Ketahui 5 Bahaya Investasi Ini agar Dapat Terhindar dari Kerugian

Terdapat berbagai pilihan investasi yang dapat rekan lakukan dengan berbagai macam keuntungan yang bisa didapatkan pula. Namun tahukah rekan jika investasi juga memiliki bahaya dalam pelaksanaanya yang dapat medatangkan kerugian pada keuangan rekan.

Ketahui 5 Bahaya Investasi Ini agar Dapat Terhindar dari Kerugian

Ketahui 5 Bahaya Investasi Ini agar Dapat Menghindari Kerugian

Selama ini mungkin saja rekan telah membuat berbagai pilihan investasi yang hebat dan memiliki berbagai portofolio investasi yang sangat menguntungkan. Hal ini tanpa disadari bisa membuat rekan terlalu percaya diri dan melupakan bahwa terdapat bahaya investasi atau risiko yang dapat menimbulkan kerugian.

Setiap produk investasi pasti memiliki potensi risiko atau bahaya. Tetapi ada yang membedakan antara risiko dan berisiko. Kata risiko merujuk pada potensi risiko dari masing-masing produk investasi, sedangkan kata berisiko merujuk pada orang yang berinvestasi atau investor. Semakin mampu mengendalikan investasinya maka risikonya semakin berkurang.

Baca Juga: Sebelum Berinvestasi, Lebih Baik Perhatikan 4 Risiko Investasi ini

Risiko Pasar

Untuk menghindari kerugian yang dapat ditimbulkan simak 5 bahaya investasi yang akan dilakukan saat ini :

Bahaya Investasisumber : jogja-training.com

Risiko investasi ini bisa menerpa banyak instrumen investasi. Mulai dari deposito, obligasi, saham, hingga reksa dana. Karna itu risiko harus rekan ketahui dan pahami agar tidak rugi besar nantinya. Ada beberapa risiko yang digolongkan sebagai risiko pasar, yaitu :

  • Risiko ekuitas, risiko ini biasanya terjadi pada saham dan juga reksa dana. Risiko ini timbul karena adanya penurunan harga pasar saham.
  • Risiko tingkat bunga, risiko ini umumnya terjadi pada surat utang atau obligasi. Risiko ini muncul karena perubahan suku bunga. Misalnya saja suku bunga acuan naik, nilai pasar obligasi akan turun.
  • Risiko mata uang, risiko ini bisa terjadi karena rekan berinvestasi dengan mata uang dalam negeri ataupun luar negeri. Pergerakan mata uang yang menguat ataupun melemah memengaruhi nilai investasi yang rekan lakukan.

Baca Juga: Mengenali 5 Manfaat Investasi Reksadana

Risiko Likuiditas

Bahaya Investasisumber : jenisreksadana.blogspot.com

Risiko atau bahaya investasi ini mengakibatkan rekan tidak bisa menjual investasi, jika rekan ingin menjual saham dengan harga wajar dengan waktu cepat. Jika pun ingin menjual, rekan harus menjual di harga yang paling rendah agar cepat menghasilkan uang.

Tentu saja menjual di harga yang rendah akan membuat rugi dalam berinvestasi. Bahkan, sialnya saham yang rekan beli bisa tidak ada nilainya sama sekali.

Baca Juga: Melihat 7 Alasan Investasi Saham Banyak Diminati Orang

Risiko Kredit

Bahaya Investasisumber : Kompas.com

Rekan juga perlu mewaspadai risiko investasi satu ini. Risiko ini rentan terjadi pada surat utang swasta atau obligasi. Risiko kredit yang dimaksud di sini adalah risiko yang dialami perusahaan yang mengambil kredit atau pinjaman untuk tujuan pengembahan usaha. Salah satu sumber pinjaman perusahaan adalah obligasi.

Memiliki obligasi itu memang menguntungkan, sebab besaran return instrumen investasi ini lebih besar dari deposito, Namun, di balik keuntungan tersebut obligasi berisiko karena bisa saja perusahaan tidak membayar return yang disebut sebagai kupon obligasi. Dan uang yang rekan gunakan untuk membeli obligasi juga tidak akan kembali.

Baca Juga: Tentang Investasi Obligasi

Risiko Inflasi

Bahaya Investasisumber : economy.okezone.com

Bahaya investasi satu ini isa terjadi jika rekan memilih berinvestasi di obligasi. Lain halnya dengan berinvestasi saham, risiko inflasi kurang begitu berdampak negatif. Justru harga saham ada kecenderungan naik jika inflasi naik. Sebab perusahaan-perusahaan akan menaikan harga produk mereka menyesuaikan dengan besaran inflasi.

Baca Juga: Mana yang Lebih Untung : Investasi Jangka Panjang atau Pendek?

Risiko Konsentrasi

Bahaya Investasisumber : Linkedin.com

Hal ini dimaksudkan karena rekan berinvestasi hanya pada satu pilihan instrumen saja. Idealnya rekan sebaiknya berinvestasi pada beberapa pilihan instrumen investasi. Misalnya saja rekan investasi saham, sebaiknya jangan menempatkan dana hanya di satu saham saja. Tempatkan juga dana rekan di saham-saham lainnya.

Dengan begitu, kerugian di saham satu bisa tertutupi keuntungan di saham lainnya. Selain itu, investasikan dana rekan ke pilihan instrumen selain saham. Misalnya investasi di deposito, surat berharga negara, ataupun emas.

Baca Juga: Ini 6 Investasi Terbaik yang Bisa Dilakukan pada Tahun 2019!

Jadi, itu adalah beberapa bahaya investasi yang harus rekan ketahui dan pahami jika tidak ingin terkena kerugian saat berinvestasi. Dengan menyadari sejak awal risiko atau bahaya investasi yang ada, rekan bisa mengambil keputusan dengan tepat dalam berinvestasi agar menghasilkan keuntungan seperti yang diharapkan. Semoga artikel ini bermanfaat ya rekan bijak!

Bahaya Investasi

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: