Sekolah Negeri vs Sekolah Internasional. Mana yang Lebih Baik untuk Pendidikan Anak?

Memilih sekolah dan pendidikan anak adalah hal yang utama untuk seorang anak, dalam hal ini orang tua juga turut membatu menuntun anak dengan sistem pendidikan yang baik dan tepat. Baik itu sekolah negeri maupun internasional sama bagusnya. Mari lihat perbandingannya di artikel berikut.

Sekolah Negeri vs Sekolah Internasional. Mana yang Lebih Baik untuk Pendidikan Anak?

Sekolah Negeri vs Sekolah Internasional. Mana yang Lebih Baik untuk Pendidikan Anak?

Memilih sistem pendidikan untuk anak kita memang tidak mudah. Biasanya, sebagai orang kita mempunyai pilihan tersendiri dalam menerapkan sistem pendidikan anak yang tepat, seperti pola pengajaran yang diberikan, bahasa yang dipakai dalam mengajar hingga cara belajar yang dilakukan.

 

Pola Pengajaran yang Diberikan

Pendidikan Anak

www.hws.edu

Sekolah internasional. biasanya menggunakan pola mengajar yang dilakukan secara dinamis. Tetapi pada sekolah negeri menggunakan pola mengajar yang begitu statis. Untuk materi yang diberikan di sekolah negeri, maka akan cenderung disampaikan pada format satu arah, disini guru memberi pengarahan dan menyampaikan pelajarannya guru depan murid-murid seperti berceramah. Pendidikan anak seperti sudah dilakukan secara turun-temurun di Indonesia, dan masih efektif hingga saat ini.

Tentu hal seperti ini begitu juga dengan sekolah internasional, yang mana pada penyampaian materi biasanya disampaikan dengan menggunakan bentuk diskusi diantara murid dan sang guru. Dalam hal ini sekolah internasional memberikan kesempatan kepada siswanya untuk lebih aktif dalam menyampaikan pendapat mereka, sekaligus mengasah kemampuan berargumentasi yang baik dan benar.

 

Tingkat Perhatian Guru untuk Muridnya di Kelas

Pendidikan Anak

www.kpi-indonesia.org

Dalam hal ini, maka sekolah negeri maupun Sekolah internasional tentunya memiliki perbedaan pada tingkat perhatian yang diberikan guru untuk para muridnya di kelas. Pada sekolah negeri, dalam sebuah kelas tentunya memiliki jumlah murid yang begitu banyak. Rata-rata murid yang terdapat di sekolah negeri antara 40 hingga 45 orang siswa. Sehingga membuat guru tidak bisa memberi perhatian kepada setiap muridnya dengan baik. Biasanya guru di sekolah negeri hanya berfokus pada anak yang memang memiliki karakter atau yang butuh perhatian khusus.

Lain dengan sekolah Internasional, biasanya sekolah internasional hanya menampung maksimal 20 anak murid di dalam kelas. Dan juga dalam hal ini guru bisa menjadi private tutor jika ada kesusahan dalam mata pelajaran yang dialami oleh muridnya. Di sekolah internasional guru atau wali kelas diberi tanggung jawab yang besar pada tiap-tiap muridnya, tidak hanya bertanggung jawa soal pelajaran, guru disini juga membimbing soal sikap dan akhlak muridnya.

 

Cara Belajar yang Diterapkan

Pendidikan Anak

www.gregetan.com

Murid yang ada di sekolah internasional banyak melakukan presentasi, beradu argumentasi, berdebat, dan berdiskusi dengan guru dan teman sekelasnya. Di sekolah internasional, murid-murid dituntut untuk lebih aktif dalam berpendapat, selain mengemukakan pendapat, mereka juga diajar untuk menerima dan merespon dengan baik lawan bicara mereka.

Sementara murid yang ada di sekolah negeri pembelajaran yang dilakukan adalah dengan cara memahami dan menghafal materi yang diberikan sang guru. Setelah diberikan materi dan mempelajarinya, guru akan mengadakan ulangan harian untuk menguji para muridnya, dari sini akan dinilai siapa saja yang bisa mendapatkan nilai sempurna untuk mata pelajaran tersebut.

 

Jam Belajar

Pendidikan Anak

school.nowjakarta.co.id

Sekolah negeri biasanya memiliki jam belajar yang lebih singkat daripada sekolah swasta. Dikarenakan pemahaman murid terhadap materi yang diajarkan tak tergantung dari lamanya mereka berada di sekolah.

Terlalu lama di sekolah juga bisa mengakibatkan murid terlalu lelah dan tak tertarik untuk mengisi waktunya dengan bermain bersama teman-teman sebayanya di rumah, sehingga mereka kehilangan waktu untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.Kecenderungan yang sering kali terjadi adalah, semakin mentereng posisi sekolah sebagai sekolah terbaik, semakin lama pula jam belajar yang ditempuh para murid.

Di sekolah internasional memiliki jam belajar lebih lama, belum lagi ditambah ekstrakurikuler yang wajib diambil, namun walaupun jam belajar di sekolah internasional lebih lama, para guru akan menyelipkan kegiatan yang tidak membosankan, seperti menonton film yang masih bersangkutan dengan mata pelajarannya.

 

Biaya Sekolah

Pendidikan Anak

www.merdeka.com

Mengenai biaya sekolah, hal ini juga menjadi pertimbangan untuk memiliki sistem pendidikan anak. Pemerintah telah membebaskan murid sekolah negeri dari kewajiban membayar SPP ataupun dengan bantuan KJP ( Kartu Jakarta Pintar) meskipun terkadang orang tua masih harus mengeluarkan sejumlah uang untuk dibayarkan ke sekolah dengan berbagai alasan, misalnya uang les, sumbangan pembangunan gedung, dan lain-lain. Yang pasti biasa sekolah di sekolah negeri masih bisa ditanggung oleh masyarakat menengah kebawah.

Sementara itu, murid sekolah internasional berkewajiban membayar SPP dengan jumlah yang telah ditetapkan. Belum lagi kewajiban membayar biaya pendaftaran ulang di awal tahun ajaran baru. dan yang pasti harganya jauh lebih mahal dari sekolah negeri. Karena sekolah internasional juga memiliki fasilitas yang lebih mewah daripada sekolah negeri. Bahkan ada beberapa sekolah internasional yang mewajibkan membayar uang sekolah dengan mata uang asing, seperti Dollar atau Euro.

Interaksi Sosial

Pendidikan Anak

elshinta.com

Murid-murid sekolah negeri berasal dari berbagai latar belakang sosial, budaya dan ekonomi yang berbeda. Dengan bersekolah di sekolah negeri, otomatis membuat pergaulan anak kita beragam dan lebih bisa bertoleransi terhadap perbedaan. Berada dalam lingkungan dengan berbagai macam karakter serta latar belakang berbeda membuat anak mudah memahami dan bersikap terhadap perbedaan ketika ia dewasa.

Sementara para murid sekolah internasional, yang termasuk yang mendapat predikat sekolah terbaik, berasal dari kelas sosial yang relatif sama. Biasanya mereka berasal dari kalangan menengah keatas. Mereka juga biasa dengan lingkungan yang nyaman. Anak dari sekolah internasional mungkin akan memerlukan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri jika ia terbiasa menghadapi dan berada di lingkungan dengan teman-teman yang berasal dari kelas sosial atau golongan yang sama.

Dengan penjelasan dari artikel ini, dapat disimpulkan bahwa pendidikan anak terbaik bukan hanya ditentukan dari status sebagai sekolah negeri maupun sekolah swasta, namun juga berdasarkan perkembangan karakter dan kepekaan sosial yang ditunjukkan tiap murid selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Akan lebih baik jika orang tua melibatkan anak dalam memilih calon sekolahnya, agar mereka dapat menyiapkan dirinya sejak awal dan bersemangat mengawali hari-hari pertamanya di sekolah terbaik pilihannya sendiri. Pola inilah yang menentukan dimana kita akan menyekolahkan anak kita.

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: