Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan Makin Kuat dengan Investasi Manufaktur

Korea Selatan yang memang sudah lama bekerjasama dengan Indonesia, beberapa tahun terakhir semakin erat dengan investasi yang dilakukan Korea di Indonesia. Terutama di bidang manufaktur yang semakin tinggi nilai investasinya.

Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan Makin Kuat dengan Investasi Manufaktur

Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan Makin Kuat dengan Investasi Manufaktur

Investasi menjadi salah satu langkah yang saat ini digencarkan oleh pemerintah Indonesia khusunya dalam mendukung Industri 4.0. Belakangan ini, pemerintah berupaya menarik investasi Korea Selatan di sektor industri manufaktur. Langkah strategi ini bertujuan untuk memperdalam struktur industri manufaktur nasional agar lebih berdaya saing di dunia internasional.

Enam perusahaan asal Korea Selatan komitmen berinvestasi di Indonesia setelah pertemuan Indonesia-Korea Business and Investment Forum di Seoul, Korea Selatan. Apabila dinominalkan, investasi tersebut bernilai 446 juta dolar Amerika Serikat (AS). Menteri Perindustrian Airlangga Hartato menjelaskan, investasi mencerminkan antusiasme besar pengusaha Korea untuk lebih mendorong kolaborasi bisnis dengan Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Pengaruhnya dalam Bisnis

Korea SelatanSumber: Liputan6.com

Adapun enam perusahaan Negeri Ginseng tersebut adalah LS Cable and System yang bermitra dengan PT Artha Metal Sinergi untuk pengembangan sektor industri kabel listrik 50 juta dolar AS di karawang, Jawa Barat. Lalu Parkland yang mengalokasikan dana yang dimilikinya sebesar 75 juta dolar AS guna membangun industri alas kaki di Pati Jawa Tengah. Ada juga Sae-A Trading yang menanamkan modalnya hingga 36 juta dolar AS untuk sektor tekstil dan garmen di Tegal, Jawa Tengah.

Selanjutnya, Taekwang Industrial akan membangun industri alas kaki senilai 100 juta dolar AS di Subang dan Bandung, Jawa Barat. Selain itu, World Power Tech dengan mitra lokalnya PT NW Industries yang berinvestasi sebesar 85 juta dolar AS untuk pengembangan industri manufaktur turbin dan boiler di Bekasi, Jawa Barat. Terakhir, InterVest dengan Kejora Ventures yang menanamkan modalnya 100 juta dolar AS untuk jasa pembiayaan startup (modal ventura) di DKI jakarta.

Kerja sama yang terjalin ini dipercaya dapat mendorong industri manufaktur nasional untuk lebih meningkatkan nilai tambah bahan baku dalam negeri sekaligus penambahan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Langkah sinergi yang dibangun pelaku industri kedua negara juga diharapkan mendukung implementasi Making Indonesia 4.0. Salah satunya adalah membangun ekosistem inovasi dengan transfer teknologi yang berkelanjutan guna mendukung revolusi industri 4.0.

Baca Juga: Alasan Dolar Amerika Serikat Menjadi Mata Uang Internasional

Korea selatanSumber: koreaherald.com

Pada kesempatan yang sama, pemerintah Indonesia dan Korea Selatan juga melakukan penandatanganan 15 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) yang dilakukan oleh perusahaan dan institusi pemerintah kedua negara. Kerja sama ini meliputi sektor energi, properti, mesin, teknologi dan kosmetik. Total komitmen investasi yang bersifat business to business (B-to-B) dari hasil MoU tersebut mencapai 5,76 miliar dolar AS.

Kesepakatan yang terjadi di sektor industri di antaranya Hyundai Engineering. Perusahaan ini bermitra dengan PT Sulfindo Adiusaha untuk pengembangan pabrik kimia yang akan menghasilkan produk vinyl chloride monomer (VCM) dan poly vinyl chloride (PVC) di Merak, Banten dengan nilai investasi sebesar 200 juta dolar AS.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani menjelaskan, masih banyak potensi-potensi perdagangan dan investasi antara Indonesia-Korea Selatan yang perlu digali agar terjalinnya hubungan dagang dan investasi yang baik antara RI-Korsel.

Baca Juga: 4 Macam Produk Kreatif Karya Anak Bangsa Indonesia

Nah jadi itu adalah sedikit penjelasan mengenai hubungan Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang dagang dan investasi. Semoga kerjasama ini dapat menjadikan proyek-proyek inovatif milik Indonesia semakin berkembang dan baik di mata dunia melalui peta jalan Making Indonesia 4.0. Dan semoga artikel ini bermanfaat bagi Rekan Bijak!

Korea Selatan

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: