8 Kesalahan Fatal yang Dilakukan oleh Para Pemula Bisnis

Menjadi seorang pebisnis sekarang ini adalah impian banyak orang, dan dalam dunia bisnis, melakukan kesalahan adalah hal biasa. Namun, jika melakukan kesalahan yang memang jelas salah, terutama bagi pemula, adalah suatu kesalahan yang sebetulnya harus dihindari.

8 Kesalahan Fatal yang Dilakukan oleh Para Pemula Bisnis

8 Kesalahan Fatal yang Dilakukan oleh Para Pemula Bisnis

Seorang pemula bisnis memang sangatlah perlu belajar banyak hal. Memang, banyak pengusaha yang sudah mapan berkata bahwa, “Buatlah kesalahan sebanyak mungkin.”, namun yang menjadi masalah adalah, apa yang terjadi jika pemula bisnis melakukan sebuah kesalahan fatal yang sebetulnya tidak perlu dilakukan? Dan mungkin saja kesalahan itu bisa dihindari, namun melakukan kesalahan tersebut dengan dalih sebagai sebuah pembelajaran?

Kesalahan fatal ini memang menjadi sejenis daya tarik bagi para pemula bisnis. Memang, para pemula akan belajar terlebih dahulu tentang bisnis, namun jika kesalahan tersebut bisa dihindari dengan baik, mengapa tidak? Justru jika tidak dihindari, maka hanya akan menjadi masalah di kemudian hari, baik seperti produk yang menjadi mempunyai nama yang jelek atau modal yang habis di tengah-tengah berbisnis?

Nah, inilah 8 kesalahan fatal yang seharusnya dihindari oleh para pemula bisnis!

Tak Punya Tanggung Jawab

pemula

Sumber : Istockphoto.com

Tak mempunyai tanggung jawab merupakan hal fatal yang seharusnya bisa dihindari oleh para pebisnis, termasuk para pemula bisnis. Mempunyai sebuah bisnis berarti mempunyai tanggung jawab yang besar, apalagi terkait dengan uang dan bisnis. Hal ini sudah seharusnya dihindari. Bentuk-bentuk tanggung jawab juga bermacam-macam, antara lain disiplin diri, komitmen, keseriusan dalam menjalani bisnis, dan lain-lain.

Tanpa ada tanggung jawab ini, semuanya bisa jadi makin sulit. Mengapa? Karena tanpa adanya tanggung jawab, pertama, para pebisnis hanya akan bermalas-malasan dan tidak melakukan apapun. Yang kedua dan yang paling penting, para bawahan di bisnis pun akan mengikuti kelakuan dari atasannya. Hal itu akan hanya membuat sebuah bisnis tidak jalan.

Melakukan Kesalahan yang Sudah Jelas

pemula

Sumber : Videoblocks.com

Bisa dikatakan, melakukan kesalahan yang jelas sama saja seperti melakukan kesalahan berulang kali. Melakukan kesalahan yang jelas yang dimaksudkan adalah kesalahan yang dilakukan adalah seperti melakukan kesalahan yang memang sudah jelas salah, seperti mendirikan sebuah toko perabotan rumah di tengah ruko tentang garmen. Tentunya hal itu tidak nyambung dan salah.

Memang, yang namanya berbisnis pastinya tidak akan luput dari yang namanya kesalahan dan kegagalan. Namun, jika ada sebuah kesalahan yang bisa dihindari dan harus dihindari, mengapa tidak hindari? Justru, dengan menghindari kesalahan, kamu berpeluang untuk menyelamatkan modal yang bisa jadi terbuang sia-sia karena kesalahan yang ada.

Target yang Tidak Masuk Akal

pemula

Sumber : Istockphoto.com

Target yang tidak masuk akal juga merupakan suatu kesalahan. Memang tidak dilarang, namun pemula bisnis biasanya mempunyai kesalahan yang sama : Mengharapkan keuntungan sebesar-besarnya pada saat pertama kali membuka bisnisnya. Keuntungan yang besar tidak akan didapatkan tanpa kesalahan dan waktu yang panjang. Dalam mencapai sebuah target, membutuhkan sesuatu yang dinamakan kesabaran.

Kesalahan lainnya adalah target yang benar-benar tidak realistis, seperti ingin menyingkirkan sebuah perusahaan yang sudah dikenal besar dan memonopoli bagian-bagian tertentu, sedangkan kamu seorang pemula bisnis yang baru pertama kali berkecimpung di dalam bisnis tersebut. Memang, target itu dipasang untuk memotivasi seorang pebisnis, namun jika tidak sesuai target, ada kemungkinan kamu merasa jatuh dan stres, bukan?

Lalai Bagian Marketing

pemula

Sumber : en.ce.cn

Kelalaian bagian marketing adalah salah satu kesalahan paling besar yang dilakukan oleh pemula bisnis, yang berharap bisnisnya akan naik dengan sendirinya melalui campur tangan Tuhan. Tidak ada marketing = tidak ada yang akan melihat produk yang ditawarkan. Sederhana saja. Hal ini justru akan menjadi salah satu bumerang bagi para pemula bisnis.

Marketing pun harus ada banyak pengorbanan, apalagi untuk zaman teknologi ini, yang dimana segala sesuatu itu serba cepat dan serba internet, mau tidak mau promosi harus gencar dilakukan di bidang internet. Tentunya harus beljar tentang marketing di internet, seperti search engine optimizationGoogle Business, dan lain-lain.

Terlalu Banyak Masukan dan Saran

pemula

Sumber : Thediplomat.com

Terlalu banyak masukan dan saran adalah salah satu hal yang sering dilakukan, namun sebenarnya ini adalah kesalahan fatal. Memang menerima masukan dan saran merupakan hal yang baik, namun jika terlalu banyak, maka hanya akan menimbulkan kebingungan, ditambah lagi dengan ketidakpastian. Hal ini sama saja dengan mencoba untuk memberikan kebahagiaan ke semua orang.

Lebih disarankan untuk menerima masukan dari yang sudah ahli di bidang yang pemula bisnis itu sedang jalani. Misalkan sang pemula bisnis bergerak di bidang kain, lebih baik bertanya tentang bisnis kain kepada para pedagang atau pun pebisnis yang berhubungan dengan kain.

Membeli Barang-Barang yang Sudah Ada atau Tidak Diperlukan

pemula

Sumber : Asia.nikkei.com

Membeli barang-barang yang sebenarnya sudah ada dengan dalih lebih baru dan lebih baik, sebenarnya adalah kesalahan utama mengapa sebuah bisnis bisa bangkrut, khususnya dengan catatan tidak mempunyai modal yang memadai. Hal inilah yang membuat seorang pemula bisnis bisa bangkrut, karena memakai segala sesuatu yang baru, padahal modal sebenarnya bisa ditahan dengan menahan pengeluaran yang besar.

Lebih baik, jika seorang pemula bisnis sudah mempunyai sebuah barang yang sudah ada, atau bisa meminjam dengan orang lain, lebih baik tidak membeli barang yang baru tersebut, dengan catatan barang yang sudah ada masih bisa dipakai dengan baik. Ditambah lagi jika barang yang sudah dibeli ternyata tidak diperlukan, tentunya hanya akan membuang-buang uang, bukan?

Ingin Cepat Untung Besar

pemula

Sumber : BBC.com

Keinginan untuk cepat untung adalah sebuah pemikiran yang sangat salah. Seperti yang dikatakan di bagian sebelumnya, keinginan untuk cepat untung hanya akan membuat rugi juga cepat. Untung besar dengan cepat mempunyai risiko juga untuk cepat rugi besar. Hal inilah yang bermasalah. Padahal dalam berbisnis, segala sesuatu harus secara pelan-pelan dan tak boleh cepat-cepat.

Lebih baik, menunggu untuk untung. Untung besar memerlukan waktu yang lama, jadi lebih baik menunggu untung walau sekecil apapun untungnya. Ingat peribahasa “Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.”

Tidak Tahu Pesaingnya

pemula

Sumber : Freepik.adobe.vip

Kurangnya pengetahuan tentang persaingan yang ada, lebih tepatnya persaingan dengan produk yang sama, merupakan hal lain yang menjadi kesalahan para pemula bisnis. Pertama kali sejak membuka sebuah bisnis, merupakan kewajiban untuk mengetahui pesaing yang ada. Pesaing dengan produk yang sama harus sudah diketahui, agar pebisnis mengetahui kelebihan yang bisa dipakai untuk mengalahkan pesaing tersebut.

Ketidaktahuan terhadap pesaing yang ada hanya akan menjadi sebuah masalah baru bagi para pebisnis. Bahkan, pada kenyataannya, banyak perusahaan yang harus gulung tikar yang diakibatkan karena ketidaktahuan terhadap perusahaan lain yang baru dan berkembang.

Nah, Rekan Bijak, jika kamu ingin memiliki sebuah bisnis, kamu sebagai pemula bisnis memang harus banyak belajar, namun kamu juga harus tahu limit dari dari kesalahan dalam bisnis kamu, karena hal itu penting agar modal tidak terkuras sia-sia!

pemula

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: