Yuk, Kenali 4 Jenis Financial Technology yang Ada di Indonesia

Seiring berjalannya waktu, ada banyak hal yang akan berubah, baik berubah ke arah yang baik, atau berubah ke arah yang kurang baik. Salah satu hal yang akan berubah seiring berjalannya waktu yaitu kebutuhan seseorang. Dengan berubahnya kebutuhan seseorang, maka, akan berubah juga jumlah pengeluaran.

Yuk, Kenali 4 Jenis Financial Technology yang Ada di Indonesia

Yuk, Kenali 4 Jenis Financial Technology yang Ada di Indonesia

Dengan adanya berbagai kebutuhan, seseorang melakukan berbagai cara untuk memudahkan kebutuhan tersebut, salah satunya dengan menggunakan kecanggihan teknologi yaitu dengan menggunakan financial technology atau yang biasa di kenal dengan fintech.

Financial technology bagi beberapa orang lebih terkenal dengan sistem peminjaman berbasis online, padahal nyatanya, fintech itu sendiri tidak hanya memberikan pinjaman berbasis online saja, dan fintech itu sendiri memiliki kategorinya sendiri dan menjalankan kegiatan finansial sesuai dengan kategori atau jenis fintech itu sendiri. Lalu, apa saja jenis financial technology yang ada di Indonesia?

Baca Juga : 5 Hal yang Perlu Diketahui dari Pinjaman Uang Online

Crowdfunding dan Peer to Peer (P2P) Lending

Financial Technology

Sumber : softwaredesignpartners.com

Jenis atau kategori fintech yang pertama yaitu crowdfunding dan P2P lending. Jenis fintech ini merupakan jenis fintech paling terkenal atau fintech yang sedang menjadi bahan pembicaraan masyarakat Indonesia. Jenis fintech ini mirip dengan marketplace, hal yang membuat fintech ini mirip dengan marketplace yaitu adanya pemberi pinjaman dan orang yan meminjam. Hal mendasar yang membedakan antara crowdfunding dan P2P lending yaitu cash flow dan profitabilitas.

Crowdfunding bergerak untuk penggalanan dana yang menggunakan kecanggihan teknologi yang berguna untuk membiayai suatu karya atau dana yang akan disumbangkan kepada korban bencana, atau lebih sederhananya, crowdfunding merupakan pembiayaan masal, salah satu contohnya yaitu kitabisa.com.

Sedangkan, P2P lending merupakan fintech yang bergerak untuk memberikan pinjaman kepada masyarakat, sistem yang digunakan yaitu mempertemukan antara pemberi pinjaman atau investor, kepada masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana, contoh perusahaan yang bergerak di P2P lending adalah Danabijak.

Baca Juga : 5 Keunggulan Melakukan Pinjaman di Fintech P2P Lending

Market Aggregator

Financial Technology

Sumber : news.bitcoin.com

Jenis fintech yang selanjutnya yaitu market aggregator. Jenis fintech ini merupakan pintu gerbang yang berguna untuk mengumpulkan data mengenai finansial yang akan diberikan kepada pengguna. Tujuan dari adanya fintech ini yaitu dapat membantu Rekan Bijak memilih produk keuangan yang terbaik, dan dapat membantu Rekan Bijak mengambil keputusan terbaik yang berkaitan dengan finansial, seperti kartu kredit, hingga asuransi.

Data yang biasa diberikan oleh fintech ini yaitu dengan memberikan perbandingan antara kartu kredit A dengan kartu kredit B, atau perbandingan dari asuransi A dengan asuransi B. Dengan kata lain, Rekan Bijak dapat melihat kelebihan serta kekurangan dari suatu produk keuangan jika menggunakan fintech ini. Dan, salah satu perusahaan fintech yang bergerak dibilang market aggregator adalah cekaja.

Baca Juga : Kenali 3 Perbedaan antara Fintech dan Multifinance

Risk and Investment Management

Financial Technology

Sumber : Fimela.com

Jenis fintech selanjutnya yang ada di Indonesia yaitu risk and investment management, jenis fintech ini sebenarnya sudah lama ada di Indonesia, namun dulu istilah fintech belum seterkenal sekarang. Jenis fintech ini merupakan fintech yang memberikan layanan kepada masyarakat mengenai layanan perencanaan keuangan dalam bentuk digital. Kemudahan yang dapat Rekan Bijak dapatkan dari fintech ini yaitu dapat membantu mengenai kondisi keuangan Rekan Bijak, dan bagaimana cara melakukan perencanaan keuangan secara mudah.

Biasanya hanya orang-orang tertentu yang bisa menggunakan layanan perencanaan keuangan, namun, dengan fintech ini, semua masyarakat Indonesia bisa menggunakan layanan perencanaan keuangan digital, dan hanya mengandalkan aplikasi yang ada di smartphone saja. Salah satu perusahaan fintech yang bergerak di jenis risk and investment management yaitu bareksa.

Baca Juga : 5 Aplikasi Keuangan untuk Membantu Mengatur Keuangan Sehari-hari

Payment, Settlement, and Clearing

Financial Technology

Sumber : go-jek.com

Terakhir, jenis fintech yang ada di Indonesia yaitu payment, settlement, and clearing. Fintech jenis ini merupakan fintech yang memberikan layanan sistem pembayaran, baik sistem pembayaran yang langsung dilakukan oleh perbankan, atau sistem pembayaran yang digunakan oleh perusahaan yang bukan dibilang perbankan, seperti gojek yang mempunyai sistem pembayarannya sendiri, yang kenal dengan gopay.

Baca Juga : Yuk, Kenali 3 Dampak Negatif dan 3 Dampak Positif dari Cashless Society!

Nah, Rekan Bijak, sudah tahu kan bahwa fintech memiliki berbagai jenis? Jika belum, Rekan Bijak dapat membaca kembali artikel diatas ya!

Financial Technology

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: