Mengapa Banyak Orang Sekarang Ini Lebih Memilih Bisnis Waralaba?

Tidak semua orang yang ingin berbisnis, benar-benar ingin membangun bisnis dari awal, karena berbisnis dari awal memiliki banyak tantangan dan kesulitan, dan mungkin orang-orang seperti ini termasuk kamu. Jika kamu memang ingin berbisnis tetapi tidak ingin membangun bisnis dari awal, mungkin kamu bisa mencoba untuk bisnis waralaba.

Mengapa Banyak Orang Sekarang Ini Lebih Memilih Bisnis Waralaba?

Mengapa Banyak Orang Sekarang Ini Lebih Memilih Bisnis Waralaba?

Tidak sedikit melihat orang-orang sekarang ini memutuskan untuk berbisnis waralaba ketimbang membangun bisnis dari benar-benar awal. Bisnis waralaba, atau biasanya disebut sebagai franchise, adalah hak yang disetujui oleh suatu perusahaan untuk seorang individu atau sebuah grup yang membuat dia atau mereka untuk melakukan aktivitas komersil yang sudah terspesifikasi. Contoh-contoh produk yang memberikan sistem franchise ini adalah Mcdonald’s, Wendy’s hingga Arby’s. Sedangkan di Indonesia, perusahaan lokal yang menerapkan sistem ini adalah seperti Aice, Roti John dan Bebek Kanoman.

Bisnis ini memang digemari dan disukai, terutama untuk orang-orang yang memang sudah mempunyai modal yang cukup dan tidak ingin susah payah mengembangkan suatu bisnis, karena dengan adanya brand-brand yang sudah terkenal, bisnisnya pun akan terangkat dengan sendirinya tanpa perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk sekedar promosi dan tidak perlu melakukan branding lagi. Lalu, apa lagi alasan orang-orang berbisnis waralaba?

Promosi Tidak Perlu Terlalu Gencar

waralaba

Sumber : Bogor.tribunnews.com

Promosi yang dilakukan oleh seorang atau satu grup yang menjadi pengusaha sebuah produk, jasa atau layanan sebuah waralaba tidak perlu sampai segencar mungkin, karena mereka hanya perlu menunggu promosi yang dilakukan oleh perusahaan pusat, sedangkan mereka juga bisa melakukan promosi, asalkan sudah sesuai dengan apa yang sudah tertera dalam perjanjian franchise tersebut.

Promosi yang dilakukan sebuah bisnis franchise pun tidak bersifat harus, melainkan bersifat ingin lebih cepat untung, karena jika sebuah brand yang di-franchise sudah mempunyai nama yang besar, sudah hampir pasti untung dan hanya menunggu waktu untuk balik modal. Promosi dilakukan dengan tujuan agar lebih cepat balik modal dan mendapatkan keuntungan.

Tidak Perlu Gencar Branding

waralaba

Sumber : Tripadvisor.ie

Salah satu hal yang menyulitkan membuat bisnis sendiri adalah menciptakan dan mengembangkan intangible asset atau aset tidak berwujud. Hal-hal tersebut berbeda dengan aset-aset seperti kendaraan, bangunan atau pun tanah. Di zaman digital ini, intangible asset pun penting, bahkan lebih penting dibandingkan tangible asset atau aset yang berwujud dalam hal berdagang.

Hal inilah yang menjadi masalah dalam bisnis sendiri. Ketika menciptakan bisnis sendiri, lalu menjadi perusahaan besar, harus mempunyai branding nama yang kuat dan besar hingga memerlukan waktu yang tidak sedikit, promosi yang gencar, mempunyai hak paten, menciptakan merek dagang hingga menciptakan rahasia dagang yang harus dijaga ketat oleh perusahaan. Hal ini berbeda dengan waralaba, yang berfokus pada bisnis pusat produk dan tidak perlu melakukan hal-hal yang rumit seperti bisnis sendiri.

Peluang Sukses Besar

waralaba

Sumber : Tripadvisor.co.id

Peluang sukses sebuah bisnis waralaba lebih tinggi dibandingkan peluang sukses sebuah bisnis yang dilakukan benar-benar dari awal dan perlu waktu untuk membangunnya. Mengapa? Karena ketika membangun sebuah bisnis sendiri, seperti telah yang dikatakan, harus branding nama lagi, harus promosi lebih gencar dan menentukan target pasar sendiri, dan juga harus memberikan kualitas yang pas, dan banyak hal lagi yang harus dipikirkan ketika membangun sebuah bisnis.

Hal ini berbeda dengan franchise, yang lebih berfokus kepada membangun “bisnis orang lain” yang sudah lebih besar, dan sudah mempunyai nama, dan lebih dikenal. Ketika sudah lebih dikenal, orang-orang pun akan lebih percaya, dan kamu hanya perlu menunggu waktu hingga sukses besar. Walaupun kesuksesan suatu franchise tidak pasti, namun yang jelas peluangnya lebih besar dibandingkan berbisnis sendiri dari awal.

Penjual Waralaba Ikut Mendukung

waralaba

Sumber : Today.line.me

Saat berbisnis franchise, kamu pastinya akan langsung didukung oleh sang penjual waralaba. Tidak mungkin sang penjual akan menyulitkan kamu, karena kamu juga memegang nama produknya, sehingga sang penjual pun tidaklah mungkin merugikanmu. Bahkan, jika perlu, ia ikut dalam menggencarkan promosi bisnismu. Ditambah lagi, orang-orang yang ikut membeli franchise dari sang penjual pastinya ikut memotivasi kamu.

Hal ini berbeda dengan berbisnis sendiri, yang bahkan mungkin saja dari pihak kerabat bukannya mendukung dan memotivasi, malah ikut menjatuhkanmu dan hanya ingin membuatmu tidak sukses. Walau bukan berarti bisnis waralaba tidak banyak cobaan, namun yang pasti ketika berbisnis sendiri akan lebih banyak cobaan.

Mendapatkan Pengalaman Berbisnis

waralaba

Sumber : Videoblocks.com

Orang berkata bahwa, “Pengalaman adalah guru terbaik.” Hal itu benar, bahkan banyak orang berkata bahwa pengalaman lebih baik dibandingkan harta yang banyak. Mengapa? Karena yang dinamakan harta akan habis pada waktu yang ditentukan, namun pengalaman adalah ilmu paling berharga, dan ilmu tidak akan pernah habis hingga pada akhir waktu sekalipun.

Kamu akan mendapatkan segudang pengalaman, terutama pengalaman berbisnis, ketika memutuskan untuk melakukan bisnis waralaba. Pengalaman-pengalaman ini bisa kamu bagikan ke orang-orang, terutama generasi muda, dan kamu juga bisa menerapkan sebagian ilmu dan pengalaman dari bisnis ini ketika kamu memutuskan untuk membuka bisnis sendiri.

Dibantu Memilih Lokasi

waralaba

Sumber : Shutterstock.com

Ketika kamu memutuskan berbisnis waralaba, kamu tidak akan ditinggalkan begitu saja oleh sang pemilik produk. Pastinya kamu akan dibantu dalam banyak hal, salah satunya adalah dalam memilih lokasi. Pemilik produk atau jasa pasti tidak akan ingin lokasi produknya jelek, karena jika jelek bisa jadi tidak menguntungkan atau pun balik modalnya akan lama, sehingga menurunkan nilai jual waralabanya.

Oleh karena itu, kamu akan dituntun dalam memilih lokasi terbaik untuk menjual bisnis waralabamu dengan baik, jadi kamu tidak perlu takut gagal dalam bisnis ini.

Rekan Bijak, jika kamu tertarik dengan bisnis waralaba, tidak ada salahnya mencoba bisnis tersebut, namun ingat, banyak risiko yang mengintai, namun peluang untungnya pun juga besar, bahkan lebih besar daripada kerugiannya. Jika kamu memang benar-benar tertarik dengan bisnis ini, ada baiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan kerabat dan orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bisnis waralaba yang sejenis.

waralaba

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: