Sebelum Berinvestasi, Lebih Baik Perhatikan 4 Risiko Investasi ini

Di zaman sekarang ini, banyak yang mencari investasi, dengan alasan ingin agar uangnya bisa berkembang dan menjadi untung. Padahal, banyak risiko investasi yang jika bisa dihindari, harus dihindari. Banyak risiko investasi yang mengintai, namun ada 4 risiko investasi yang selalu mengintai.

Sebelum Berinvestasi, Lebih Baik Perhatikan 4 Risiko Investasi ini

Sebelum Berinvestasi, Lebih Baik Perhatikan 4 Risiko Investasi ini

Rekan Bijak pastinya pernah berpikir untuk mencoba berinvestasi, baik bersistem jangka pendek maupun panjang, namun apakah Rekan Bijak pernah memperhitungkan tentang risiko investasi yang ada? Karena yang namanya investasi, apapun bentuknya, tidak pernah terhindarkan oleh yang dinamakan risiko. Risiko investasi merupakan tingkat potensi kerugian yang timbul karena perolehan investasi yang ditimbulkan tidak sesuai dengan harapan, atau malah merugi.

Dalam investasi, memang yang jangka panjang lebih berpotensi untuk menguntungkan, namun yang bernama potensi bukan berarti pasti menguntungkan, namun lebih berpeluang untuk untung, namun bukan berarti tidak berpotensi untuk merugi. Hal itulah yang membuat investasi tidak jelas akan keuntungannya. Oleh karena itu, banyak risiko investasi. Dan secara umum ada 6 risiko investasi yang sebisa mungkin diminimalisasi, dan inilah keenam risikonya.

Penjualan Investasi Tidak Sesuai dengan Harapan

risiko investasi

Sumber : Robertwalters-usa.com

Penjualan investasi yang tidak sesuai dengan harapan adalah salah satu ketakutan dari investor terhadap risiko investasi. Penjualan investasi yang tidak sesuai dapat terjadi, dan mungkin akan selalu terjadi ketika kita memutuskan untuk melakukan investasi, apalagi jika berinvestasi saham, yang risiko meruginya juga lebih besar, namun juga risiko untung besarnya juga lebih besar.

Risiko investasi tidak hanya terletak pada investasi saham. Pada kenyataannya, investasi pun bisa berisiko pada investasi-investasi tertentu. Misalkan kamu berinvestasi sebuah ruko, namun pada kenyataannya investasi ruko tersebut merugi karena ruko tersebut tempatnya kurang bagus, dan malah potensinya rendah. Hal itulah yang membuat investasi penuh dengan risiko.

Keadaan yang Tidak Pasti

risiko investasi

Sumber : Keenprayxrt.tk

Keadaan yang tidak pasti ini juga salah satu risiko investasi yang cukup besar. Keadaan yang tidak pasti ini dimaksudkan untuk keadaan-keadaan yang tidak dapat diprediksikan, seperti keadaan politik. Ketika terjadi pemilihan presiden, ada suatu hal yang sama : saham turun. Saham turun terjadi ketika pemilihan presiden karena para investor takut akan ketidakjelasan kebijakan pemerintah.

Hal ini juga termasuk hal-hal lainnya seperti bencana alam yang bisa saja menurunkan harga tanah atau rumah. Hal-hal seperti inilah yang bisa membuat harga investasi turun, bahkan cenderung jatuh. Ini juga termasuk investasi emas atau pun barang antik. oleh karena itu, kamu harus tau akan adanya risiko-risiko yang menjangkiti, sehingga kamu sudah bersiap pada hal yang terburuk sekalipun.

Permainan Investasi yang Tidak Diketahui(Keberadaan Orang Belakang)

risiko investasi

Sumber : freeamericanetwork.com

Permainan investasi yang dilakukan oleh orang-orang dalam sudah sering terjadi, bahkan termasuk lazim terjadi. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang bermain saham, seperti yang dikenal investor-investor sebagai insider trading . Insider trading atau pemain saham orang dalam biasanya melakukan hal-hal yang sebenarnya curang dalam dunia saham.

Yang dia lakukan biasanya, dia bekerja dalam suatu perusahaan, namun ia juga membeli saham perusahaannya dan tentunya dilakukan secara diam-diam, jadi dia tahu keadaan perusahaannya tersebut, dan ketika perusahaannya sedang naik daun, ia akan membeli saham sebanyak-banyaknya. Namun ketika perusahaannya diindikasi untuk jatuh, ia akan menjual sahamnya. Hal inilah yang dikatakan sebagai kecurangan dan sudah tidak diperbolehkan di banyak negara. Hal ini juga bisa terjadi pada investasi rumah atau tanah. Mungkin saja ada orang-orang tertentu yang berani menipu investor tanah atau rumah agar orang lain bisa membeli tanah atau rumah tersebut.

Risiko Inflasi

risiko investasi

Sumber : Moneycontrol.com

Risiko inflasi bukan hanya ketika kamu memutuskan untuk menukar uang, namun risiko inflasi juga ada ketika kamu berinvestasi. Inflasi dapat dikatakan pencuri uang tidak terlihat karena mencuri uangnya dengan sangat diam-diam dan rapi. Keadaan inflasi ini dapat menyebabkan sebuah sistem ekonomi yang akan mempengaruhi harga-harga investasi.

Sebagai contoh, investasi saham. Ketika inflasi terjadi, pastinya beban perusahaan pun naik. Mengapa? Karena ketika inflasi naik, pemerintah akan menaikkan acuan suku bunga. Ketika suku bunga meninggi, maka beban perusahaan pun akan naik. Dan seperti yang kita tahu, banyak perusahaan yang mempunyai pinjaman di bank. Ketika bunga meninggi, tentunya bunga pinjaman pun meninggi, sehingga perusahaan-perusahaan pun harus menekan harga sahamnya.

Hal ini juga bisa terjadi ketika investasi tanah atau rumah. Ketika inflasi naik, atau bahkan mungkin saja inflasi yang tinggi, akan membuat rumah atau tanah harganya juga naik, sehingga membuat orang-orang cenderung urung untuk membeli rumah dan tanah naik sehingga peminatnya makin sedikit.

Nah itulah keempat risiko investasi secara umum! Bagaimana dengan kamu Rekan Bijak? Walau begitu, tidak berarti investasi sudah pasti merugikan. Padahal investasi, jika kita mengetahui risiko-risikonya dan mempunyai strategi tertentu dalam berinvestasi, maka bisa saja kita untung besar! Jadi, pastikan kamu rajin membaca informasi tentang saham atau pun sering-sering baca tentang informasi-informasi yang mampu mempengaruhi nilai saham, agar tidak merugi!

risiko investasi

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: