10 Bahaya Duduk Terlalu Sering yang Membuat Kita Menjadi Tidak Sehat

Terkadang duduk terlalu lama tidak dapat dihindari, apalagi jika berurusan dengan masalah pekerjaan dan segala hal yang harus diselesaikan di kantor. Misalnya saja, kita harus membuat laporan atau rapat berjam-jam dengan kolega kerja kita. Namun, tahukah Rekan, bahwa duduk terlalu lama ternyata dapat menyebabkan sejumlah bahaya yang menurunkan tingkat kesehatan dan kebugaran kita.

10 Bahaya Duduk Terlalu Sering yang Membuat Kita Menjadi Tidak Sehat

10 Bahaya Duduk Terlalu Sering yang Membuat Kita Menjadi Tidak Sehat

Bagi kita yang bekerja di kantoran pasti kita akan berada di kursi kantor terlalu lama, bahkan mungkin bisa 12 jam dalam sehari, tahukah Rekabijak jika bahaya duduk terlalu lama dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang membahayakan bagi tubuh kita.

Memicu Kolestrol dan Juga Obesitas

Bahaya Duduk

www.alodokter.com

Akibat pertama yang dapat muncul dari bahaya duduk berjam-jam tanpa adanya perubahan pergerakan dan juga sikap tubuh yang berarti adalah dapat menyebabkan munculnya bahaya obesitas alias kegemukan atau penyakit kolesterol tinggi. Hal ini disebabkan oleh kondisi dimana ketika kita duduk terlalu lama, maka proses metabolisme di dalam tubuh kita pun tidak akan berjalan dengan baik. Hal ini menyebabkan pembakaran lemak pun menjadi tidak optimal.

Proses metabolisme tubuh yang tidak optimal ini dapat menyebabkan tertimbunnya lemak di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan obesitas. Lebih lanjut, lemak yang menumpuk di dalam tubuh ini dapat menyebabkan terjadinya ciri ciri kolesterol tinggi, yang dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita.

 

Perut Buncit

Duduk terlalu lama menyebabkan berkurangnya pelepasan molekul seperti lipoprotein lipase, yang mengolah lemak dan gula tubuh, serta lebih mungkin terkena sindrom metabolik. Ini alasan mengapa duduk terlalu lama bisa menyebabkan perut buncit dan bertambahnya berat badan.

 

Memperlambat Pencernaan Makanan

Jika langsung kembali duduk di belakang meja kerja setelah makan siang, maka sebaiknya kita berhati-hati. Duduk terlalu lama apalagi dilakukan setelah makan, menyebabkan isi perut tertekan, sehingga memperlambat proses pencernaan makanan.

Pencernaan yang lambat kemudian dapat menyebabkan perut kram, kembung, konstipasi, serta ketidakseimbangan mikroba baik yang membantu pencernaan makanan.

 

Peningkatan Risiko Kanker

Bahaya Duduk

gaya.tempo.co

Bahaya duduk terlalu lama ternyata juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kolon, kanker payudara, dan kanker endometrium (dinding rahim).

Mekanisme peningkatan risiko kanker jenis tersebut belum diketahui secara pasti, namun diduga akibat berlebihnya produksi insulin yang mempromosikan pertumbuhan sel sehingga ada sejumlah sel yang tumbuh tidak terkendali dan menjadi tumor.

Saat badan bergerak aktif, antioksidan dapat bekerja dengan baik untuk menghilangkan risiko kanker karena adanya peran radikal bebas. Kebalikannya, saat duduk terlalu lama diduga antioksidan tidak bekerja maksimal sehingga radikal bebas lebih banyak terkandung dalam tubuh.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine, duduk terlalu lama dapat menyebabkan risiko kanker paru-paru meningkat sebanyak 54%, kanker kolon sebanyak 30% dan kanker dinding rahim sebanyak 66%.

Alasan lainnya yang menyebabkan hal ini dapat dikaitkan dengan penambahan berat badan karena kurang bergerak, disfungsi metabolik, disfungsi leptin, dan perubahan hormon yang dapat menyebabkan kanker.

 

Bahaya Terhadap Jantung dan Pankreas

Bahaya Duduk

www.cnnindonesia.com

Saat kita duduk terlalu lama, aliran dalam pembuluh darah melambat, sehingga semakin sedikit lemak tubuh yang terbakar. Jika hal ini terjadi, maka asam lemak dapat dengan mudah menyumbat jantung.

Sebuah penelitian yang telah diterbitkan pada Journal of The American College of Cardiology memaparkan hasil penelitian dengan objek wanita yang duduk rata-rata hingga 10 jam per hari dapat memiliki risiko terkena penyakit jantung lebih tinggi dibandingkan dengan yang hanya duduk 5 jam atau kurang.

Di lain sisi, kemampuan tubuh untuk merespon insulin dipengaruhi oleh lamanya kita duduk saat bekerja. Semakin lama kita duduk, akan menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah berlebih, yang kemudian dapat menyebabkan penyakit diabetes.

 

 

Otot Tubuh Terasa Kaku dan Pegal

Selain dapat menyebabkan keletihan, bahaya duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan munculnya rasa pegal dan juga kaku pada otot tubuh kita. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi dimana tubuh mengalami sikap duduk yang tidak bergerak, sehingga menyebabkan otot tubuh tidak mengalami variasi gerakan dan hanya berada pada posisi statis saja.

Posisi tubuh seperti inilah yang dapat menyebabkan munculnya rasa pegal dan juga kaku pada otot. Apabila kondisi ini dibiarkan dan juga tidak dicegah, maka kemungkinan otot kita tidak hanya kaku pada saat duduk saja, namun juga saat melakukan aktivitas yang lainnya juga akan terasa kaku.

Sakit Punggung

Bahaya Duduk

www.alodokter.com

Bahaya Duduk terlalu lama berarti juga memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang, otot punggung, dan leher. Menggunakan kursi ergonomis dapat membantu menjaga postur tubuh agar tetap nyaman. Meski demikian, tetap saja sebaiknya kita tidak terlalu lama duduk, mengingat risiko lain yang dapat timbul.

Nyeri Kronis

Duduk terlalu lama akan memengaruhi otot punggung dan pinggul, bahaya duduk terlalu lama menyebabkan otot-otot tersebut menjadi pegal dan nyeri. Ditambah lagi, postur duduk yang tidak benar dapat menekan cakram pada tulang belakang yang menimbulkan nyeri menetap dalam jangka waktu lama (kronis).

Terjadi Degenerasi Otot

Berdiri, berjalan, dan menggerakkan ubuh dapat mengencangkan otot, terutama otot perut. Kebalikannya, saat duduk maka otot-otot mengendur dan dapat menyebabkan pelemahan otot.

Bagian pinggang juga dapat mengalami keluhan saat duduk terlalu lama, dikarenakan otot-otot di bagian pinggang menjadi kaku dan bergerak sangat terbatas serta jarang berelaksasi. Keluhan pada bagian pinggang juga dapat menurunkan mobilitas otot pinggang yang menyebabkan seseorang terjatuh secara tiba-tiba saat berjalan.

 

Menurunnya Kemampuan Otak

Bahaya Duduk

baodatviet.vn

Seseorang yang terlalu lama duduk di belakang meja kerja, menyelesaikan berbagai macam masalah di kantor, mengatur jadwal, serta melakukan aktivitas yang sangat memerlukan pemikiran kritis dapat mengalami penurunan kemampuan otak.

Otak menjadi terlalu lelah serta ‘berkabut’ karena duduk terlalu lama di tempat kerja. Hal ini dikarenakan tidak adanya asupan darah dan oksigen segar ke dalam otak, yang hanya bisa didapatkan seseorang saat menggerakkan otot. Bergerak juga dapat mengeluarkan hormon yang mencegah stres, dan juga meningkatkan mood. Saat tubuh terlalu lama berdiam di satu tempat tanpa pergerakan, otak justru akan bekerja melambat.

Inilah bahaya duduk terlalu lama jika kita bekerja di kantor. Sebenarnya kita bisa melakukan pemanasan atau olahraga kecil-kecilan di depan meja kantor kita, kita bisa melakukan peregangan otot-otot yang bisa membantu kita menghilangkan rasa pegal.

 

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: