8 Tips Mengatur Keuangan Keluarga Dengan Mudah

Untuk seorang yang sudah berkeluarga, sangatlah penting mengatur keuangan dengan pandai dan disiplin, dengan begitu segala kebutuhan kita bisa teratasi dengan baik.

8 Tips Mengatur Keuangan Keluarga Dengan Mudah

8 Tips Mengatur Keuangan Keluarga Dengan Mudah

Mengatur keuangan keluarga adalah tanggung jawab yang sangat besar. Mengelola keuangan keluarga dengan baik merupakan salah satu kunci kesuksesan keluarga. Pengelolaan keuangan keluarga atau rumah tangga ini lebih rumit dibandingkan mengelola keuangan pribadi karena melibatkan banyak orang yaitu suami, istri dan anak-anak. Namun mengatur keuangan keluarga tidaklah selalu rumit jika kita sudah terbiasa. Berikut Danabijak akan memberikan tips-nya.

Tahu Detil Pemasukan dan Pengeluaran

Berapa pendapatan kita dan pasangan tiap bulannya? Jumlahkan dengan benar. Setelah itu, hitung juga berapa pengeluaran rutin rumah tangga, seperti tagihan listrik, telepon, air, belanja bulanan dan tagihan lainnya yang harus kita keluarkan tiap bulannya. Jika kita punya cicilan rumah, kendaraan atau kartu kredit, jangan lupa dihitung juga sebagai pengeluaran rutin. Dengan begitu, kita akan mengetahui berapa kisaran pengeluaran rumah tangga tiap bulannya. Pastikan pengeluaran kita tidak lebih besar dari pemasukan. Kalau iya, keuangan rumah tangga kita dalam bahaya dan harus segera diatasi.

Buat Anggaran Untuk Semua Kebutuhan Keluarga

Keuangan Keluarga

www.motherandbaby.co.id

Ini salah satu cara mengatur keuangan keluarga yang ampuh dan terbaik dan yang paling mudah. Tapi, haruskah kita menulis pengeluaran sedetail mungkin, seperti jajan gorengan Rp. 2.000? Tentu saja, masukkan itu dalam anggaran jajan kita. Terdengar sangat pelit dan bukan ide yang menarik, tapi memang itulah yang harus kita lakukan. Bisa juga kita coba ide ini. Hitung berapa biasanya kita dan keluarga jajan, masukkan ke dalam amplop tersendiri, dan hanya jajan dengan uang itu saja.

Jadi, cobalah dimulai membuat anggaran keuangan keluarga di bulan ini, semua pengeluaran, seperti  uang sekolah anak, pembayaran PAM % PLN, belanja bulanan, dan semua pengeluaran lainnya. Buatlah dengan detail, cermat dan realistis, usahakan tidak ada dana yang melenceng dari anggaran nantinya. Di akhir bulan buatlah daftar pengeluaran, dan cocokanlah dengan anggaran.

Buat Daftar Belanja Bulanan

Pengeluaran terbanyak dalam rumah tangga adalah untuk berbelanja bahan pokok dan kebutuhan rumah. Sebelum berbelanja, pastikan kita sudah memiliki daftar apa saja yang harus dibelanjakan sehingga menghindari kita dari lapar mata. Kita juga bisa mengecek diskon yang diberikan swalayan sehingga belanja akan lebih hemat. Kalau kita berbelanja dengan kartu kredit, pastikan kartu kredit kita cocok untuk berbelanja di swalayan, sehingga kita mendapatkan keuntungan ekstra seperti cash-back dan lain-lain.

Jangan Menunda membayar Semua Kewajiban

Segeralah membayar kewajiban sebelum uang kita terpakai untuk hal lain. Misalnya kewajiban membayar uang sekolah anak, tagihan kartu kredit, cicilan mobil dan lain-lain. Bila semua kewajiban sudah diselesaikan, maka pengelolaan uang untuk operasional dan kebutuhan sehari-hari akan lebih mudah. Sebab kewajiban atau utang itu akan menimbulkan konsekuensi jika ditunda. Misalnya kita akan menerima denda atau bunga sehingga kewajiban kita bertambah besar.

Hindari Utang

Keuangan Keluarga

www.hipwee.com

Godaan untuk hidup konsumtif semakin besar di zaman ini. Tapi bukan berarti dengan mudah kita membeli berbagai benda secara kredit. Mulailah kebiasaan keuangan yang sehat dimulai dari yang sederhana, seperti tak memiliki hutang konsumtif. Tak Jarang kita kurang bisa membedakan mana yang “ingin” dan yang “butuh”. Hal inilah yang membawa kita kepada perilaku konsumtif, dan bisa membawa kita kedalam jurang utang.

Memiliki Asuransi

Asuransi sangat membantu kita jika terjadi hal yang tidak diinginkan, mulai dari asuransi kesehatan, pendidikan, rumah dan kendaraan. Kita juga harus menyisihkan uang untuk membeli premi asuransi. Apalagi jika kita sudah memiliki tanggungan anak. Dengan asuransi maka setiap risiko akan diminimalisir dan dialihkan ke pihak asuransi. Jadi, apa pun yang terjadi, keuangan keluarga tidak akan terkuras habis untuk biaya darurat.

Tetapkan tujuan atau Cita-cita finansial

Keuangan Keluarga

Susun target keuangan yang ingin kita raih secara berkala, bersama pasangan. Tetapkan tujuan spesifik, realistis, terukur dan dalam kurun waktu tertentu. Tujuan ini membantu kita dan pasangan lebih fokus merancang keuangan. Misalnya, bercita-cita punya dana pendidikan pra-sekolah standard internasional untuk anak dan sebagainya.

Menabung dan Investasi

Pastikan kita selalu menyisihkan sejumlah uang untuk tabungan dan investasi. Tabungan bisa dijadikan dana darurat, sementara investasi bisa dijadikan tabungan masa depan. Lebih baik lagi kalau jumlah uang yang ditabung selalu konsisten setiap bulan, sehingga kita punya pengalihan dana tersendiri. Untuk melakukan investasi, kita punya banyak pilihan. Misalnya saja investasi emas, reksadana, saham, tanah, properti, hingga menabung di deposito. Dengan begini kita bisa membantu keuangan keluarga hingga masa depan.

Inilah tips mengatur keuangan keluarga dengan mudah, semoga bisa diaplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari ya, Rekanbijak.

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: