Mengenal Istilah Unicorn, Decacorn, Hectocorn dalam Dunia Startup

Ketika memasuki dunia kerja, seseorang pasti akan memikirkan tempat dia bekerja, seperti informasi detail mengenai suatu perusahaan. Perusahaan di dunia terdiri dari berbagai macam, mulai dari yang baru di rintis atau yang biasa dikenal dengan startup, hingga perusahan yang sudah lama berdiri.

Mengenal Istilah Unicorn, Decacorn, Hectocorn dalam Dunia Startup

Mengenal Istilah Unicorn, Decacorn, Hectocorn dalam Dunia Startup

Dalam dunia starup terdiri beberapa istilah yaitu unicorn, decacorn, dan hectocorn. Awal mulanya istilah ini asing di telinga orang Indonesia, namun, saat debat calon presiden lalu, istilah-istilah ini mulai sering di dengar atau diketahui oleh orang Indonesia. Sebelum mengenal lebih dalam mengenai istilah-istilah yang ada di dalam dunia startup, Danabijak akan menjelaskan mengenai startup itu sendiri.

Baca Juga : 5 Keuntungan Bekerja di Startup

Startup adalah sebuah perusahaan rintisan, perusahaan ini biasanya belum lama beroperasi. Startup biasanya masih baru berdiri dengan kurun waktu kurang dari tiga tahun, memiliki pegawai yang sedikit yaitu masih puluhan orang saja, beroperasi menggunakan media digital (baik cara beroperasinya, produk yang dibuat, hingga produk yang dihasilkan). Setelah mengetahui tentang startup itu sendiri, barulah kita membahas mengenai istilah-istilah yang ada di dalam dunia startup. Lalu, apa saja istilah-istilah yang ada di dalam dunia startup ya?

Unicorn

UnicornSumber : wartaekonomi.co.id

Istilah yang pertama yaitu unicorn. Unicorn yang dimaksud ini bukanlah seekor kuda poni putih yang memiliki rambut berwarna-warni, melainkan salah satu istilah dari penggolongan dari startup. Unicorn adalah gelar atau golongan yang diberikan kepada startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari $1 Miliar. Golongan dari istilah startup ini dimiliki oleh negara Indonesia, seperti Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak. Ketiga startup yang telah memiliki gelar ini telah membantu perekonomian negara Indonesia.

Belum lama ini, telah dikabarkan, bahwa salah satu diantara ketiga startup tersebut telah memiliki nilai valuasi yang tinggi yaitu startup Tokopedia yang telah mendapatkan nilai valuasi sebesar $7 Miliar. Selain startup Tokopedia, ada startup Indonesia yang sudah termasuk ke dalam istilah ini yaitu startup Traveloka mendapatkat nilai valuasi sebesar $4.1 Miliar, dan yang terakhir startup Bukalapak yang telah mendapatkan nilai valuasi sebesar $1 Miliar.

Baca Juga : 6 Bisnis Ini Cocok Dijalankan Generasi Milenial Sebagai Peluang Menguntungkan

Decacorn

UnicornSumber : ekonomi.kompas.com

Istilah yang selanjutnya yang ada di dalam dunia startup adalah decacorn. Istilah ini merupakan tingkatan lebih tinggi dari istilah unicorn. Alasan istilah decacorn menjadi tingkatan yang lebih tinggi daripada tingkatan unicorn yaitu memiliki nilai valuasi lebih dari $104 Miliar atau setara dengan Rp141.1 Triliun. Ada sekitar 300 startup unicorn di dunia, tetapi baru 15 startup yang sudah memasuki tahap decacorn.

Salah satu startup Indonesia yang telah memasuki tahap decacorn yaitu Go-Jek. Selain startup Go-Jek, ada juga startup berbasis transportasi yang sudah memasuki tahapan decacorn yaitu Grab. Startup Go-Jek bisa masuk ke dalam decacorn, karena, startup ini memiliki nilai valuasi sekitar $9.5 Miliar atau setara dengan Rp133 Triliun.

Baca Juga : 5 Selebritas Indonesia Ini Sukses di Dunia Startup

Hectocorn

UnicornSumber : YouTube.com

Istilah yang ada pada dunia startup yang terakhir adalah hectocorn. Istilah ini merupakan gelar, golongan, tahapan dari startup yang paling tinggi dari pada semua istilah startup yang ada, karena startup yang sudah masuk ke dalam golongan hectocorn berarti startup tersebut sudah memiliki nilai valuasi sebesar $100 Miliar atau setara dengan Rp141.1 Triliun. Perusahaan startupyang telah sampai pada golongan istilah hectocorn yaitu Alibaba, Facebook, Microsoft, Google, dan Apple.

Daritadi, di dalam artikel ini membahas mengenai nilai valuasi yang membuat istilah startup satu dengan yang lain berbeda. Sebenernya, apa sih nilai valuasi itu? Nilai valuasi adalah nilai ekonomi dari suatu bisnis. Adanya nilai valuasi ini untuk startup yaitu untuk mengetahui seberapa besar potensi bisnis untuk maju.

Baca Juga : 7 Cara Sukses Membangun Karir Di Dunia Digital

Nah, Rekan Bijak, sudah tahu kan apa saja istilah-istilah yang ada pada dunia startup? Jika belum, Rekan Bijak dapat membaca kembali artikel di atas ya!

Unicorn

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: