4 Tipe Orang dalam Memperlakukan Uang! Kamu Termasuk yang Mana?

Banyak tipe orang yang mempunyai perlakuan terhadap uang. Mulai dari memperlakukan uang dengan sangat berhati-hati dalam mengeluarkan uang, tidak hati-hati mengeluarkan uang, atau bahkan tidak mempedulikan kondisi keuangan dan menyerahkan urusan keuangan kepada orang lain. Bagaimana dengan kamu?

4 Tipe Orang dalam Memperlakukan Uang! Kamu Termasuk yang Mana?

4 Tipe Orang dalam Memperlakukan Uang! Kamu Termasuk yang Mana?

Orang-orang memperlakukan uang dengan cara yang berbeda-beda. Ada orang yang memperlakukan uang dengan semena-mena, seperti sangat suka berbelanja dan sangat menyukai mengeluarkan uang untuk sesuatu yang bisa dikatakan tidak terlalu penting. Ada juga orang yang baru digaji, meyimpan sebagian dananya untuk sesuatu yang ia anggap lebih penting dan tidak ingin mengeluarkan gajinya tersebut untuk sesuatu yang ia anggap hanya membuatnya lapar mata untuk sementara.

Nah, dari banyak tipe ini, banyak orang merasa ia tidak boros padahal aslinya banyak orang yang menganggap dirinya boros. Namun, ada juga orang yang merasa ia boros, padahal ia sebenarnya hanyalah pelit dalam mengeluarkan dana yang ia punya. Lalu, tipe-tipe orang apa sajakah yang memperlakukan uang? Simak, Rekan Bijak!

Perencana(Planner)

uang

Sumber : Koinworks.com

Seorang perencana pastinya akan selalu waspada dalam mengeluarkan uang. Biasanya, orang ini akan secara bijaksana dan tahu kapan untuk mengeluarkan dana, tahu berapa minimal dan maksimal dana yang ia harus keluarkan untuk kesenangan dan hobi dirinya, tetapi juga tahu berapa banyak dana yang ia harus sisihkan dan tabung untuk masa depan dan untuk sesuatu yang ia anggap lebih penting.

Seorang perencana juga pastinya akan sebaik mungkin untuk membuat sebuah catatan anggaran mengenai seberapa banyak yang ia telah keluarkan. Membuat sebuah catatan anggaran akan membantunya dalam berhati-hati untuk mengeluarkan dana, dan lebih terencana dalam penggunaan dana, agar ia tidak “bernafsu” dalam mengeluarkan uang. Biasanya, seorang perencana merupakan seorang pekerja, dan ia mengerti betapa sulitnya mencari uang, dengan itu ia lebih berhati dalam penggunaannya.

Pemboros(Spender)

Uang

Sumber : Affluential.com

Tipe ini mungkin sangat banyak dan mungkin saja kita sudah sering bertemu dengan orang-orang ini. Seorang pemboros adalah seseorang yang mungkin saja tidak mengerti dalam penggunaan uang. Seorang pemboros biasanya tidak memperhitungkan hari esok, atau biasanya tanggal 10an dana yang ia punya mungkin saja sudah habis untuk keperluan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Biasanya tipe-tipe ini kita temui di semua kalangan, bahkan tak terkecuali orang-orang menengah ke bawah. Menjadi seorang pemboros adalah sesuatu yang mungkin kita jumpai dan normal, dan bisa jadi itu teman atau kerabat kita. Biasanya, pemboros ini memiliki sistem keuangan yang berantakan dan juga mengutamakan gengsi dibandingkan keperluan yang memang penting. Bahkan, menurut psikolog secara umum, isi dompetnya pun berantakan dengan uang kertasnya yang sudah lecek atau pun berantakan.

Penghindar Urusan Finansial(Financial Avoider)

uang

Sumber : Counselinglongbeach.com

Seorang penghindar urusan finansial biasanya ia pusing ketika berhadapan dengan keuangan. Ia biasanya tidak mau ikut campur dan cenderung mengalah jika berhadapan dengan urusan keuangan, karena baginya uang itu tidak terlalu penting atau pun urusan keuangan hanyalah urusan yang membuat pusing, jadi ia biasanya menyerahkan urusan keuangan kepada pasangannya atau orang lain yang ia percaya, biasanya saudaranya atau ibunya.

Seorang penghindar urusan finansial biasanya hanya sekedar meminta uang, selebihnya urusan keuangan ia serahkan kepada orang lain. Ia hanya berbelanja untuk sesuatu yang ia rasa perlu. Atau terkadang, ada juga orang yang sadar dirinya boros, dan ia menyerahkan urusan keuangan kepada orang lain agar ia tidak terlalu banyak mengeluarkan dana yang mungkin saja ia keluarkan tanpa rasa bersalah.

Seorang yang Pelit(Stingy Person)

uang

Sumber : Dream.co.id

Orang pelit pun juga banyak. Orang yang pelit ini biasanya dikatakan sebagai seorang yang kikir dan bahkan, banyak orang yang meyakini orang pelit tidak mempunyai tempat di Surga. Hal ini dikatakan demikian karena orang pelit cenderung tidak akan mengeluarkan uang, bahkan berpikir panjang untuk mengeluarkan dana untuk sesuatu yang bersifat moralitas, seperti membantu orang miskin, memberikan makanan kepada yang membutuhkan, dan lain-lain.

Hal ini tentunya berbeda dengan orang yang terencana. Orang yang terencana sudah mempunyai pembagian keuangan yang baik, dengan anggaran yang sudah tersusun secara rapi. Namun, orang pelit cenderung tidak mempunyai pembagian keuangan, dan uang yang ia keluarkan untuk dirinya sendiri, dan ia selalu menyimpan dananya untuk kebutuhannya di masa depan, yang memang merupakan suatu kebiasaan yang baik. Namun, kesalahannya adalah ia terlalu menyimpan dananya terlalu over!

Nah, Rekan Bijak, kamu termasuk yang mana? Ingat, lebih baik kamu menjadi seseorang yang terencana dalam penggunaan uang! Kamu jangan boros, namun jangan juga pelit, dan jangan juga menjadi seorang yang acuh terhadap keuangan!

uang

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: