Ini Alasan Manajemen Mengapa Giant Tutup Beberapa Gerainya

Kabar tentang akan ditutupnya 6 gerai dengan brand Giant milik PT Hero Supermarket Tbk (HERO) memang sudah terdengar sejak bulan lalu. Berita tentang penutupan gerai Giant pun ramai menjadi perbincangan khalayak ramai.

Ini Alasan Manajemen Mengapa Giant Tutup Beberapa Gerainya

Ini Alasan Manajemen Mengapa Giant Tutup Beberapa Gerainya

Sepanjang 2018, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) telah menutup 26 gerai. Dan pada 28 Juli 2019 nanti HERO akan menutup kembali enam gerai dengan brand Giant, yakni Giant Express Pondok Timur, Giant Express Cinere Mall, Giant Express Mampang, Giant Extra Jatimakmur, Giant Extra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Wisma Asri. Kabar Giant tutup pun dibenarkan oleh direktur HERO Hadrianus Wahyu Trikusumo.

PT HERO menjelaskan bahwa alasan utama Giant tutup beberapa gerainya bukan hanya karena penjualnnya yang terus menurun, tapi karena persaingan industri ritel makanan yang meningkat dan perubahan perilaku konsumen di Indonesia.

Direktur PT HERO pun menyebut bahwa perusahaan sedang melakukan transformasi besar-besaran agar ke depan bisnis HERO bisa tetap bersaing dengan bisnis ritel makanan lainnya di Indonesia. Saat ini, perseroan mengelola 125 toko Giant, artinya dengan ditutupnya 6 gerai, HERO kini hanya mengelola 119 gerai saja.

Baca Juga: 6 Alasan Penting Memiliki Target untuk Mengembangkan Suatu Bisnis

Giant tutupSumber: inews.id

Beberapa tahun terakhir persaingan bisnis makanan mengalami peningkatan, pelanggan telah mengubah cara mereka berbelanja dan butuh dilakukan penyesuaian serta penyegaran untuk Giant agar tetap bisa memenuhi perkembangan preferensi dari pelanggan.

Gerai Giant tutup tentu memberikan dampak bagi karyawan yang bekerja di enam gerai yang akan di tutup. Terkait hal itu, HERO telah berkomunikasi dengan semua karyawan yang terlibat. Agar transisi yang terjadi akan berjalan dengan adil dan baik.

Mengenai rencana ekspansi HERO, Hadrianus juga belum bisa mengungkapkan berapa gerai Hero maupun Giant yang akan dibuka tahun ini. Yang pasti, ritel dengan konsep supermarket dan hypermarket tahun ini dinilai memang sedang menghadapi tantangan berupa persaingan yang sangat ketat.

Baca Juga: Mengetahui 5 Bisnis yang Tidak akan Pernah “Mati”

Giant tutupSumber: ekbis.sindonews.com

Sebagai catatan di tahun 2018, pendapatan HERO memang turun tipis dari Rp 13,03 triliun di tahun 2017 menjadi Rp 12,97 triliun. Rugi perusahaan di tahun itu juga meningkat dari Rp 249,32 di 2017 miliar menjadi Rp 1,25 triliun di tahun 2018.

Adapun hingga kuartal I 2019 pendapatan HERO naik tipis dari Rp 3,04 triliun di kuartal I 2018 menjadi Rp 3,06 trilium. Sementara rugi tahun berjalan turun dari Rp 4,13 miliar menjadi Rp 3,52 miliar.

Bagaimanapun, penyesuaian strategi bisnis disebut vital untuk bertahan di industri ritel. Kegemilangan ritel makanan satu-dua dekade lalu dinilai tak menjamin keuntungan di era kekinian. Pertumbuhan kelas menengah Indonesia dianggap dapat terus mempersulit ritel makanan yang menyasar pasar masyarakat ekonomi bawah.

Sebagian kelompok masyarakat dinilai cenderung membeli barang yang mengandung nilai lebih, salah satunya produk impor yang jarang ditemukan di Giant. Sementara generasi muda kini disebut makin gemar proses jual-beli secara daring.

Seiring dengan peningkatan proposisi pelanggan yang sedang dilakukan HERO dalam bisnis makanan, pihak manajemen terus mengembangkan bisnis HERO lainnya yakni toko-toko kesehatan dan kecantikan Guardian serta toko perabotan rumah tangga IKEA yang kinerjanya sangat baik. Dan hadrianus mengatakan penyelarasan kembali ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan HERO yang berubah dengan cepat dan untuk menjaga bisnis di masa depan.

Baca Juga: 6 Manfaat Memiliki Laporan Keuangan untuk Bisnis

Nah bagaimana Rekan? tertarik untuk berbelanja di enam gerai Giant yang akan di tutup tersebut? karena sudah pasti semua barang akan di diskon. Tapi walaupun terdapat diskon besar, jangan sampai berbelanja berlebihan. Dan semoga artikel ini bermanfaat ya Rekan!

Giant tutup


Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: