Berbagai Informasi Tentang KPR yang Wajib Kita Tahu

Banyak yang ragu untuk mengambil KPR karena mengingat kita akan dibebani oleh angsuran untuk jangka waktu yang panjang. Sebelum akhirnya memutuskan untuk mengambil KPR, cari tau dulu yuk berbagai informasi terkait KPR yang wajib diketahui.

Berbagai Informasi Tentang KPR yang Wajib Kita Tahu

Berbagai Informasi Tentang KPR yang Wajib Kita Tahu

Siapa yang tidak ingin memiliki rumah sendiri? Tentunya sebagai hunian, rumah sekaligus menjadi investasi jangka panjang. Hanya saja dengan semakin tingginya harga di pasaran, banyak masyarakat yang mengandalkan Kredit Pemilikan Rumah untuk mendapat rumah idaman.

Tapi tak sedikt pula yang masih ragu mengambil KPR karena merasa akan terbebani cicilan jangka panjang. Sebelum pada akhirnya memutuskan untuk mengambil KPR atau tidak, ada baiknya Rekan Bijak mengetahui terlebih dahulu berbagai info mengenai Kredit Pemilikan Rumah yang telah Danabijak rangkum dari Finansialku.

Apa itu KPR?

Kredit Pemilikan Rumah merupakan salah satu program perbankan di bagian kredit untuk membantu masyarakat membeli rumah dengan system kredit. Nantinya rumah tersebut akan menjadi agunan sehingga akan ada kemungkinan disita jika pembayaran tidak lancar.

Apa saja jenis-jenis KPR?

Tingginya permintaan KPR membuat bank menyediakan berbagai jenis KPR dengan keunggulan-keunggulan masing-masing:

1. Subsidi

Akan sulit bagi masyarakat menengah ke bawah untuk mendapatkan KPR dengan mengikuti harga pasar. Untuk itulah beberapa bank bekerjasama dengan pemerintah untuk mewujudkan ini. Bentuk bantuan atau subsidi dari pemerintah bisa berupa DP atau keringanan angsuran perbulan.

2. Non-subsidi

Jenis KPR ini diperuntukkan untuk masyarakat umum  dengan memberikan syarat dan tingkat bunga yang sedang berlaku saat itu

3. Syariah

Prinsip dari KPR syariah serupa dengan KPR Subsidi hanya saja menggunakan prinsip akad Murabahah dalam transaksinya.

Bagaimana cara kerjanya?

Sebagai bentuk jadi, kita akan membayar DP terlebih dahulu sebanyak 30% – 50% (sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia). Baru kemudian bank akan membayarkan sisanya.Selanjutnya kita harus membayarkan angsuran setiap bulan sampai lunas. Adapun total yang dibayarkan merupakan jumlah dari cicilan perbulan dengan bunga (bisa bunga tetap atau bunga mengambang, atau kombinasi) dimana setiap bank memiliki tingkat bunga sendiri-sendiri.

serba serbi KPR yang wajib diketahui sebelum mengambil KPR

Pastikan bahwa persyaratan yang diberikan sesuai dengan kondisi keuangan kita.

Dokumen apa saja yang dibutuhkan?

– Dokumen Standar:

KTP

Kartu Keluarga

Rekening Tabungano NPWP

– Dokumen Tambahan Untuk Karyawan:

Slip Gaji atau Surat Keterangan Penghasilan

Surat Keterangan Kerja

– Dokumen Tambahan untuk Wiraswasta:

Laporan Keuangan Usaha

Dokumen legalitas usaha (SIUP, TDP, dll)

Jika semua dokumen terpenuhi apakah pasti diterima?

Belum tentu. Tidak semua pengajuan KPR akan diterima oleh bank berikut saja. Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan, antara lain:

– Proporsi cicilan tidak lebih dari 30% gaji

– Memiliki riwayat kredit yang baik. Jika ada kredit belum terbayarkan maka kemungkinan KPR akan tertolak.

– Adanya perbadaan antara data yang kita berikan dengan data yang diterima bank saat verifikasi

Apa Saja Suku bunga apa yang digunakan?

Salah satu hal yang perlu diingat adalah kita akan terikat dengan KPR dalam jangka waktu yang panjang. Jadi suku bunga dan jumlah pinjaman akan sangat berpengaruh dengan kondisi keuangan kita.

– Suku Bunga Tetap (Fixed)

Biasa disebut dengan fixed rate, suku bunga yang digunakan bersifat tetap, tidak terpengaruh suku bunga yang ditetapkan Bank Indonesia

– Suku Bunga Mengambang (Floating)

Suku bunga yang digunakan akan berubah-ubah sesuai dengan acuan suku bunga Bank Indonesia, suku bunga dasar kredit (SBDK) dan suku Bungan sertifikat Bank Indonesia (SBI).

– Suku Bunga Tetap + Mengambang

Banyak bank yang menawarkan tipe suku bunga ini untuk menarik nasabah agar mengajukan KPR. Suku bunga tetap akan digunakan pada beberapa tahun pertama dan selanjutnya menggunakan suku Bungan mengambang.

– Suku Bunga Cap

Suku bunga cap juga berubah seperti suku bunga mengambang, tapi bank memberikan batasan maksimum supaya bunga tidak terlalu tinggi.

– Suku Bunga Tetap + Cap + Mengambang

Sesuai dengan namanya, suku bunga ini merupakan kombinasi dari suku bunga tetap di beberapa tahun pertama, kemudian suku bunga cap di tahun-tahun berikutnya dan sisanya menggunakan suku bunga mengambang.

Jika semua dokumen sudah disiapkan, selanjutnya kita harus mematiskan bahwa bank yang kita pilih  memiliki penawaran yang sesuai dengan kondisi keuangan kita.

pinjaman uang online cepat cair

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: