Waspada Pinjaman Online Ilegal! Cermati Ciri-Ciri Ini Sebelum Mengajukan

Maraknya perusahaan financial technology atau fintech pinjam meminjam uang yang memberikan bunga pinjaman tinggi menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tercatat hingga April 2019, saat ini baru ada 106 Fintech yang terdaftar resmi di OJK.

Waspada Pinjaman Online Ilegal! Cermati Ciri-Ciri Ini Sebelum Mengajukan

Waspada Pinjaman Online Ilegal! Simak Ciri-Ciri Ini Sebelum Mengajukan

Tercatat hingga April 2019, saat ini baru ada 106 Fintech yang terdaftar resmi di OJK. Selebihnya hingga ratusan perusahaan Fintech belum terdaftar dan menyandang predikat sebagai pinjaman online ilegal. Hal tersebut diperburuk dengan pertumbuhan teknologi yang tak dapat terbendung lagi.

Dengan adanya pinjaman online atau fintech memudahkan masyarakat dalam mengakses produk keuangan dan juga mempermudah transaksi. Karena semua serba mudah, hal inilah yang dimanfaatkan para oknum untuk melakukan kejahatan berkedok pinjaman online. Tentunya dengan adanya penipuan seperti ini akan sangat merugikan.

Baca Juga: 5 Tips Aman Saat Mengajukan Pinjaman Online Agar Tidak Tertipu

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi mengatakan, saat ini terdapat lima ciri utama yang harus diketahui masyarakat agar tidak menjadi korban pinjaman online ilegal. Terutama bagi mereka yang memberikan bunga pinjaman sangat tinggi hingga proses penagihan yang tidak wajar. Simak uraiannya berikut:

Jajaran Direksi Tidak Jelas

Pinjaman online ilegalSumber: merdeka.com

Kelengkapan informasi identitas pada sebuah perusahaan merupakan hal yang paling penting dan utama untuk Rekan perhatikan. Karena, lengkapnya informasi tersebut menjadi tolak ukur masyarakat dalam penilaian perusahaan tersebut resmi atau tidak.

Berbeda dari aplikasi fintech pinjaman online yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ciri-ciri dari aplikasi pinjaman online ilegal adalah jajaran pengelola perusahaan cenderung tidak jelas. Biasanya pihak perusahaan akan menutup-nutupi identitas pemilik perusahaan, mulai dari nama pemilik, alamat perusahaan, nomor telepon dan email yang digunkan bukan atas nama perusahaan melainkan milik pribadi seperti Gmail atau Yahoo.

Baca Juga: Mengenal Peran Otoritas Jasa Keuangan untuk Fintech

Mudahnya Pinjaman Cair

Pinjaman online ilegalSumber: jalantikus.com

Ciri selanjutnya yang patut dicurigai adalah kemudahan dalam mendapatkan dana pinjaman, uang yang dipinjam lebih cepat cair. Kemudahan dalam memberikan pinjaman tersebutlah yang menjadikan daya tarik pinjaman online ilegal ini.

Karna pada umumnya perusahaan pendanaan online mengalami proses pencairan dana yang terbilang cukup ketat lantaran memerlukan verifikasi data lebih lanjut. Verifikasi data yang dimaksud diantaranya yaitu pengecekan apakah data yang diberikan pada perusahaan tersebut sah atau justru palsu.

Jika data yang diberikan terbukti palsu atau tidak sesuai tentu pinjaman online Rekan akan ditolak dengan alasan data yang diberikan palsu atau tidak berhasil terverifikasi.

Baca Juga: Simak 5 Solusi saat Terjerat Pinjaman Online Bermasalah

Adanya Uang Muka

Pinjaman online ilegalSumber: beritadunia.net

Pihak pinjaman online ilegal biasanya akan meminta sejumlah uang muka, tergantung dari jumlah pinjaman yang diajukan. Uang tersebut digunakan sebagai uang muka agar dana bisa segera cair. Misalnya Rekan membutuhkan dana sebesar Rp50 juta hingga Rp100 juta, maka uang muka yang harus dibayarkan bisa lebih dari Rp1 juta.

Tentu tidak masuk akal, saat Rekan sedang membutuhkan dana justru diminta uang muka. Karna itu jangan terburu-buru mengajukan pinjaman, lakukan pengecekan ulang apakah penyedia layanan pinjaman online tersebut kredibel atau tidak.

Baca Juga: 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Dana Pinjaman Online

Bunga Pinjaman yang Sangat Besar

Pinjaman online ilegalSumber: kumparan.com

Kehadiran pinjaman online ilegal terbukti merusak citra pinjaman online pada umumnya. Pinjaman online belakangan ini dinilai sebagai rentenir online karna memberikan bunga yang cukup besar. Memang benar, pinjaman online memberikan bunga yang besar, namun kehadiran pinjaman online yang tidak resmi memperburuk situasi karena mematok bunga pinjaman di atas rata-rata yang diberlakukan pada umumnya, bahkan tak jarang menabrak aturan OJK.

Jika rekan menemukan hal semacam ini, segera hindari mengajukan pinjaman dari mereka sebelum Rekan mengalami masalah keuangan yang lebih serius.

Baca Juga: 3 Cara Menghitung Bunga Pinjaman agar Tidak Gegabah

Pembayaran Tagihan melalui Rekening Pribadi bukan Perusahaan

Pinjaman online legalSumber: PilihKartu.com

Pembayaran tagihan pinjaman online resmi pasti dilakukan melalui rekening perusahaan. Jadi, jika ada pesan singkat melalui media sosial, SMS, atau telepon yang meminta pembayaran tagihan bukan melalui rekening perusahaan melainkan rekening pribadi sebaiknya jangan ditanggapi dengan serius.

Pinjaman online ilegal biasanya akan menawarkan pinjaman melalui SMS atau telepon namun dengan nomor pribadi bukan nomor milik perusahaan. Lebih baik melakukan pembayaran tagihan sesuai dengan info pada aplikasi atau website pinjaman online resmi.

Baca Juga: Memahami 5 Cara Memilih Pinjaman Online Terbaik

Sebaiknya jika Rekan ingin mengajukan pinjaman online, pilih yang sudah terpercaya yang terdaftar di OJK seperti Danabijak. Dengan persyaratan yang mudah dan bunga yang rendah, hanya 0,8% per hari. Rekan tak perlu merasa khawatir karna Danabijak merupakan pinjaman online legal yang sudah terdaftar di OJK.

Lebih waspada ya Rekan saat memilih pinjaman online, dan semoga artikel ini bermanfaat!

Pinjaman online ilegal

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: