Pilih Beli Rumah Sebelum atau Setelah Menikah?

Sebenarnya, kapan waktu terbaik memiliki rumah? Apakah sebelum menikah atau setelah menikah sehingga bisa dilakukan bersama pasangan? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut!

Pilih Beli Rumah Sebelum atau Setelah Menikah?

Pilih Beli Rumah Sebelum atau Setelah Menikah?

Setelah lulus kuliah dan kini telah cukup lama bekerja, ada keinginan tersendiri dalam diri kita untuk memiliki rumah pribadi. Sebab, rumah merupakan salah satu kebutuhan primer yang juga menjadi aset andalan bagi kita yang berniat untuk menikah. Harga rumah setiap tahunnya terus menerus naik sehingga banyak dari kita yang dilanda kegalauan, apakah harus membeli sebelum atau setelah melangsungkan pernikahan? Sebenarnya kapan waktu terbaik untuk membeli rumah?

Agar Rekan Bijak dapat menentukan sejak dini terkait kebimbangan di atas, perlu diketahui kelebihan dan kelemahan membeli rumah saat sudah menikah atau saat belum menikah. Simak penjelasannya berikut ini:

Membeli Rumah Sebelum Menikah

menikah

Membeli rumah sebelum menikah sebagai bagian dari perencanaan hidup dan aset pribadi.

Sisi positif dari membeli rumah sebelum menikah adalah kita punya target dalam menyisihkan uang gaji setiap bulannya. Pengeluaran yang biasanya digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, kini dengan adanya cicilan rumah, lebih teralokasi dengan baik. Anggap saja ini bagian dari mempersiapkan masa depan juga. Terlebih bagi Rekan Bijak yang ingin segera melangsungkan pernikahaan.

Jika kita membeli rumah dari sekarang, nilainya kelak akan berlipat ganda di masa depan, khususnya untuk hunian rumah tapak. Faktor ini yang sangat menguntungkan kita. Ke depannya, kalau rumah tersebut sudah tidak sesuai dengan kebutuhan, masih bisa dijual kembali dan kita akan mendapat keuntungan dari penjualan tersebut. Oleh karena itu, sebelum membeli rumah, tentukan lokasi dan jenis bangunan agar dapat memberikan keuntungan yang cukup besar ketika dijual.

Sebagai langkah awal, kita dapat memulai dengan mengumpulkan uang DP terlebih dahulu. Cara lain, dengan menabung penghasilan sehingga bisa membayar cicilan rumah. Seringkali KPR sulit lolos jika gajimu tidak terlalu tinggi sehingga ini yang sering menjadi penghalang besar untuk membeli rumah sejak masih muda. Sebagai pertimbangan lain, kita bisa juga membeli tanah kavling untuk kemudian dibangun rumah.

Membeli Rumah Setelah Menikah

menikah

Membeli rumah setelah menikah bisa dilakukan dengan sharing pembayaran bersama pasangan.

Salah satu pertimbangan utama untuk membeli rumah setelah menikah adalah telah cukup matang untuk membina rumah tangga dan telah memiliki calon pasangan. Ajak pasangan untuk diskusi bersama terkait pembelian rumah setelah menikah. Tidak hanya itu, jangan lupa juga untuk menghitung anggaran dana yang diperlukan, aset yang didapat, dan sistem pembayarannya.

Jika tiga hal penting tersebut sudah diketahui dan dipahami dengan baik, kita bisa memulai dengan penghematan pengeluaran sehari-hari. Seperti misalnya, berkomitmen bersama pasangan untuk tidak konsumtif berbelanja barang-barang yang dirasa belum diperlukan. Menekan hasrat impulsif memang terkadang sulit, tapi demi memiliki rumah pribadi tak ada salahnya kan? Alokasikan sebagian gaji untuk membayar cicilan rumah.

Cara lainnya, bisa menggunakan investasi reksadana atau emas sehingga kita tidak perlu bingung mengelola keuangan.

Sebaiknya, pilih rumah bersama pasangan sesuai dengan keinginan bersama pula. Tentunya ini dibarengi pula dengan kualitas yang baik dari sisi desain, ukuran, hingga lokasi. Dengan demikian, kita sudah siap untuk memiliki rumah ideal setelah menikah.

Kalau cara di atas sudah ditempuh, namun masih mengalami kendala untuk punya rumah sendiri, jangan khawatir karena masih ada alternatif lain. Salah satunya adalah dengan mengontrak rumah atau menyewa apartemen. Walaupun masih tinggal di rumah kontrakan atau apartemen sewaan, setidaknya, kita bisa lebih fokus menabung bersama pasangan untuk membeli rumah.

Itulah beberapa pertimbangan dalam memilih membeli rumah setelah atau sebelum menikah. Semuanya kembali lagi pada ketersediaan keuangan.

Rekan Bijak mau mulai cicil beli rumah, tapi anggaran dana masih butuh tambahan? Jangan khawatir, ajukan saja ke Danabijak. Persyaratannya mudah :

  1. Telah berusia lebih dari 21 tahun.
  2. Berstatus Warga Negara Indonesia.
  3. Memiliki minimum pendapatan Rp2.500.000.
  4. Memiliki akun bank yang terverifikasi.

pinjaman uang online cepat cair

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: