Mengenal Pulau Miangas, Surga Unik di Paling Utara Indonesia

Banyak pulau di Indonesia. Saking banyaknya, pasti banyak pulau yang tidak pernah kamu dengar sebelumnya, seperti Pulau Miangas. Pulau Miangas adalah salah satu surga yang tidak boleh dilewatkan, terutama untuk kamu pecinta wisata pantai. Tentunya, kamu akan terpesona dengan keindahan pulau ini.

Mengenal Pulau Miangas, Surga Unik di Paling Utara Indonesia

Mengenal Pulau Miangas, Surga Unik di Paling Utara Indonesia

Mungkin kamu pernah mendengar tentang Pulau Miangas. Ya, pulau itu sempat terkenal karena akan dibangun bandar udara di pulau tersebut. Pulau Miangas merupakan salah satu pulau paling unik, dan ajaib, karena letaknya lebih dekat dengan Filipina, bahkan pancaran radio pun lebih dapat ke Filipina. Padahal, secara de facto, pulau tersebut merupakan bagian dari Kepulauan Talaud, yang merupakan bagian dari Indonesia. Bahkan banyak warga disana yang memakai mata uang Peso untuk kegiatan sehari-hari.

Memang, Pulau Miangas merupakan pulau terluar Indonesia, namun tetap harus dijaga, karena pulau ini sangatlah strategis dan juga sebagai pulau yang membatasi Indonesia dan Filipina, sehingga jika Filipina berhasil mengambil pulau ini, potensi laut yang kita punya akan berkurang cukup besar, mengingat Pulau Miangas terletak di perbatasan dan cukup jauh dari wilayah-wilayah Indonesia lainnya.

pulau miangas

Sumber : Wisatabagus.blogspot.com

Pulau cantik ini dinamakan Miangas, yang diartikan “Mudah dirompak”. Konon, disebut sebagai pulau yang mudah dirompak akibat dari dahulu, pulau ini sudah sering “dijajah” oleh para perompak, mengingat pulau tersebut terletak benar-benar di tengah-tengah laut, sehingga ketika diserang oleh perompak, para penduduk tidak bisa langsung meminta bantuan ke pulau terdekat. Oleh karena itu, para penduduk pun sering meringis karena disiksa oleh para perompak, sehingga disebut sebagai Pulau Miangas. Biasanya para perompak datang dari Mindanao, Filipina.

Letaknya pun sebenarnya cukup jauh dari kota-kota besar yang ada di Indonesia. Sebut saja Manado. Sebagai ibukota dari provinsi Sulawesi Utara, jauhnya untuk mencapai Pulau Miangas hingga mencapai 493 kilometer, padahal jarak pulau tersebut ke Pulau Mindanao di Filipina hanya 77 kilometer. Jarak ini cukup untuk diberikan kesimpulan bahwa memang pulau ini lebih dekat kepada Filipina. Bahkan, generasi yang lebih tua di pulau ini lebih bisa berbahasa Tagalog, bahasa asli Filipina, dibandingkan bahasa Indonesia.

Pulau ini juga terkenal karena banyaknya penyelundupan yang melewati pulau ini, terutama penyelundupan barang-barang dari pasar gelap yang dikirim dari Filipina ke Indonesia. Dan sempat sangat terkenal karena pulau ini merupakan pembatas antara Indonesia dan Pulau Mindanao di Filipina, yang saat itu sedang ada banyak pemberontak ISIS, sehingga ditakutkan ISIS bisa masuk lewat pulau ini. Tentara Nasional Indonesia tidak tinggal diam dalam menghadapi ini, dan segera mengirimkan pasukan untuk menjaga pulau tersebut.

pulau miangas

Sumber : Republika.co.id

Cara datang ke pulau ini pun tidaklah mudah. Bahkan jika memakai sebuah kapal pun, harus benar-benar menunggu ombak yang tenang. Ketika angin dari barat datang, ombak berpotensi besar, sehingga jika naik kapal ke pulau tersebut, akan sangat sulit untuk dicapai. Bahkan jika dihitung dari Bitung, sebuah kota di paling ujung utara Sulawesi Utara, bisa 4-5 hari untuk mencapai Pulau Miangas dengan memakai kapal.

Jadi jika ingin cepat, pakailah pesawat. Cara datang ke pulau tersebut dengan pesawat pun tidaklah mudah. Perlu transit beberapa kali. Jadi, jika kamu tidak tinggal di Manado, kamu tidak bisa langsung ke pulau tersebut. Misalkan kamu dari Jakarta, kamu akan naik pesawat dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, lalu ke Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi di Manado, berangkat lagi ke Bandar Udara Melonguane, baru setelah itu sampai di Bandar Udara Miangas.

Walau merepotkan, namun pesona dari Pulau Miangas tidak akan mengecewakan. Pulau dengan penduduk berjumlah 678 jiwa(2003) ini mempunyai pesona alam yang bisa dikatakan masih asli dan asri, belum tersentuh oleh alat-alat yang bisa merusak alam disana. Buktinya, banyak orang yang rela untuk pergi dengan kapal dari Bitung menuju pulau tersebut, padahal berada di kapal selama 4-5 hari.

pulau miangas

Sumber : Kabarpenumpang.com

Bila kamu memutuskan ke pulau ini, jangan berharap bisa langsung upload story karena pulau ini masih memakai sinyal 2G yang dibangun oleh Telkomsel, dan jika ingin bermain Instagram atau Facebook, memerlukan sinyal minimal 3G untuk bisa mengakses Instagram. Di pulau ini juga tidak ada akses ke internet, sehingga benar-benar seperti masa lalu/ Walau begitu, itulah kesempatan kamu untuk bersenang-senang dengan kehidupan asli tanpa barang-barang elektronik dan media sosial, sesuatu yang tidak bisa didapatkan di kota-kota metropolitan.

Ketika kamu sampai ke tempat ini, kamu juga akan disambut oleh para penduduk, jika kamu menaiki kapal. Sambutannya pun meriah. Mengapa? Karena orang-orang akan bersenang-senang untuk menyambut barang-barang yang datang, terutama berbagai macam makanan, yang menjadi sumber penghidupan bagi penduduk di pulau tersebut.

Juga di pulau tersebut tidak ada hotel atau tempat penginapan yang mewah, karena pulau tersebut masih benar-benar seperti pulau yang masih memegang teguh adat istiadat yang ada. Jadi, jika kamu memutuskan untuk menginap, kamu hanya bisa menginap di rumah-rumah penduduk.

pulau miangas

Sumber : Travel.kompas.com

Tempat pertama yang harus kamu kunjungi adalah Tanjung Wora. Tanjung Wora merupakan tempat yang menjadi saksi bagaimana air laut terpisah oleh daratan, dan benar-benar terpisah. Dan yang paling kamu harus coba adalah pantai-pantai di pulau tersebut. Pasalnya, semua pantainya masih bersih, bahkan ikan-ikan pun masih terlihat berenang walau dari jauh sekalipun.

Pantai-pantai seperti Pantai Racuna, Pantai Lawasa hingga Pantai Liwua adalah segelintir pantai yang harus dikunjungi ketika berwisata di Pulau Miangas. Pantai-pantainya masih terlihat keasliannya, dan bahkan beberapa dikeramatkan dan ada banyak aturan adat tertentu. Oleh karena itu, jika kamu datang ke tempat ini, hormatilah adat istiadat yang ada di pulau ini.

pulau miangas

Sumber : Trekearth.com

Upacara-upacara masih sering dilakukan oleh penduduk sekitar. Adat istiadat di pulau ini masih sangat dijaga ketat oleh para Ratumbanua, tetua adat yang ada di pulau tersebut. Para tetua adat tersebut sangat menghormati alam yang ada disana, dan tidak sembarang tempat dapat dimasuki, dan perlu izin dari tetua-tetua adat ini. Ada juga pantai yang dilarang untuk didatangi dengan sembarangan, seperti Pantai Wolo, yang tidak diperbolehkan masuk karena ada ritual yang harus dilakukan di tempat itu dan hanya satu tahun sekali.

Jika Rekan Bijak mempunyai jiwa seorang petualang, lebih baik Rekan Bijak coba bepergian ke pulau ini! Apalagi jika Rekan Bijak ingin segera pergi dan meninggalkan alat-alat elektronik yang hanya membuat pusing. Pulau ini barangkali bisa jadi jawaban untuk Rekan Bijak!

pulau miangas

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: