4 Cara Membedakan Antara Keinginan dan Kebutuhan

Boros merupakan kegiatan seseorang dalam mengeluarkan uang atau barang secara berlebihan, dengan sikap yang boros, maka, seseorang akan sulit mendapatkan kemandirian finansial. Salah satu faktor yang dapat membuat seseorang sulit mendapatkan kemandirian finansial yaitu sulit membedakan antara keinginan dan kebutuhan.

4 Cara Membedakan Antara Keinginan dan Kebutuhan

4 Cara Membedakan Antara Keinginan dan Kebutuhan

Saat seseorang sulit untuk membedakan antara kebutuhan dengan keinginan, maka, seseorang akan terjebak dalam berbagai masalah finansial, dan sulit mendapatkan kemandirian finansial. Hampir sebagian orang masih sulit membedakan keinginan dengan keperluan ketika akhirnya memutuskan untuk membeli sesuatu.

Baca Juga : Ciri-Ciri Ini Bisa Menentukan Apakah Finansial Kamu Sudah Merdeka

Tidak bisa dipungkiri, bahwa keinginan atau keperluan setiap orang itu berbeda, seperti adik sepupu Rekan Bijak yang baru berusia lima tahun meminta dibelikan gadget, maka, hal tersebut hanya sebuah keinginan dari adik sepupu Rekan Bijak saja. Sedangkan, jika Rekan Bijak memutuskan membeli gadget untuk Rekan Bijak sendiri, maka hal tersebut dapat disebut dengan keperluan, karena, gadget tersebut dapat Rekan Bijak gunakan sebagai alat komunikasi untuk keperluan pekerjaan atau kuliah. Lalu, bagaimana cara membedakan antara keinginan dan kebutuhan?

Definisi Keinginan dan Kebutuhan

Kebutuhan

Sumber : mindhealthdevelopment.com

Kebutuhan atau keperluan adalah segala sesuatu yang timbul dari diri Rekan Bijak sendiri, jika tidak terpenuhi dapat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup Rekan Bijak. Keperluan itu sendiri terbagi menjadi tiga yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Kebutuhan primer merupakan keperluan utama seperti sandang, pangan, dan papan, kebutuhan primer merupakan keperluan yang bersifat darurat atau keperluan mendasar.

Kebutuhan sekunder merupakan sebuah kegiatan atau hal yang tidak terlalu penting seperti kebutuhan primer, keperluan sekunder ada hanya untuk membantu Rekan Bijak dalam menghadapi rintangan, seperti televisi, handphone. Dan kebutuhan tersier merupakan keperluan yang bersifat untuk melengkapi atau menghiasi hidup Rekan Bijak.

Keinginan adalah suatu kegiatan yang tidak terlalu berpengaruh terhadap kelangsungan hidup Rekan Bijak, keinginan biasanya hanya bersifat subjektif, keinginan hanya akan membuat Rekan Bijak merasakan kepuasan semata dan hanya menyesuaikan terhadap selera Rekan Bijak.

Baca Juga : 8 Strategi Keuangan agar Bisa Memperkaya Diri Sendiri

Membuat Daftar Pembelian

Kebutuhan

Sumber : shopback.co.id

Selanjutnya, Rekan Bijak dapat membuat daftar pembelian untuk setiap hal yang akan Rekan Bijak beli, dengan membuat daftar pembelian, maka, dapat menghindarkan Rekan Bijak dari sesuatu hal yang tidak terlalu penting atau tidak terlalu dibutuhkan.

Membuat daftar pembelian cenderung dilakukan hanya untuk memberikan gambaran seberapa banyak biaya yang harus dikeluarkan oleh Rekan Bijak, oleh karena itu, dapat Rekan Bijak lakukan juga untuk memilah mana hal yang merupakan keperluan dan mana yang merupakan keinginan. Dan dengan membuat daftar pembelian, akan memudahkan Rekan Bijak dalam membedakan antara keperluan dan keinginan.

Baca Juga : 7 Macam Alokasi Dana yang Perlu Ada dalam Pengeluaran

Jangan Membeli karena Merek atau Brand

Kebutuhan

Sumber : kreditgogo.com

Pakaian merupakan salah satu keperluan, akan tetapi, pakaian dapat berubah menjadi keinginan, jika Rekan Bijak menjadikan suatu pakaian dengan merek atau brand tertentu sebagai hal yang harus Rekan Bijak dapatkan atau Rekan Bijak punyai dan untuk membuat gaya Rekan Bijak menjadi lebih baik atau hanya sekedar ingin meningkatkan derajat Rekan Bijak di mata orang lain. Rekan Bijak dapat merubah hal tersebut dengan memulai berpikir bahwa yang sesuatu akan tergambarkan sesuai dengan, bagaimana Rekan Bijak mengenakan atau memakai suatu barang tersebut.

Baca Juga : Merasa Boros? 6 Tips Ini Membantu Kamu Menghadapi Belanja Impulsif

Kurangi Pergi ke Tempat Perbelanjaan

Kebutuhan

Sumber : marketeers.com

Cara yang dapat Rekan Bijak lakukan selanjutnya agar dapat membedakan antara keinginan dengan keperluan yaitu dengan mengurangi pergi ke tempat perbelanjaan atau mall, tidak bisa dipungkiri, bahwa saat berpergian ke tempat perbelanjaan atau mall, hampir setiap orang akan membeli sesuatu yang awalnya tidak ingin dibeli, menjadi hal yang akan dibeli, dan hal ini disebabkan oleh ketertarikan yang bersifat subjektif. Dan dengan mengurangi pergi ke tempat perbelanjaan atau mall, maka akan membuat Rekan Bijak terlepas dari masalah financial, sehingga Rekan Bijak bisa mendapatkan kemandirian financial.

Baca Juga : Mengalami Krisis Finansial? Yuk, Hadapi dengan 5 Cara Ini!

Nah, Rekan Bijak, sudah tahu kan cara membedakan antara keinginan dan kebutuhan? Jika belum, Rekan Bijak dapat membaca kembali artikel diatas ya!

Kebutuhan

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: