Fakta Gerhana Bulan Parsial 17 Juli 2019 yang Bisa Diamati dari Indonesia

Sebuah fenomena berupa gerhana bulan parsial (sebagian) telah terjadi dini hari tadi, 17 Juli 2019. Gerhana bulan sebagian ini adalah yang terakhir sebelum kemunculannya kembali pada tahun 2021 mendatang. Lalu apa saja fakta menarik dari fenomena alam ini? simak selengkapnya di artikel ini

Fakta Gerhana Bulan Parsial 17 Juli 2019 yang Bisa Diamati dari Indonesia

Fakta Gerhana Bulan Parsial 17 Juli 2019 yang Bisa Diamati dari Indonesia

Dini hari tadi telah terjadi Gerhana Bulan Parsial atau sebagian. Gerhana Bulan merupakan peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Sedangkan gerhana bulan parsial terjadi ketika sebagian bulan berada di umbra dan sebagian lainnya berada di penumbra. Banyak warga dunia yang menantikan fenomena alam ini. Mereka tak hanya ingin melihat gerhana ini dari gambar saja, tetapi ingin menyaksikan langsung dengan mata sendiri namun tidak semua warga dunia beruntung dapat menyaksikan gerhana ini dari langit tempatnya berdiri.

Baca Juga: Simak 5 Hal Unik tentang Gerhana Matahari Total yang Terjadi 2 Juli

Lalu apa saja fakta menarik di balik fenomena alam yang luar biasa ini? simak ulasannya selengkapnya berikut:

Melintasi 5 Benua

Gerhana BulanSumber: Tribunnews.com

Gerhana Bulan parsial dilaporkan muncul di sejumlah belahan dunia, seperti Amerika Serikat, Eropa, Afrika, Australia, dan Asia. Sebagian besar Wilayah Amerika Selatan akan melihat bulan tertutup bayangan Bumi. Sementara untuk Asia tengah dan timur serta Australia, gerhana masih akan berlangsung ketika bulan terbenam pada 17 Juli 2019 dini hari. Dan gerahana hanya akan muncul di sebagian Amerika Utara, terjadi pada siang hari ketika bulan berada di bawah cakrawala.

Baca Juga: 5 Cara Menabung Mudah dan Asik untuk Traveling Ke Luar Negeri

Dapat Diamati dari Indonesia

Gerhana BulanSumber: Popularitas.com

Gerhana Bulan Parsial ini merupakan salah satu gerhana dari lima gerhana yang terjadi tahun ini, dan dari lima gerhana tersebut hanya dua gerhana yang dapat diamati dari Indonesia. Dikutip dari siaran pers BMKG, berikut lima gerhana yang diprediksi terjadi tahun 2019, yang tidak dapat diamati dari Indonesia yaitu, Gerhana Matahari Parsial 5-6 Januari 2019, Gerhana Bulan Total 21 Januari 2019, Gerhana Matahari Total 2 Juli 2019. Dan gerhana yang dapat diamati dari Indonesia yaitu Gerhana Bulan Parsial 17 Juli 2019 dan Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019.

Baca Juga: 5 Mitos Unik yang Menjadi Ritual Kebudayaan di Solo

Berlangsung Selama 2 Jam 58,8 Menit

Gerhana BulanSumber: iNews.id

Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gerhana bulan parsial berlangsung mulai pukul 1.42 WIB dan berakhir pukul 07.19 WIB. Proses gerhana bulan diawali dengan bulan masuk penumbra Bumi pada pukul 01.43 WIB. Biasanya mata orang awam akan sulit membedakan apakah sudah terjadi gerhana atau belum. Lalu bulan mulai memasuki umbra Bumi pukul 03.01 WIB. Saat ini, gerhana mulai relatif mudah dilihat dengan mata telanjang. Dan puncak gerhana bulan parsial mulai terjadi pukul 04.30 WIB.

Mulai pukul 05.59 WIB, bulan mulai keluar umbra bumi. Saat itu wajah Bulan kembali purnama, tetapi cahayanya belum kembali normal karena masih dalam tahap gerhana pada penumbra. Dan proses gerhana ini berakhir pada pukul 07.17 WIB saat bulan keluar penumbra bumi.

Baca Juga: Yuk, Ikuti 6 Kegiatan Ini untuk Antisipasi Bencana Alam

Dapat Dilihat dengan Mata Telanjang

Gerhana BulanSumber: acehimage.com

Menurut pihak Planetarium Jakarta, fenomena gerhana bulan ini dapat dilihat oleh masyarakat di Indonesia dan aman dilihat dengan mata telanjang tanpa alat bantu binokuler (kekeran) atau teleskop. Melihat gerhana ini dengan mata telanjang tidak berbahaya bagi kesehatan mata.

Namun saat melihat dengan alat bantu optik dan mengamati Bulan ketika fase purnama tentu menyilaukan. Jadi, tidak disarankan berlama-lama menatapnya, terlebih saat cerah. Bagi sebagian masyarakat, dampak silau terkadang membuat pusing.

Baca Juga: Kenali 3 Masalah yang Muncul Akibat Memakai Contact Lens

Jadi itu dia Rekan fakta menarik mengenai Gerhana Bulan Parsial yang terjadi dini hari tadi. Apakah Rekan sempat menyaksikannya langsung atau tidak? jika tidak sempat menyaksikannya, Rekan bisa melihat rekaman fenomena alam ini di saluran YouTube milik Planetarium & Observatorium Jakarta. Semoga artikel ini bermanfaat ya Rekan!

Gerhana Bulan

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: