Usaha Pailit? 8 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan agar Usahamu Bangkit!

Banyak orang yang ketika melihat usahanya pailit, mereka memilih salah satu opsi yang sebenarnya kurang bijaksana, yakni bunuh diri. Padahal, jika mereka ingin berusaha sekali lagi dan mendekatkan diri kepada Tuhan, setidaknya mereka akan bisa berhasil keluar dari kepailitan, bahkan mungkin saja lebih sukses dari sebelumnya!

Usaha Pailit? 8 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan agar Usahamu Bangkit!

Usaha Pailit? 8 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan agar Usahamu Bangkit!

Apakah Rekan Bijak pernah membuka suatu usaha, namun usaha tersebut pailit atau bangkrut, dan Rekan Bijak terpaksa harus menutupnya dengan sisa uang yang sedikit, atau malah memiliki pinjaman yang cukup besar namun tidak mampu membayarnya? Jika ya, mau tidak mau Rekan Bijak harus bangkit dari kepailitan! Bangkit dari usaha yang pailit bisa dikatakan sebagai sesuatu yang tidaklah mudah, namun hal itu bisa ditangani, jika Rekan Bijak tahu cara-caranya.

Jika usaha yang Rekan Bijak tekuni pailit, mau tidak mau Rekan Bijak harus membuka sebuah bisnis baru, namun yang pasti membutuhkan modal baru, mental yang sudah kuat, secara psikologis sudah siap, hingga kehati-hatian, yang harus dihindari karena kesalahan saat berbisnis. Lalu, apa saja yang kamu harus lakukan ketika usaha pailit lalu bangkit kembali?

Terima Keadaan dan Mempelajari Kegagalan

pailit

Sumber : BBC.com

Jika usahamu bangkrut, yang harus kamu pertama kali lakukan adalah menerima keadaan dan realita yang ada. Menyalahkan orang lain bukanlah sebuah jalan keluar atau solusi, namun ketika kamu menerima keadaan, kamu akan rela melepas segala kesedihan yang ada dan lebih rela, jadi kamu akan mempunyai sebuah pemikiran yang lebih positif, dan kamu akan lebih berani melangkah maju menatap masa depan.

Jika kamu sudah menerima realita, kamu harus mulai mempelajari apa saja kegagalan hingga berujung dengan kepailitan. Mempelajari kegagalan-kegagalan tentang mengapa bisa pailit pun tidak cukup, namun juga harus memperhatikan kesalahan-kesalahan apa saja yang kamu telah perbuat dalam berbisnis ketika usahamu sedang lancar jaya. Mempelajari kegagalan ini akan membuat kamu lebih mengerti dunia usaha dan akan sdangat membantu ketika kamu nantinya akan membuka usaha baru.

Berpikiran Positif

pailit

Sumber : Soompi.com

Berpikiran positif adalah salah satu hal yang bisa ikut membangkitkan kamu. Ketika kamu membangkitkan pikiran positif, kamu juga membangkitkan sebuah aura yang positif, dan apapun yang kamu telah buat, akan kamu pikir secara positif. Setiap kesalahan yang kamu telah perbuat, akan kamu pikir sebagai pembelajaran, sehingga tidak ada rasa penyesalan.

Ditambah lagi, pikiran positif tersebut akan membuatmu menjadi lebih termotivasi untuk membuat sebuah bisnis baru dan membangkitkan mentalmu. Pada intinya, pikiran yang negatif tidak akan bisa membangkitkan usahamu yang sudah pailit, namun dengan pikiran yang positif, kamu akan bisa membangkitkan usahamu dalam bentuk apapun!

Motivasi Diri dengan Cara Apapun dan Menenangkan Pikiran

pailit

Sumber : zimbio.com

Memotivasi diri sendiri adalah cara setelah kamu berpikir secara positif. Motivasi bisa keluar dengan adanya pikiran yang positif. Memotivasi diri pun banyak caranya, antara lain dengan cara memuji diri sendiri, bertanya kepada orang-orang apa saja kelebihan kamu, menonton video-video motivasi, dimotivasi oleh orang yang pernah bernasib sama persis dengan kamu lalu menjadi sukses, membandingkan diri dengan orang lain yang lebih parah keadaannya, dan lain-lain.

Kamu juga setelah itu perlu mengistirahatkan otak untuk beberapa waktu sebelum kamu kembali berjuang di dunia bisnis. Mengistirahatkan otak bisa dengan cara tidur sepanjang, berbicara dengan teman, bermain ski, bermain musik, dan lain-lain, tergantung hobi kamu. Jika kondisi keuangan kamu memang benar-benar parah, lakukanlah sesuatu yang tidak mengeluarkan uang, namun menyenangkan!

Temukan Peluang

pailit

Sumber : Freepik.com

Menemukan peluang adalah hal yang penting ketika membuat sebuah bisnis. Menemukan sebuah peluang berarti menemukan sebuah ide. Dengan menemukan sebuah ide, kamu pastinya ingin membuat sebuah inovasi baru. Dengan menemukan peluang, orang-orang pun pastinya akan membeli banyak produk bisnis kamu yang mulai kamu bangkitkan kembali!

Peluang adalah sesuatu yang memang tidak boleh disia-siakan. Ingat, ketika kamu menemukan suatu peluang, kamu akan berhadapan dengan 1000 orang lebih yang menemukan juga peluang tersebut, dan yang menang ialah yang mengusahakan peluang tersebut. Peluang dapat didapatkan dari internet dan sering-sering mendapatkan wawasan, juga berbicara dengan orang lain, Rekan Bijak!

Perluas Koneksi

pailit

Sumber : Blog.gaijinpot.com

Memperluas koneksi adalah hal lain yang kamu perlu lakukan. Memperluas koneksi berarti memperluas jaringan, memperluas kenalan, dan memperluas lingkaran pergaulan. Dengan cara tersebut, kamu dapat memperluas wawasan dan juga mendapatkan peluang bisnis baru. Dengan banyaknya koneksi yang ada, kamu bisa saja bertemu dengan pengusaha lainnya yang produknya sedang naik sehingga kamu bisa menjual produknya juga!

Dengan adanya koneksi, bisnis kamu pun juga bisa saja dipermudah. Kenalan-kenalan yang ada mungkin banyak yang belum jadi apa-apa, namun ketika kamu sudah berkenalan dengan mereka, mereka mungkin saja akan menjadi seseorang yang sukses di masa depan, bukan?

Mengikuti Tren

pailit

Sumber : Videoblocks.com

Setelah bersedih-sedih setelah pailit, sudah saatnya kamu menemukan tren baru agar produk usaha kamu bisa naik lebih cepat. Memang, yang dinamakan dengan apapun produk yang dijual, pastinya akan terjual walaupun produk tersebut tidaklah populer. Namun, kamu bisa saja mengejar tren yang ada, dengan menjual produk yang sedang trending, untuk sekedar mencari uang untuk bisnis lainnya atau investasi.

Walaupun kelihatannya produk yang sedang trending hanyalah untuk sementara, namun pada kenyataannya, banyak produk yang walaupun trennya sudah turun, namun tetap banyak menjual, bahkan dibutuhkan!

 

Mulai dari Skala Kecil Kembali

pailit

Sumber : Pond5.com

Memulai dari skala kecil bukanlah ide yang buruk. Memulai dari skala kecil berarti kamu akan menjalani bisnis dari benar-benar awal, dan kamu akan berusaha sama persis dari awal seperti awal dalam membuka usaha kamu yang telah pailit tersebut. Bedanya, kamu sudah lebih berpengalaman dan sudah lebih siap. Namun ingat, kamu harus tetap bersabar dalam mendapatkan hasilnya.

Dengan pengalaman dan kesiapan dari awal, kamu akan bisa lebih cepat dalam meraih para konsumen kok! Namun, jika kamu mempunyai pinjaman dari bank atau pihak kreditur, lebih baik kamu pelan-pelan membuka bisnis kamu sembari kamu harus melunasi pinjaman dari bank atau pihak kreditur.

Berdoa dan Bersyukur

pailit

Sumber : Freepik.com

Berdoa adalah hal terakhir yang kamu harus lakukan. Berdoa adalah sarana kamu mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus mengkonfirmasi bahwa kamu memang makhluk lemah tanpa adanya Tuhan. Dengan kamu berdoa, kamu akan menyerahkan segala permasalahan kamu kepada Tuhan, sekaligus akan membuat kamu lebih tenang dalam menghadapi hal-hal seperti pailit atau pun ketika membangun sebuah bisnis baru.

Lalu kamu juga perlu bersyukur atas segala hal. Membangun sebuah bisnis saja sudah bagus, dan kamu juga perlu bersyukur bahwa kamu diberikan kesempatan untuk membuka sebuah bisnis, mendapatkan pengalaman, dan mendapatkan kepailitan, karena dengan pailit, kamu akan tahu rasanya bagaimana dijatuhkan, sehingga kamu bisa menjadi motivasi bagi orang lain ketika kamu bisa berhasil kembali.

Nah Rekan Bijak, jika usahamu pailit, jangan pernah sekali-sekali untuk mundur dari dunia usaha, karena pengalamanmu sangat berharga dan bisa membangun sebuah bisnis yang baru! Jika usahamu pailit, tetap semangat menjalani hari-hari, Rekan Bijak, karena hari kesuksesanmu tidak akan jauh, kok!

pailit

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: