Yuk, Kenali 3 Tahapan Keuangan Ini agar Kehidupan Masa Depan Aman dan Nyaman!

Memiliki perencanaan keuangan merupakan hal yang penting agar keuangan di masa depan lebih aman. Dalam perencanaan keuangan terdapat beberapa tahapan keuangan yang perlu diketahui dan dipahami.

Yuk, Kenali 3 Tahapan Keuangan Ini agar Kehidupan Masa Depan Aman dan Nyaman!

Yuk, Kenali 3 Tahapan Keuangan Ini agar Kehidupan Masa Depan Aman dan Nyaman!

Rekan harus mengenal tahapan keuangan, mengenal tahapan dalam perencanaan keuangan berguna sebagai panduan untuk mengelola keuangan pribadi dan panduan mencapai tujuan keuangan dalam jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Rekan pasti sudah sering mendengar istilah perencanaan keuangan, perencanaan keuangan tidak hanya berbicara mengenai investasi, reksadana dan lain-lain. Perencanaan keuangan berbicara atau membahas mengenai manajemen keuangan untuk mencapai tujuan hidup (tujuan keuangan) seseorang atau keluarga.

Dalam perencanaan keuangan terdapat tahapan keuangan, dimana dalam tahapan tersebut secara umum dapat dibedakan menjadi tiga tahap, yaitu tahap proteksi (wealth preservation), tahap akumulasi (wealth accumulation), dan tahap distribusi (wealth distribution). Berikut Penjelasannya :

Wealth Preservation

Tahapan Keuangansumber : tabungankeluarga.wordpress.com

Tahapan Proteksi dalam piramida perencanaan keuangan, tahapan keuangan ini sangat penting. Banyak orang yang belum meletakan pondasi yang kuat dalam proteksi keuangan, padahal dalam tahapan ini terdapat perencanaan penting mengenai persiapan dana darurat dan manajemen risiko.

Dalam merencanakan keuangan tentu penting mempersiapkan dana darurat yang bisa digunakan untuk kejadian tak terduga di masa depan. Karena kondisi keuangan rekan tidak akan stabil selamanya, akan ada kondisi dimana rekan sedang tidak memiliki tabungan namun sangat membutuhkan dana untuk keperluan sangat mendesak. Dana darurat akan berguna membantu hal tersebut.

Di tahapan keuangan ini juga rekan akan bertemu dengan manajemen risiko, manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain (transfer risk), menghindari risiko (avoid risk), mengurangi efek negatif risiko (mitigate risk), dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tersebut (accept risk).

Tujuan dari pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Dalam memenuhi tujuan manajemen risiko dapat dengan mendaftar asuransi, baik asuransi jiwa, asuransi properti, asuransi kendaraan dan lainnya.

Baca Juga : Ini Dia Cara Tepat Untuk Menyiapkan Dana Darurat!

Wealth Accumulation

Tahapan keuangansumber : id.wikihow.com

Dalam tahapan keuangan ini , rekan fokus pada tahapan akumulasi contohnya mengelola keuangan pribadi, mengurus utang, cicilan dan mengurus investasi. Kesalahan banyak orang termasuk rekan dalam mengelola keuangan adalah kebiasaan berbelanja yang buruk.

Merencanakan keuangan tidak sama artinya dengan hidup sederhana dan nyaris sulit. Merencanakan keuangan lebih ke arah memastikan rekan dapat memanfaatkan kekayaan rekan untuk memenuhi kebutuhan masa depan. Hidup itu sebenarnya murah, gaya hidup yang membuatnya mahal.

Dalam tahapan akumulasi, rekan juga sebaiknya merencanakan tujuan-tujuan keuangan baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Rekan bisa mulai mempersiapkan dana untuk pendidikan anak, dana pensiun, dana berlibur, dana pergi beribadah, dana membeli rumah, dana membeli kendaraan dan lainnya.

Memiliki tujuan keuangan yang jelas dan terencana akan memudahkan rekan dalam melakukan alokasi dana yang dimiliki sehingga perencanaan keuangan akan membuat hidup rekan aman dan nyaman di masa depan.

Baca Juga : Yuk, Ikuti 6 Strategi Orang Kaya dalam Mengatur Keuangan

Wealth Distribution

Tahapan Keuangansumber : Rumaysho.Com

Tahapan distribusi adalah tahapan terakhir dalam tahapan keuangan. Tujuan akhir dari tahap distribusi adalah memastikan kekayaan yang rekan dapatakan akan tersampaikan kepada ahli waris atau orang yang diharapkan, dalam jumlah dan waktu yang diharapkan.

Ada banyak kejadian yang membuat ahli waris yang diharapkan akan hidup aman dan nyaman dengan warisan yang diberikan namun justru sebaliknya. Seperti sebuah kejadian seseorang mewariskan tanah 1 hektar di wilayah yang startegis, mengharapkan anak akan menjadi orang kaya dengan warisan tersebut.

Namun hal tersebut justru tidak terjadi, karena masalah pajak balik nama dan lain-lain. Si anak ternyata tidak mampu membayar pajak dan lain-lain untuk balik nama tanah tersebut. Jadi kejadian-kejadian seperti itu perlu dipikirkan dan distribusi kekayaan perlu direncanakan agar tidak terjadi permasalahan di masa yang akan datang.

Baca Juga : 7 Kebiasaan Ini Bikin Kamu Disiplin Mengatur Keuangan

Nah, itu dia tiga tahapan keuangan yang perlu rekan ketahui agar kehidupan di masa depan lebih aman dan nyaman. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi rekan dan orang terdekat rekan bijak!

Tahapan Keuangan

Write a Comment

view all comments


Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 57

Warning: Illegal string offset 'rules' in /home/forge/blog.danabijak.com/wordpress/wp-content/themes/portus-premium-theme/functions/filters.php on line 62

%d bloggers like this: