Fakta dan Sejarah Yogyakarta yang Harus Kamu Ketahui

Yogyakarta merupakan sebenarnya sebuah kesultanan, namun daerah tersebut dibawah pemerintahan Indonesia. Yogyakarta sendiri dipimpin oleh seorang Sultan dan dibantu oleh seorang Sri Paku Alam. Keunikan Yogyakarta dalam Budaya dan Wisata memang tak terelakkan, apalagi Sejarah Yogyakarta yang panjang dan menarik untuk dibaca.

Fakta dan Sejarah Yogyakarta yang Harus Kamu Ketahui

Fakta dan Sejarah Yogyakarta yang Harus Kamu Ketahui

Yogyakarta merupakan daerah di Indonesia berbentuk provinsi dan salah satu daerah yang dapat dikatakan diistimewakan karena merupakan bagian dari Indonesia, namun sistem pemerintahannya berbeda dari daerah yang lain, ditambah lagi sejarah Yogyakarta yang dikenal panjang dan mempengaruhi Kemerdekaan Indonesia secara positif. Sistem pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta adalah monarki, dimana seorang raja dan keturunannya yang memerintah daerah tersebut. Sekarang ini, daerah Yogyakarta dipimpin oleh Sultan Hamengkubuwana X dan wakilnya adalah Paku Alam X.

Menariknya, sebenarnya Kesultanan Yogyakarta bisa saja menjadi negara mandiri merdeka, namun saat zaman pra kemerdekaan Indonesia, Sultan Hamengkubuwana IX, ayah dari Sultan Hamengkubuwana X, memutuskan untuk bergabung dengan Republik Indonesia dengan sistem pemerintahan yang “diistimewakan” dan berbeda daripada yang lain.

Lalu, Bagaimana bisa Daerah Istimewa Yogyakarta terbentuk? Pada mulanya, DI Yogyakarta terbentuk karena keinginan dari Pangeran Mangkubumi yang ingin mempertahankan kerajaannya, yaitu Mataram dari pemberontak yang dikenal sebagai Pangeran Sambernyawa. Oleh karena itu, Pangeran Mangkubumi membutuhkan kekuatan dari Belanda atau bisa dikatakan VOC(Vereenigde Oostindische Compagnie) untuk membantunya melawan para pemberontak.

Sejarah Yogyakarta

Sumber : RMOLSumsel.com

Lalu timbullah Perjanjian Giyanti, yakni perjanjian antara Pangeran Mangkubumi dan VOC untuk membagi dua wilayah Mataram, yang sebagian menjadi milik Kesultanan Yogyakarta, dan satu lagi menjadi milik Pakualaman, yang sekarang dikenal sebagai Kerajaan Surakarta. Nama Kesultanan Yogyakarta sendiri adalah Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang berarti yogya yang makmur dan yang paling utama.

Sejarah Yogyakarta

Sumber : Garasijogja.com

Sejarah Yogyakarta ini memang tidak bisa dan tidak akan lepas dari yang dinamakan kisah keraton yang ada. Kota Yogyakarta pun dibangun pada tahun 1755, dan sejarah Yogyakarta pun dimulai. Hutan Beringin pun dipakai sebagai lokasi yang dianggap bagus dan strategis dalam membangun kota Yogyakarta. Lalu, ada sebuah desa yang dinamakan sebagai Pachetokan, dan desa ini pun menjadi desa yang menjadi cikal bakal Ibukota Yogyakarta.

Lalu, di desa tersebut, Sultan pun menyuruh masyarakat desa untuk membangun sebuah keraton yang pada akhirnya menjadi sebuah istana untuk Kesultanan Yogyakarta. 7 Oktober 1756 pun berdirilah Negari Ngayogyakarta Hadiningrat. Lalu hutan di sekitar juga dibabat, sesuai dengan tradisi Jawa, dengan membuka hutan, atau dalam bahasa Jawa yakni Babad Alas.

Sejarah Jogjakarta

Sumber : Jateng.tribunnews.com

Dari saat itu, sejarah Yogyakarta sebagai suatu kesultanan yang resmi pun dimulai. Kedua kerajaan dalam Perjanjian Giyanti, yakni Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat maupun Pakualaman Surakarta, mempunyai keistimewaan untuk menjadi daerah yang berhak mengatur rumah tangga sendiri, dan keduanya diakui sebagai kerajaan yang resmi.

Setelah itu, Sultan Hemgkubuwana I atau dikenal juga Pangeran Mangkubumi pun mendirikan alun-alun di Utara dan Selatan Keraton, benteng di sekitar Keraton, taman safari dan tugu. Kota letak keraton berada pun menjadi ibukota Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Lalu, pada saat era kemerdekaan Indonesia, Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII dari Pakualaman bersama-sama setuju untuk bergabung kepada Republik Indonesia saat kemerdekaan. Bahkan, ada saat-saat dimana Yogyakarta menjadi ibukota Indonesia, yakni dari tanggal 4 Januari 1946 sampai 27 Desember 1949, saat-saat dimana sebagian Pulau Jawa dikuasai oleh Belanda yang berupaya merebut Indonesia kembali setelah Jepang takluk.

Sejarah Yogyakarta

Sumber : Arifashkaf.wordpress.com

Karena itu, 4 Januari menjadi hari raya Yogyakarta kota Republik, lalu 7 Oktober menjadi hari jadi Kota Yogyakarta. Sejarah Yogyakarta ini menjadikan daerah ini sebagai daerah yang banyak julukan, ditambah lagi gelar Daerah Istimewa yang disematkan kepadanya. Yogyakarta disebut sebagai Kota Perjuangan karena dari perjuangan daerah ini sebagai daerah yang memang tercatat banyak di sejarah Indonesia, mulai dari menjadi ibukota Mataram Islam hingga menjadi ibukota Kesultanan Yogyakarta. Ditambah lagi, pernah menjadi ibukota Indonesia.

Yogyakarta juga disebut sebagai Kota Pendidikan karena memiliki kampus yang cukup banyak seperti Universitas Gajah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, lalu biaya hidup yang murah membuat kota ini disenangi oleh para mahasiswa. Bahkan, Presiden ketujuh Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, merupakan alumni dari Universitas Gajah Mada.

Yogyakarta juga dikenal sebagai Kota Kebudayaan karena masih menjamurnya kebudayaan Jawa yang masih sangat melekat di masyarakat Yogyakarta. Jadi, Yogyakarta masih sangat kental akan kebudayaannya, sehingga jika kamu ingin mengetahui kehidupan asli orang Jawa, sangat direkomendasikan untuk datang ke daerah ini.

Nah, bagaimana Rekan Bijak? Apakah kamu tertarik untuk mendatangi Yogyakarta? Jika kamu menyukai sejarah atau wisata, kamu bisa mendatangi daerah Yogyakarta! Sejarah Yogyakarta sangat menarik, ditambah lagi dengan kebudayaan dan tempat wisata yang banyak, membuat Yogyakarta suatu daerah yang seru untuk jalan-jalan!

Sejarah Yogyakarta

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: