6 Tipe Rekan Kerja yang Wajib Kamu Hindari di Kantor

Dalam bekerja di kantor, kamu akan menemukan banyak sifat dan karakter yang berbeda dari setiap rekan kerja. Ada yang sifatnya positif, namun juga ada rekan kerja yang sifatnya negatif dan berpeluang untuk menularkan sifat negatifnya ke kamu! Lalu, tipe-tipe rekan kerja apakah yang mempunyai sifat negatif yang kudu dihindari?

6 Tipe Rekan Kerja yang Wajib Kamu Hindari di Kantor

6 Tipe Rekan Kerja yang Wajib Kamu Hindari di Kantor

Di saat kamu bekerja di kantor, mempunyai rekan kerja adalah hal yang penting. Mengapa? Karena mempunyai rekan kerja akan membuat pekerjaanmu tidak membosankan, ditambah lagi rekan kerja bisa saja membantu kamu ketika bekerja, dan siapa tahu rekan kerjamu akan menjadi pasangan hidupmu! Rekan kerja seperti itu tentunya menyenangkan dan mungkin kamu tidak akan pernah menyesal mempunyai rekan seperti itu. Namun, apa jadinya jika rekan kerja yang ada malah justru memberi pengaruh negatif untuk kamu?

Pengaruh-pengaruh negatif dari seorang rekan kerja memang pasti ada, namun ada kalanya pengaruh negatif seperti itu membuat kamu harus menghindari rekan seperti itu. Pengaruh negatif tersebut bisa secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi kamu, terutama dalam mental dan kualitas pekerjaanmu. Lalu, tipe rekan kerja seperti apa yang harus dihindari?

Tukang Gosip

rekan kerja

Tukang gosip adalah salah satu orang yang harus, mungkin sangat harus dihindari. Jika menggosip yang baik-baik tentang seseorang dan memberikan pujian, mungkin kamu harus berteman dengan baik dengannya. Namun, jika rekan kamu sangat sering menggosip yang jelek-jelek, dan mungkin bahkan hal-hal yang digosip merupakan sesuatu yang tidak pasti, alias fitnah, lebih baik dijauhi.

Lagipula, jika yang rekan kamu itu sering bergosip, dan kamu berteman dengannya, bukan tidak mungkin ia juga akan menggosipi kamu dari belakang dan berbicara yang tidak-tidak tentang kamu dari belakang! Dan ditambah lagi, jika gosip tersebut diberitahu ke atasan, wah tentunya hal itu berbahaya untuk karirmu!

Pelempar Pekerjaan

rekan kerja

Pelempar pekerjaan mungkin salah satu rekan yang paling dibenci dalam kantor. Mengapa? Karena pelempar pekerjaan berarti melepaskan tanggung jawabnya kepada orang lain, dan lebih parahnya lagi, jika gajinya sama, atau lebih buruknya, gaji sang pelempar pekerjaan lebih besar dibandingkan yang dilempar pekerjaannya. Hal seperti ini membuat rekan seperti itu bekerja sebagai big boss.

Rekan kerja seperti ini tentunya harus dihindari, karena hanya akan menjadi benalu dan parasit dalam kehidupan berkantor. Rekan seperti ini sudah harus dihindari hingga ia sadar diri bahwa dirinya kurang bijak dalam bekerja.

Pengeluh

rekan kerja

“Aduh kerjaan gue banyak banget sih.”, “Kerjaan lo enak deh, ga kayak kerjaan gue.” 2 Kalimat ini sudah cukup menandakan seseorang yang suka mengeluh padahal tiap orang mempunyai pekerjaannya sendiri dan sudah sesuai dengan bobot pekerjaannya, sekaligus dengan gaji yang diberikan. Seorang pengeluh hanya akan mengeluh dan berkata tentang segala sesuatu yang negatif sehingga hanya akan membuatmu kesal dengan segala keluhannya.

Tipe-tipe pengeluh seperti ini, apalagi jika sudah membandingkan pekerjaan, harus dihindari. Para pengeluh hanya akan membuat kamu juga menjadi pengeluh, ditambah lagi kamu juga harus ikut mendengarkan keluhannya yang banyak dan panjang. Pengeluh-pengeluh seperti ini tentunya tidak baik dalam kehidupan bekerjamu.

Tidak Suka Dirinya Disalahkan

rekan kerja

Seseorang rekan yang pekerjaannya hanya menyalahkan orang lain hanya akan membuat kamu mendengarkan keluhan-keluhannya, padahal rekan kerjamu juga mempunyai kesalahan tersendiri. Menyalahkan orang lain tanpa melihat diri sendiri itu sesuai dengan peribahasa “Lempar batu sembunyi tangan” yang berarti orang yang tidak berani bertanggung jawab dan menyalahkan yang lainnya.

Tidak suka dirinya disalahkan hanya akan membuatnya tidak disukai. Lebih baik kamu juga menghindarinya, karena tidak menutup kemungkinan bahwa ia akan ikut menyalahkanmu juga, bukan?

Egois

rekan kerja

Siapa yang suka dengan orang egois? Orang-orang yang egois hanya mementingkan dirinya sendiri dan hanya mementingkan kepentingannya sendiri, dan nantinya cenderung tidak akan membantu  kamu dalam bekerja, bahkan jika mungkin, ia akan menjatuhkanmu pelan-pelan agar ia mendapatkan sejumlah keuntungan yang tidak kamu dapatkan, seperti promosi jabatan, sedangkan kamu tidak naik jabatan dan gaji pun tidak ditambah. Rekan kerja seperti ini sudah seharusnya ditinggalkan, dan jika bisa, tidak perlu ada orang seperti ini di sekitarmu.

Keegoisannya hanya akan membuat kamu menjadi kesal dan emosi, dan kamu akan menjatuhkan diri kamu sendiri. Sebisa mungkin, jika kamu mempunyai teman kerja seperti ini, sangat disarankan untuk ditinggalkan. Orang-orang seperti ini tidak akan bagus untuk kesehatan mentalmu.

Penunda Pekerjaan

rekan kerja

Penunda pekerjaan biasanya merupakan orang yang pemalas. Apa-apa ditunda dahulu pekerjaannya. Ingat, dalam yang namanya bekerja, dibutuhkan kerjasama dalam tim. Jika dalam suatu tim ada orang yang suka menunda pekerjaan atau pun bermalas-malasan, tentunya target tim kamu terancam tidak tercapai. Hal ini akan membuat laporan tim kamu tidak bagus, dan ada kemungkinan dimarahi atasan!

Rekan kerja seperti ini tidak perlu dihindari, namun sebaik mungkin jaga jarak, karena bisa saja sifat malasnya itu menular ke kamu! Jika sudah menular ke kamu, nanti satu tim kamu yang kena. Jadi lebih baik, jangan terlalu dekat, karena target tim kamu penting! Menunda pekerjaan akan hanya membuat sulit dalam bekerja.

rekan kerja

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: