6 Tempat di Surabaya Ini Mengingatkan Kita pada Momen Hari Pahlawan

Tanggal 10 Novermber 1945 diingat sebagai Hari Pahlawan karena pertempuran rakyat Surabaya melawan Belanda dan sekutunya, Inggris dimulai yang disebabkan ultimatum oleh Belanda. Pertempuran pun terjadi, dan tidak hanya orang-orang yang menjadi saksi dari besarnya pertempuran tersebut, namun banyak juga tempat yang menjadi saksi bisu tentang pertempuran di Hari Pahlawan di Surabaya.

6 Tempat di Surabaya Ini Mengingatkan Kita pada Momen Hari Pahlawan

6 Tempat di Surabaya Ini Mengingatkan Kita pada Momen Hari Pahlawan

Surabaya identik dengan banyaknya pahlawan di kota itu, sehingga ketika membahas tentang hari pahlawan, pastinya Surabaya pun ikut juga dibahas, mengingat banyaknya pahlawan yang datang dari sana, ditambah lagi banyak peristiwa penting sebelum atau sesudah Kemerdekaan Indonesia. Salah satu peristiwa terkenal dari Surabaya pada saat-saat setelah Kemerdekaan Indonesia adalah peristiwa 10 November yang masih diperingati hingga hari ini dan dikenal dengan Hari Pahlawan.

Insiden pada tanggal 10 November pun juga dilatari oleh kedatangan para penjajah, terutama dari Belanda, ditambah dengan Inggris yang datang untuk membantu Belanda untuk kembali menjajah Indonesia yang sebelumnya telah dijajah oleh Jepang. Lalu ditambah lagi dengan tewasnya jenderal Inggris yang sangat dihormati, yakni A.W. Mallaby. Apalagi dirobeknya bendera Belanda yang terletak di Hotel Yamato, yang akhirnya membuat Belanda terpaksa mengultimatum rakyat Surabaya dengan kewajiban untuk melapor dan mengembalikan senjata kepada pihak Inggris, atau Inggris akan menyerang.

Lalu, apa sajakah tempat atau situs bersejarah yang ada di Surabaya yang sangat berhubungan dengan peristiwa di Hari Pahlawan ini?

Tugu Pahlawan

hari pahlawan

Sumber : Lifestyle.okezone.com

Alamat : Jl. Bubutan, Alun-alun Contong, Bubutan, Kota SBY, Jawa Timur 60174

Tugu ini adalah salah satu monumen yang paling terkenal di Pulau Jawa, bahkan di Indonesia. Lokasinya berada di tengah-tengah kota di Jalan Pahlawan Surabaya, di dekat Kantor Gubernur Jawa Timur. Tugu ini merupakan tugu yang memang dibangun diperuntukkan memperingati para pahlawan, terutama pahlawan-pahlawan Surabaya yang dikenal dengan arek-arek suroboyo yang berjuang ketika melawan para penjajah, yakni Belanda dan sekutu.

Tugu pahlawan juga bisa dikatakan sebagai salah satu monumen yang penuh dengan makna simbolis. Contohnya adalah tinggi monumen yang mencapai 41,15 meter, lengkungan-lengkungan yang berjumlah 10, dengan terbagi atas 11 ruas. Hal ini menyimbolkan tentang peringatan Hari Pahlawan, yang merupakan peringatan perjuangan arek-arek suroboyo di tanggal 10 November 1945.

Monumen Jenderal Sudirman

hari pahlawan

Sumber : Indonesiakaya.com

Alamat : Jl. Yos Sudarso No.7, RT.001/RW.06, Ketabang, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60272

Siapa yang tidak tahu Jenderal Sudirman? Jenderal Sudirman adalah salah satu jenderal paling terkenal sepanjang sejarah kepahlawanan Indonesia. Mengapa? Karena Jenderal Sudirman terkenal dengan penyerangannya di Ambarawa terhadap Inggris, yang membuat Inggris pun harus mundur ke Semarang. Karena kemenangan ini membuat Sudirman menjadi salah satu pimpinan militer terkenal di eranya. Bahkan hal itu pulalah yang menjadikan Jenderal Sudirman sebagai seorang jenderal.

Monumen Jenderal Sudirman mengingatkan kita pada hidup Jenderal Sudirman yang cukup sederhana, namun tetap seorang nasionalis dan selalu membela Indonesia. Bahkan, Jenderal Sudirman pun juga ikut membantu melawan Belanda dalam menyusun taktik perang gerilya yang memakan perjalanan hingga 1000 km, disaat ia terkena TBC. Beliau wafat pada 29 Januari 1950. Di sekitar monumen tersebut adalah jalan raya, jadi sulit untuk berfoto di tempat tersebut.

Penjara Kalisosok

hari pahlawan

Sumber : Media.rooang.com

Alamat : Jl. Kasuari No.5, Krembangan Sel., Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60175

Ketika orang-orang mendengar kata-kata seperti penjara, pastinya ada hal-hal negatif yang dipikirkan. Memang, penjara, salah satunya Penjara Kalisosok juga merupakan sebuah tempat penahanan, terutama tempat untuk penahanan para pahlawan Indonesia, mulai dari Wage Rudolf Supratman hingga founding father Indonesia, Ir. Soekarno.

Penjara ini dikenal dengan kengeriannya, bahkan ada yang berkata bahwa tempat ini angker dan masih sering terdengar suara teriakan dari penjara. Penjara tersebut juga memiliki penjara bawah tanah yang dikenal penjara paling mengerikan. Namun, sekarang ini penjara tersebut sudah dicat oleh para seniman jalanan agar tidak terlihat lagi kengeriannya, atau setidaknya tidak begitu mengerikan dan lebih berwarna.

Hotel Majapahit

hari pahlawan

Sumber : Travelingyuk.com

Alamat : Jl. Tunjungan No.65, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60275

Hotel Majapahit selain terkenal dengan kamarnya yang cantik, ditambah dengan arsitekturnya yang bergaya klasikal, yang sudah menjadi ciri khas dari hotel tersebut, juga ditambah dengan sejarah dari hotel itu sendiri. Hotel Majapahit merupakan salah satu dari sedikit hotel di Indonesia yang menjadi saksi bisu dari saat-saat Kemerdekaan Indonesia, baik Pra Kemerdekaan Indonesia maupun setelah Kemerdekaan Indonesia.

Hotel Majapahit pada awalnya merupakan Hotel Yamato, yang merupakan hotel milik seorang Jepang. Namun, ketika Jepang kalah, Belanda kembali ke Indonesia, dan rombongan tentara Belanda menginap di Hotel Yamato. Satu rombongan tentara Belanda lalu mengibarkan bendera Belanda di tiang tertinggi Hotel Yamato, yang membuat kemarahan rakyat Surabaya, yang mengakibatkan dirobeknya bendera Belanda, yang tadinya merah-putih-biru menjadi merah-putih. Hingga kini, insiden tersebut diingat sebagai Insiden Hotel Yamato, dan juga salah satu yang paling diingat dalam Hari Pahlawan.

Gedung Siola

hari pahlawan

Sumber : Swaraguna.com

Alamat : Jl. Tunjungan No.1, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60275

Gedung Siola terletak tidak jauh dari Hotel Yamato. Gedung Siola ini diingat sebagai salah satu gedung saksi bisu dari pertempuran di Surabaya. Ketika itu, pada tanggal 10 November 1945, orang-orang Surabaya menahan tank-tank sekutu di sekitar Gedung Siola(Saat itu masih bernama Toko Chiyota), dan disaat itulah terjadi pertempuran besar-besaran, yang akhir membuat gedung tersebut hancur dengan api karena pertempuran besar tersebut.

Setelah itu, Gedung Siola pun menjadi sebuah gedung pusat perbelanjaan di Surabaya dan dimiliki oleh Soemitro,  Ing Wibisono, Ong, Liem dan Ang. Gedung ini pun bertahan selama 30 tahun hingga ditutup pada 1998. 1999 menjadi Gedung Ramayana Siola. Setelah itu, pada tahun 2015 menjadi Museum Surabaya dan diharapkan menjadi ikon dari Kota Surabaya.

Gedung Mandiri

hari pahlawan

Sumber : Pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com

Alamat : Jalan Pahlawan No. 120 Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur

Gedung Bank Mandiri merupakan salah satu saksi bisu dari pertempuran-pertempuran yang ada di Surabaya. Gedung ini juga dikenal sebagai Gedung Lindeteves. Gedung ini juga salah satu gedung yang menjadi saksi bisu dari pertempuran di Surabaya. Gedung ini juga pada awalnya menjadi salah satu gudang persenjataan yang dipunyai oleh militer Jepang, walaupun sejatinya dibangun oleh Belanda.

Arek-arek Suroboyo menyerang gedung ini untuk mendapatkan persenjataan-persenjataan yang ada untuk menghadapi Belanda dan sekutu pada tanggal 12 September 1945. Mereka juga berhasil merebut 23 tank, walaupun hanya 8 yang berfungsi, ditambah dengan senjata-senjata berat.

Nah, Rekan Bijak, jika kamu ingin pergi ke Surabaya, jangan lupa mengunjungi tempat-tempat ini! Selain tempatnya merupakan situs bersejarah, juga merupakan tempat yang sebenarnya bagus untuk berfoto-foto! Tak ada salahnya untuk berfoto disana, sekaligus menghormati para pahlawan di saat-saat menjelang Hari Pahlawan ini!

Hari Pahlawan

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: