Yuk, Ajarkan Investasi pada Anak Sejak Dini dengan 6 Cara Ini!

Investasi itu penting. Karena, dengan investasi rekan bisa meraup keuntungan dan dapat menjamin masa depan. Sayangnya, masih banyak orang yang belum melek investasi sehingga menganggapnya bukan hal penting. Padahal seharusnya investasi perlu untuk dipelajari bahkan sejak kecil.

Yuk, Ajarkan Investasi pada Anak Sejak Dini dengan 6 Cara Ini!

Yuk, Ajarkan Investasi pada Anak Sejak Dini dengan 6 Cara Ini!

Tidak ada kata terlalu cepat untuk mengajarkan anak mengenai keuangan. Bukan hanya mengajarkan anak gemar menabung, namun juga ajarkan investasi pada anak. Menurut Melanie Mortimer, dengan memulai pelajaran investasi dari usia anak 3 tahun, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih siap serta cerdas finansial. Berinvestasi tidak hanya menanamkan uang rekan untuk membeli saham sebuah perusahaan.

Baca Juga : Ayo, Asah dan Tingkatkan Kecerdasan Finansial dengan 4 Hal Ini!

Tidak ada kata terlalu cepat untuk mengajarkan anak mengenai keuangan.
Bukan hanya mengajarkan anak gemar menabung, namun juga ajarkan investasi pada anak. Menurut Melanie Mortimer, dengan memulai pelajaran investasi dari usia anak 3 tahun, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih siap serta cerdas finansial. Berinvestasi tidak hanya menanamkan uang rekan untuk membeli saham sebuah perusahaan.

Anak yang diajarkan caranya berinvestasi akan lebih bisa menghargai uang. Sebagai orangtua jangan menganggap bahwa anak rekan hanya anak kecil yang masih belum mengerti mengenai keuangan. Justru sebagai orang tua rekan harus bisa menanamkan pentingnya paham mengenai keuangan termasuk investasi pada anak.

Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua untuk mengajarkan investasi pada anak sejak dini :

Membuat Anak Penasaran

Investasi pada Anaksumber : enfa.co.id

Anak-anak biasanya memiliki rasa penasaran yang tinggi akan berbagai hal. Karena itu hal yang bisa dilakukan saat mengajarkan investasi pada anak, adalah membuatnya penasaran terlebih dahulu. Karena jika anak tidak penasaran dengan apa yang orangtuanya bicarakan, maka anak akan malas untuk menanggapi apa yang orangtuanya bicarakan.

Rekan bisa memeriksa saham perusahaan yang dimiliki dan tunjukanlah pada anak bagaimana cara memeriksa saham tersebut. Anak akan menjadi lebih penasaran jika orangtuanya menanam investasi pada perusahan yang ia minati, misalkan anak rekan tertarik pada pesawat. Orangtua bisa menanam saham di perusahaan penerbangan dan lainnya.

Baca Juga : Melihat 7 Alasan Investasi Saham Banyak Diminati Orang

Komunikasikan dengan Bahasa yang Mereka Mengerti

Investasi pada Anaksumber : viva.co.id

Walaupun topik yang rekan bicarakan adalah mengenai investasi, tidak ada salahnya menjelaskan atau bicara dengan bahasa mereka. Sederhana adalah kunci untuk membuat anak mengerti dan tertarik akan topik yang sedang rekan bicarakan. Rekan tidak perlu menjelaskan keuntungan dan resiko dari masing-masing instrumen investasi.

Mulailah dari menjelaskan bahwa investasi adalah cara menghasilkan sejumlah uang. Jika rekan ingin menjelaskan mengenai saham, maka mulailah dengan bahasa yang sederhana seperti saham adalah investasi yang resikonya tinggi dan sulit diprediksi, tetapi seiring dengan berjalannya waktu, pasar saham menjadi investasi yang kuat karena sejarahnya saham rata-rata akan naik. Begitu juga dengan surat utang atau obligasi bisa rekan jelaskan lebih sederhana agar anak lebih tertarik dan mengerti.

Baca Juga : Lebih Menguntungkan yang Mana, Investasi atau Menabung?

Memakai Permainan

Investasi pada Anaksumber : cintaibuindonesia.org

Mengajari investasi pada anak juga bisa menggunakan permainan. Misalnya menggunakan permainan saham secara online pada anak yang sudah Sekolah Dasar. Ketika bermain, orangtua bisa mengikuti pergerakan saham serta memberikan anjuran serta alasan kepada anak rekan.

Sehingga selain menambah pengetahuan anak mengenai hukum berinvestasi, rekan juga bisa menghabisakan waktu bersama anak dan menjadi lebih dekat dengan anak.

Gunakan Cerita

Investasi pada Anaksumber :

Melalui cerita, rekan bisa mendapatkan perhatian dari anak. Mereka pun akan menyimak ceritamu dengan seksama. Mulailah dengan bercerita mengenai pengalaman pribadi, seperti alasan mengapa rekan menabung uang dan berinvestasi.

Ceritakan juga apa saja yang rekan harapkan di masa depan. Dan ceritakan masa lalu rekan dengan menunjukan implementasi yang rekan lakukan saat ini dari pelajaran dari masa lalu tersebut yang berhubungan dengan keuangan.

Baca Juga : 4 Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Menjadi Pribadi Boros

Minta Anak untuk Membuat Tujuan dan Daftar Penghematan

Investasi pada Anaksumber : galih.id

Dalam mengajarkan investasi pada anak, cobalah untuk memberikan uang jajan padanya perbulan atau perminggu. Setelah rekan memberikan uang jajan tersebut, mulailah untuk memintanya menguraikan anggaran dan menuliskan tujuan tabungan mereka. Mereka yang menuliskan tujuan menabung bisa lebih berhemat daripada mereka yang tidak menuliskan tujuan keuangan.

Hal ini juga secara tidak langsung akan mengajarkan anak rekan tentang penganggaran biaya.

Baca Juga : Yuk, Ajarkan 7 Hal Ini Pada Anak agar Mempunyai Simpanan Uang!

Ajarkan Anak Beramal

Investasi pada Anaksumber : nu.or.id

Ajarkan juga anak untuk beramal saat mulai mengajarkan investasi pada anak. Karena dengan mengajarkan anak beramal, selain ilmu berbagi dan saling membantu yang didapatkan anak mereka juga akan lebih menyadari jika banyak orang di dunia ini yang membutuhkan uang sehingga anak akan berpikir ribuan kali saat ingin menghamburkan uang.

Baca Juga : 6 Manfaat dari Mengumpulkan Uang Receh yang Seringkali Diabaikan

Nah, itu dia beberapa tips yang dapat rekan lakukan saat ingin mengajarkan investasi pada anak. Anak adalah cerminan dari orangtuanya sendiri, jadi jika ingin anak rekan cerdas finansial, mulailah dari diri sendiri. Semoga tips diatas dapat bermanfaat bagi rekan dan orang terdekat rekan bijak ya!

Investasi pada Anak

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: