Hewan Purba? Yuk, Ketahui Hewan Purba yang Masih Hidup

Selain manusia, makhluk hidup yang tinggal di Bumi yaitu Hewan. Manusia dan hewan yang merupakan makhluk hidup yang harus hidup secara berdampingan , dimana manusia harus menghargai hewan dengan cara melindungi hewan dan begitu pula dengan hewan yang menghargai manusia dengan cara membantu manusia mendapatkan sebuah keperluan.

Hewan Purba? Yuk, Ketahui Hewan Purba yang Masih Hidup

Hewan Purba? Yuk, Ketahui Hewan Purba yang Masih Hidup

Untuk itu hewan dan manusia merupakan makhluk hidup yang tidak bisa dipisahkan di Bumi. Walaupun hewan atau binatang tidak memiliki akal yang bisa digunakan seperti manusia, namun, manusia tetap harus menghargai serta melindungi binatang yang ada. Ada berbagai macam hewan atau binatang di Bumi, mulai dari yang tinggal di darat, di laut, hingga di udara.

Baca Juga : Kamu Punya Hewan Peliharaan di Rumah? Yuk, Cari Tahu 7 Manfaatnya!

Menjaga populasi binatang tidak terlepas dari campur tangan manusia dengan cara menjaga, melindungi, dan menghargai berbagai macam binatang yang hidup di Bumi. Sama halnya dengan manusia, binatang sudah hidup berpuluh-puluh tahun yang lalu, bahkan, ada juga binatang yang sudah hidup selama beberapa beratus tahun yang lalu. Lalu, apa saja ya hewan purba yang masih hidup hingga sekarang?

Ekidna

Hewan

Sumber : howtodoright.com

Ekidna merupakan salah satu binatang berduri yang termasuk ke dalam golongan binatang mamalia yang bertelur atau yang biasa disebut dengan ordo monotremata. Ekidna merupakan binatang yang berasal dari negara Indonesia, lebih tepatnya Papua dan negara Australia. Makanan utama binatang ini adalah serangga dan cacing tanah, oleh karena itu, binatang ini akan menggali tanah yang cukup dalam untuk mencari makanannya. Binatang ini sudah hidup selama kurang lebih puluhan tahun yang lalu.

Ekidna memiliki sistem perlindungan yang mirip dengan landak dan juga teringgiling, dimana jika ekidna merasa terancam, ekidna akan menggulung badannya seperti bola dan duri-duri yang berada di bagian belakang badan ekidna akan berdiri. Dan spesies ekidna yang masih hidup hingga sekarang yaitu ekidna moncong panjang barat yang di hidup di Papua dan Australia, ekidna moncong panjang cyclops yang hidup di pegunungan cyclops Papua, dan ekidna moncong panjang timur yang hidup di 2000-3000 meter diatas permukaan laut.

Solenodon

Hewan

Sumber : ikons.id

Solenodon merupakan salah satu mamalia berbisa yang merupakan famili dari solenodontidae, solenodon itu tersendiri memiliki arti yaitu gigi berlekuk, solenodon sudah hidup sekitar 70 tahun yang lalu. Binatang ini saat melahirkan biasanya hanya bisa melahirkan satu sampai dua anak saja, jika binatang ini melahirnya lebih dari dua anak, maka, salah satu anak dari solenodon akan kekurangan gizi, hal ini terjadi karena solenodon betina hanya memiliki dua puting yang terletak dekat di bagian belakang dan hanya menyusui anak dalam hitungan bulan saja, dan mereka seperti itu, karena, solenodon termasuk ke dalam binatang soliter.

Makanan utama yang dimakan oleh solenodon yaitu serangga, cacing tanah, dan beberapa binatang tanpa tulang belakang, selain itu ada beberapa solenodon yang memakan binatang dengan tulang belakang seperti reptil kecil dan amfibi. Walaupun solenodon merupakan binatang kecil yang terlihat seperti tikus, solenodon bisa berlari serta memanjat pohon dengan lumayan cepat. Dan binatang ini tidak memiliki dampak negatif bagi manusia, dengan adanya binatang ini, justru manusia menjadi terbantu, karena, solenodon dapat menjadi pengendali hama, membantu ekosistem serta mengurangi populasi invertebrata, dan dapat berperan sebagai penebar benih pada buah.

Komodo

Hewan

Sumber : sains.kompas.com

Komodo atau yang biasa disebut dengan biawak komodo merupakan salah satu hewan purba yang masih hidup hingga kini, komodo tersendiri hanya ada di negara Indonesia, tepatnya berada di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Rekan Bijak mungkin bingung, kenapa komodo hanya berada di Indonesia? Menurut studi dari Prosiding Royal Society B, bahwa komodo bukannya komodo tidak bisa menjelajah atau menjajah daerah lain, tetapi komodo tidak ingin melakukannya, karena hal itu komodo termasuk ke dalam  kelompok homebody, dimana selama hidupnya komodo tidak akan pernah meninggalkan tempat asli komodo itu dilahirkan.

Komodo merupakan binatang yang senang menyendiri, komodo hanya berkumpul pada saat makan dan berkembang biak saja, walaupun komodo adalah binatang yang besar, komodo dapat berlari dengan cepat sekitar 20km/jam, dan komodo juga dapat berdiri dengan menggunakan kaki belakang serta ekor sebagai penunjang. Dan komodo sudah hidup sekitar ratusan tahun yang lalu.

Martialis Heureka

Hewan

Sumber : treehugger.com

Martialis Heureka adalah salah satu spesies semut yang ditemukan di hutan hujan Amazon, semut ini tidak memiliki mata, semut ini hanya mengandalkan antena yang berada di kepalanya, walaupun hanya mengandalkan antena yang berada di kepala, semut ini dapat bertahan hidup lebih dari seratus juta tahun yang lalu. Binatang ini merupakan spesies baru dari keturunan Martialinae, dan habitat dari binatang ini berada di bawah tanah serta mencari makan saat malam hari.

Hula Painted Frog

Hewan

Sumber : sciencenews.org

Hula Painted Frog merupakan amfibi satu-satunya anggota dari golongan Latonia yang masih hidup, sebelumnya binatang ini sudah dianggap punah, karena, habitat aslinya yang mengalami kerusakan, namun, pada tahun 2011 binatang ini ditemukan kembali di Danau Hula yang berada di negara Israel.

Dan hula painted frog ini diperkirakan telah hidup di Bumi selama 1.500 tahun yang lalu. Perbedaan dari katak ini dengan katak yang lainnya yaitu mempunyai bentuk mata yang lebih besar, lengan pada katak ini lebih panjang, dan bentuk moncong yang kurang menonjol pada katak ini.

Alligator Snapping Turtle

Hewan

Sumber : inaturalist.org

Alligator Snapping Turtle memiliki habitat di air tawar yang berada di Amerika Serikat, binatang ini juga merupakan kura-kura air tawar terberat di dunia, karena, memiliki berat sekitar 180kg. Arti nama dari kura-kura ini merupakan wujud asli dari binatang ini sendiri, dimana kura-kura ini memiliki rahang yang kuat, leher yang panjang, dan cangkang yang kasar, bergerigi, serta mirip dengan badan yang dimiliki oleh seekor buaya. Binatang ini sudah ada dari 60-70 tahun yang lalu, dan binatang ini juga merupakan binatang yang berbahaya bagaikan aligator, karena, binatang ini memiliki gigitan yang kuat.

Baca Juga : 3 Lokasi Wisata Favorit di Surabaya

Nah, Rekan Bijak, sudah tahu beberapa hewan purba yang ternyata masih hidup kan? Jika belum, Rekan Bijak dapat membaca kembali artikel diatas ya!

Hewan

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: