan lebih efisien. Dibandingkan di rumah, di kafe mempunyai pelayanan yang baik, dengan cara penyeduhan atau pembuatan minuman yang lebih baik sehingga rasa minuman pun lebih nikmat, baik itu kopi maupun minuman lainnya. Sedangkan jika di rumah, pembuatan minuman pun biasanya terkesan ala kadarnya.

Selain itu, di kedai kopi pun dikenal juga membuat orang-orang tidak mudah bosan. Melihat sekeliling, apalagi juga banyak sekarang ini kafe-kafe yang juga memfokuskan kepada desain interior dari kafe tersebut, sehingga orang-orang pun tidak bosan dalam melihat kafe tersebut, sehingga mau datang kembali lagi. Hal-hal seperti ini yang para pengusaha kedai kopi incar, sehingga konsumen makin lama makin banyak, dan uang pun bisa terus berputar. Mulai dari pelayanan hingga desain interior, konsumen pun terus berdatangan.

Margin Keuntungan yang Cukup Tinggi

Keuntungan yang tinggi juga membuat banyak orang terpikat dengan bisnis kedai kopi. Banyak orang berkata bahwa membuka sebuah kafe membutuhkan modal yang cukup besar. Hal itu memang tidaklah salah, mengingat alat-alat kafe yang bisa dikatakan cukup tinggi, ditambah lagi dengan harga listrik yang terus berjalan untuk mesin-mesin kopi tersebut.

Namun tidaklah selamanya sebuah kafe harus membutuhkan peralatan-peralatan yang mahal hingga membutuhkan banyak modal untuk berkembang. Pada kenyataannya, dengan cara manual untuk membuat sebuah kopi pun masih sering dilakukan oleh beberapa kafe. Dengan begitu, keuntungan pun bisa lebih besar.

Bisnis Kopi yang Sedang Meningkat Pesat di Indonesia

kedai

Bisnis kopi pada kenyataannya sedang sangat meningkat pesat di Indonesia, yang diakibatkan dari permintaan kopi di Indonesia yang begitu besar, dan pesanan pun datang tidak hanya dari lokal, namun juga dari luar negeri, terutama Australia dan Perancis. Permintaan ini membuat banyak orang tertarik untuk ikut berbisnis kopi, dan persaingan pun makin ketat, terutama persaingan antara kopi daerah.

Hal ini membuat harga kopi pun banyak yang terpaksa diturunkan akibat naiknya permintaan, ditambah dengan persaingan. Hal-hal seperti inilah yang dimanfaatkan oleh para pengusaha kedai kopi. Dengan harga kopi yang turun, tentunya akan mendukung margin keuntungan lebih besar. Dengan begitu, modal yang dikeluarkan pun tidak terlalu besar.

Pasar Luas

kedai

Pasar luas ini juga membuat orang-orang tertarik untuk membuka sebuah bisnis kedai kopi. Sebuah kafe tidak akan hanya terbatas pada orang-orang tertentu saja, seperti umur dengan minimal hingga maksimal, hanya untuk jenis kelamin tertentu, atau bahkan untuk orang-orang tertentu saja. Sebuah kafe terbuka untuk semua orang, selama orang tersebut tidak pernah macam-macam di kafe tersebut atau pun berpotensi membuat keributan di kedai kopi tersebut.

Pasar yang luas ini membuat orang-orang tidak perlu terlalu memikirkan target yang ada. Namun tetap saja, dalam membuka sebuah kedai kopi, harus memerlukan sebuah perhitungan yang jitu, bukan?

Menu yang Sederhana

kedai

Menu yang ada di dalam sebuah kedai kopi tidaklah serumit dan sesulit yang dibayangkan, bahkan cenderung jauh lebih sederhana. Menu yang ada dalam sebuah kafe biasanya lebih memfokuskan kepada minuman-minuman, terutama hal-hal yang berbau kopi. Hal-hal yang berhubungan dengan kopi ini lebih difokuskan, dan minuman-minuman lain pun biasanya hanya menjadi alternatif jika seseorang tidak menyukai kopi.

Ditambah lagi, biasanya ada makanan sebagai pelengkap para pelanggan, agar tidak membosankan. Makanan-makanan ini pun jarang yang merupakan main course, melainkan makanan-makanan yang bersifat cemilan dan dimakan dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Hal inilah yang membuat para owner kedai kopi tidak perlu terlalu memusingkan menu.

Nah, Rekan Bijak, apakah kamu tertarik membuka sebuah kafe? Tentunya peluang bisnisnya pun lumayan besar dan tidak jelek. Ladang bisnis kedai kopi pun merupakan ladang basah, dan dapat kamu geluti!

kedai

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: