Mengenal 4 Komunitas Bisnis Terkenal di Indonesia

Komunitas bisnis ini sangat direkomendasikan demi tercapainya bisnis yang sukses. Apa saja? Simak ulasan lengkapnya di artikel ini, Rekan!

Mengenal 4 Komunitas Bisnis Terkenal di Indonesia

Mengenal 4 Komunitas Bisnis Terkenal di Indonesia

Sebuah komunitas, umumnya, didirikan karena adanya kesamaan nilai dan hasrat untuk bertukar pikiran/ide, belajar memulai bisnis baru, atau keinginan mengekspansi bisnis yang sudah ada. Dari sebuah komunitas, setiap anggotanya berkesempatan untuk mendapatkan pelajaran dan pemahaman baru demi bisa mengembangkan bisnis melalui pembicara-pembicara yang turut serta dalam acara yang diselenggarakan.

Dalam sebuah komunitas bisnis, misalnya, setiap anggota berkesempatan mendapatkan gagasan-gagasan yang efektif untuk mengembangkan bisnis dari sesama anggota atau di luar lingkungan komunitas. Komunitas bisnis bahkan dipercaya mampu menjadi wadah untuk menghadirkan kemitraan baru. Kemitraan ini merupakan tempat seorang pengusaha bisa bekerja sama dengan pengusaha lainnya demi memajukan bisnis masing-masing.

Komunitas Bisnis

Betapa pentingnya bergabung dengan sebuah komunitas, termasuk komunitas bisnis, Rekan. Berikut Danabijak akan pilihkan 5 komunitas bisnis paling terkenal di Indonesia sebagai rekomendasi untuk Rekan yang punya minat mengikuti sebuah komunitas.

HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) didirikan pada 10 Juni 1972. Organisasi ini berdiri dilandasi dengan semangat untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda mengingat kala itu tak banyak kaum muda yang bercita-cita menjadi pengusaha.

Para pendiri organisasi ini kebanyakan datang dari pengusaha pemula, antara lain Drs. Abdul Latief, Ir. Siswono Yudo Husodo, Teu ku Sj ahrul, Datuk Hakim Thantawi, Badar Tando, Irawan Djajaatmadja, SH , Hari Sjamsudin Mangaan, Pontjo Sutowo, dan Ir. Mahdi Diah.

Saat itu, anggapan yang berkembang di masyarakat menempatkan kelompok pengusaha pada strata yang paling rendah sehingga sebagian besar anak muda, khususnya kalangan intelektual lebih memilih profesi lain, seperti dokter, guru, TNI/Polri, dan lainnya.

Sampai pada tahun 1998, saat krisis ekonomi melanda Indonesia, HIPMI telah sukses mencetak kaderisasi wirausaha. HIPMI menjadi wadah tampilnya tokoh-tokoh muda dalam percaturan dunia usaha nasional maupun internasional. Keadaan itulah yang akhirnya mengubah pandangan masyarakat Indonesia terhadap profesi pengusaha ke level yang lebih tinggi.

Pascakrisis ekonomi, HIPMI dituntut lebih adaptif dengan paradigma baru yakni menjadikan usaha kecil dan menengah sebagai pilar utama dan lokomotif pembangunan ekonomi nasional.

 

JDA Community

Sebagus apa pun ide yang dimiliki, perlu langsung dijalankan agar menjadi ‘sesuatu’. JDA community ini merupakan komunitas yang menekankan action-oriented. Sebab, menjadi pengusaha bukan masalah teori saja, melainkan praktik dan belajar terus-menerus.

Di komunitas ini, jika sudah ada niat untuk membuka usaha sendiri, Rekan akan diawasi dan didampingi agar bisnisnya semakin maju. Bahkan ada kesempatan untuk didanai juga loh, Rekan.

Richvolution Community

Selain berbisnis dan menabung, investasi menjadi salah satu cara terbaik untuk mengamankan keuangan. Namun, mengalokasikan diri sendiri beserta uang ke dunia investasi tidak boleh sembarangan. Richvolution Community memiliki misi untuk mendidik generasi muda, khususnya, dalam cakupan finansial, yakni bisnis dan investasi.

Komunitas ini didirikan dengan tujuan untuk menyadarkan generasi muda agar terlepas dari financial trap. Harapannya, Richvolution Community dapat menghasilkan pemuda-pemuda yang mandiri dalam hal keuangan. Komunitas Richvolution sering mengadakan workshop yang membahas jenis investasi apa yang baik untuk dipilih, pro-kontra pemilihan investasi, serta menganalisa jenis bisnis dan investasi yang terbaik untuk dijalankan.

Rintisan.Id

Rintisan.id merupakan sebuah komunitas startup founder yang basis utamanya adalah media sosial, yakni Instagram. Di Instagram, saat ini, Rintisan.id mempunyai sekitar 150.000 pengikut yang telah memiliki jiwa sebagai founder perintis perusahaan di masa depan. Komunitas ini juga aktif mengadakan meetup dan memberikan tips-tips untuk calon founder startup di Instagram.

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: